Sabtu, 16 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
GEBRAKAN PO. HARAPAN JAYA BERSAMA KAROSERI TENTREM
 
08 September 2019


(Serpong – haltebus.com) Tahun 2019 menjadi salah satu tahun penting perkembangan industri transportasi bus dari hulu ke hilir. Di tahun ini, beragam inovasi dan terobosan dilakukan untuk mengerakkan industri. PO. Harapan Jaya, Tulungagung, tak ingin ketinggalan. Empat unit bus mereka sekaligus tampil di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show. “Kami berterima kasih atas support Hino, Scania dan Mercedes-Benz selama ini,” kata pimpinan PO. Harapan Jaya, Sugio saat penyerahan empat unit dari tiga merek bus di Indonesia, di ICE BSD, Serpong, Minggu (21/7/19).

Menurut Sugio, selama ini PO. Harapan Jaya telah menjalin kerjasama yang baik dengan pabrikan bus di Indonesia. Dengan adanya perkembangan instrastruktur jalan, seperti Tol Trans Jawa, dia yakin, perusahaannya didukung pabrikan bus bisa berkembang. Setidaknya ini yang dirasakan PO. Harapan Jaya selama arus mudik-balik Idul Fitri 2019 yang menunjukkan adanya peningkatan penumpang pengguna transportasi bus.

Keikutsertaan PO. Harapan Jaya dalam mendukung Karoseri Tentrem di Gaikindo Indonesia International Auto Show, menurut Sugio, juga bagian dari kerjasama dengan karoseri Indonesia demi kemajuan bersama. Langkah ini cukup jarang terjadi sepanjang sejarah pameran. Biasanya, perusahaan bus berlomba-lomba membeli atau mengincar bus-bus yang dipamerkan, apalagi pameran GIIAS adalah salah satu ajang bergengsi di dunia otomotif.



Kerjasama PO. Harapan Jaya dan Karoseri Tentrem terjalin jauh-jauh hari sebelum pameran GIIAS digelar. Menurut Direktur PT. Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi, PO. Harapan Jaya adalah salah satu pelanggan penting Karoseri Tentrem. Beberapa model terbaru mereka, untuk bus pertama, sering dipesan oleh perusahaan bus yang berbasis di Tulungagung itu.

Sejak sebelum Idul Fitri 2019 lalu, menurut Yohan, PO. Harapan Jaya ikut mendukung Karoseri Tentrem mewujudkan bus double-decker (bus tingkat) Avante D2. Meski awalnya diproyeksikan untuk menyambut musim mudik-balik Idul Fitri 2019, karena pengerjaan bus double-decker yang membutuhkan waktu lebih lama, akhirnya bus itu dipersiapkan untuk Pameran GIIAS.









“Selain bus Scania K410IB untuk bus double-decker, ada pula bus Mercedes-Benz OC 500 RS-1836 dan Hino RN285 yang sedang kami garap dan akhirnya juga dipersiapkan untuk pameran. Saat saya tengah mempersiapkan satu unit bus lainnya yang bermesin depan, ternyata pihak PO. Harapan Jaya, tertarik mendukung. Ya sudah akhirnya kami sepakat empat unit bus semuanya didukung PO. Harapan Jaya,” kata Yohan menjelaskan.

Kolaborasi menjadi kata yang banyak digunakan di dunia usaha kontemporer saat ini. Tidak ketinggalan Karoseri Tentrem yang juga berkolaborasi. Ada PO. Harapan Jaya, Karoseri Tentrem juga Rimba Kencana, penyedia kursi untuk bus yang dipamerkan. Sebagai pimpinan kolaborasi, Yohan menyiapkan dukungan chassis bus yang disediakan PO. Harapan Jaya, sedangkan Rimba Kencana menyiapkan kursi dengan model dan balutan pelapis yang cocok untuk interior busnya.



Direktur PT. Rimba Kencana, Permadi, mengaku, persiapan yang membutuhkan waktu saat menyiapkan konsep interior bus. Aspek yang dipertimbangkan, bukan sekedar nyaman dipandang, tetapi juga secara fungsional dan kepentingan PO. Harapan Jaya. “Setiap bus ada temanya, ada ceritanya dan mudah ditangkap masyarakat maupun pelanggan sehingga target yang diharapkan dari pameran bisa tercapai,” ujar Permadi.

Yohan mengamini penjelasan Permadi. Bus-bus yang dipamerkan mewakili fungsi dan karakter yang melekat pada chassis bus yang digunakan. Pada bus Avante D2 double-decker, konsep bus nyaman, mewah dan elegan untuk perjalanan jarak jauh menjadi highlight yang utama. Avante D2 dikhususkan bus double-decker triple-axle untuk kelas premium jarak jauh. Deliver Outstanding in a Bus dipilih menjadi tema tampilan dalam pameran untuk Avante D2.









Sementara Avante H9 yang dibangun di atas Mercedes-Benz OC 500 RS-1836 mewakili model bus untuk chassis premium di kelas 18 Ton ke atas bersumbu dua. Tidak hanya untuk bus jarak jauh antar kota, melainkan bisa juga diaplikasikan pada bus untuk kebutuhan wisata di kelas ini. Tema Avante H9 yang ditonjolkan adalah : Moving Workspace Bus.

Ada juga Avante H7 yang dipamerkan untuk menutupi chassis Hino RN285 yang dilengkapi suspensi udara, yang menjadi representasi model untuk bus kelas 16 Ton. Avante H7 mengusung tema : Embrace The Journey. Sedangkan Max HDD bertemakan : Exceptional Cost Effectiveness, seperti kebanyakan bus bermesin depan yang menonjolkan keekonomisan operasional. “Saya masih belum sempat mengubah nomenklatur bus Max HDD, tapi yang pasti untuk bus bermesin depan dengan kaca ganda ini nantinya akan kami sesuaikan juga penyebutannya,” kata Yohan. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013