Rabu, 16 Oktober 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KEKUATAN KONSTRUKSI DIBALIK KEMEWAHAN VOYAGER JETBUS 3+
 
20 September 2019


(Serpong – haltebus.com) Karoseri Adiputro, Malang, memperkenalkan debutan baru Voyager Jetbus 3+ di ajang Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show 2019 di ICE BSD City, Serpong, Tangerang Selatan. Bus baru ini menurut Direktur PT. Adiputro Wirasejati, David Jethrokusumo tidak termasuk varian Ultra High Deck. “Namanya Voyager, tidak termasuk kategori SDD (Super Double-Decker) atau UHD. Sebut aja langsung Voyager. Boleh dibilang varian khusus,” kata dia, Sabtu (20/7/19).

Varian Voyager yang dimaksud David sebagai varian khusus, memiliki perbedaan dengan varian-varian yang sudah diproduksi massal oleh Karoseri Adiputro. Perbedaan mendasar ada pada konstruksi bodi yang sangat ekstrem. Selain bisa mengangkut sebuah mobil sport, Voyager adalah bentuk unjuk kualitas Karoseri Adiputro baik bagian luar maupun di dalam bus.

Jika diperhatikan, konstruksi tengah bus yang berongga terlihat tidak berpenopang. Namun, dibalik itulah unjuk kekuatan konstruksi sesungguhnya. Bagian tengah bus khususnya mulai lantai ke bawah tak ubahnya seperti rangka akuarium yang diperkuat. Hanya ada dinding di samping kiri yang terlihat menopang kabin penumpang. “Puji Tuhan sejak dari Malang sampai Jakarta, kami tes dengan kondisi ada mobil di dalamnya, bus dalam kondisi normal,” kata David menjelaskan.

Manager R&D Karoseri Adiputro, Eko Widianto menambahkan, konstruksi dasar yang mereka kembangkan pada varian-varian bus sebelumnya sudah memiliki kekuatan. Pada varian Voyager, kekuatan konstruksi lebih teruji lagi dengan beban mobil sport yang ada di dalamnya. “Kami membuat rangka yang diperkuat dari konstruksi dasar. Besi-besi di bagian bawah serta yang ada di tepi-tepi juga diperkuat karena membawa beban mobil,” ujar Eko.

Eko tak menjelaskan rinci penambahan untuk memperkuat besi rangka di bagian bawah ini. haltebus.com yang mencoba menengok bagian bawah melihat beberapa rangkaian besi yang terlihat lebih besar dari biasanya. Sayangnya di bagian tengah, konstruksi yang terlihat di bagian bawah ditutup. Bagian konstruksi yang mirip chassis terlihat memanjang di bagian tengah, mulai dari bagian roda depan hingga roda belakang.

Produk bus Adiputro yang sudah dikenal sebagai bus premium yang mewah dikukuhkan dengan konstruksi yang diperkuat, dalam model Voyager ini. Menurut Eko, di setiap modelnya, bus-bus Adiputro selalui diperbaiki kualitas maupun tampilannya. Beragam aplikasi yang identik dengan kemewahan disematkan pada bus-bus yang kerap dipamerkan dalam pameran nasional maupun internasional.

Proyek bus Voyager ini tergolong tak banyak diketahui orang. Hanya menjelang pameran GIIAS, tersebar informasi bus yang memiliki dimensi tinggi 4 meter itu membawa sebuah mobil sport di dalamnya. Di dinding kanan bus yang tidak berjendela kaca, menjadi “pintu garasi” di perut bus. “Kami pasang mekanisme pneumatic, ada tiga titik pneumatic dan dua titik penahan hidrolik yang menopangnya, untuk mempermudah buka-tutup pintu bagasi samping kanan,” kata Eko.

Karoseri Adiputro, menurut David, ingin melengkapi inovasi yang mereka tawarkan mulai dari Jetbus 3+ dalam varian HDD, SHD dan UHD, SDD Jetbus 3+ dan yang terbaru ada Voyager. Startegi inovasi yang selalu bergerak, mulai dari perubahan minor maupun mayor mereka terapkan, sebagai konsekuensi nama Adiputro yang dikenal sebagai pembuat bus papan atas. Tidak sedikit pihak-pihak yang ingin tampilan busnya dibuat seperti tampilan bus terbaru dari Karoseri Adiputro.

Dalam pandangan David, kompetisi seperti sah saja. Di sisi Karoseri Adiputro, ini menjadi tantangan untuk terus menghadirkan yang terbaru. Voyager menjadi salah satu terobosan Karoseri Adiputro. Setidaknya, jika banyak yang meniru tampilan luar model-model bus buatan Karoseri Adiputro, bagian dalam, tentu tidak mudah diikuti. “Setelah ada UHD tahun lalu, sekarang ada Voyager. Besok ada apalagi? Tunggu saja,” katanya.


Karakter Voyager sebagai bus premium cukup lengkap, selain mobil sport, interior dan kabin bus juga dibuat mewah. Ada ruang-ruang yang bisa dibuat santai yang dilengkapi sofa, untuk pertemuan hingga menikmati perjalanan jauh. Di bagian depan ada kursi yang dilengkapi AVOD, meja lipat dan bahkan di bagian terdepan LCD AVOD menyatu dengan meja lipat. Ada lampu baca di setiap kursi dan penutup jendela geser yang melengkapi kemewahan.

Tiga ruang plus satu garasi berjalan, bisa menjadi tawaran masyarakat Indonesia kelas atas yang ingin berlibur yang ekslusif bersama keluarga, kerabat maupun sahabat dan kolega bisnis. Perkembangan infrastruktur jalan di Indonesia, mendorong tim desain Karoseri Adiputro menawarkan kelas baru menikmati perjalanan dengan bus.

Tanggapan atas bus yang belum umum di Indonesia datang dari pengunjung pameran GIIAS maupun netizen. Kebanyakan komentarnya berkisar adanya mobil sport di ruang bagasi bus. “Keren nih ada mobil di dalam bus. Belum pernah ada,” kata seorang pengunjung. Di media sosial haltebus.com seorang netizen, @falikul.id, berkomentar : “Jual ke Timur Tengah yang isinya para Sultan, buat garasi berjalan mobil mewah mereka gan.” (naskah mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013