Jumat, 06 Desember 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
HINO SIAP TERAPKAN TEKNOLOGI TELEMATIK DI TAHUN 2020
 
28 November 2019


(Jakarta – haltebus.com) PT. Hino Motors Sales Indonesia mempersiapkan langkah-langkah menyambut penerapan standar Euro 4 untuk industri otomotif di Indonesia pada 2021. Salah satunya adalah mengaplikasikan teknologi telematik yang tertanam pada bus dan truk keluaran tahun 2020.

“Kami melakukan pembinaan SDM, karena ada sistem yang baru yang akan kami terapkan tahun depan. Intinya bagaimana mengembangkan SDM di customer supaya bisnis mereka bisa tumbuh,” ujar Director of Sales & Promotion PT. HMSI, Santiko Wardoyo di sela-sela Hino Customer Service (CS) Contest Tangerang, Rabu (6/11/19).

Santiko menyatakan, ajang CS Contest adalah bagian dari meningkatkan kemampuan sumber daya PT. HMSI dan jaringan dealer. Ajang yang digelar tahun ini, lanjut dia, akan terfokus pada aplikasi teknologi telematik yang tergolong baru untuk produk Hino yang dipasarkan di Indonesia.

Dia menyatakan, kemampuan menangani teknologi telematik dari seluruh jajaran yang terkait pelayanan kepada pelanggan, mulai penjualan, perawatan hingga dukungan suku cadang sangat penting. Selain untuk meyakinkan pelanggan, prinsip Total Support yang diusung Hino Indonesia menjadi jaminan usaha pelanggan akan semakin maksimal bersama produk Hino. “Kami akan memberikan arahan untuk unit yang keluar. Sesuai regulasi, ijin bodi dan lain-lain,” katanya.

Di tempat yang sama, Senior Officer yang bertanggungjawab pada Divisi Purna Jual PT. HMSI, Irwan Supriyono menjelaskan, pihaknya akan menerapkan beberapa langkah menyambut penerapan standar Euro 4. Langkah awal, menerapkan teknologi telematik tahap pertama seiring diperkenalkan teknologi ini pada pelanggan di tahun 2020. “Kami sudah melakukan sosialisasi internal sejak tahun 2018 dan 2019 ini. Tahun depan telematik tahap pertama kita terapkan,” kata dia.

Apa yang dimaksud telematik tahap pertama? Menurut Irwan, penerapan telematik dilakukan secara bertahap agar proses peralihan teknologi di jajaran Hino Indonesia maupun dengan pelanggan bisa mulus. Dia menjelaskan, fitur-fitur sederhana akan diaplikasikan terlebih dahulu. Ada fitur posisi riil kendaraan, perekaman kinerja mesin dan manajemen perawatan kendaraan.

Teknologi telematik adalah sistem manajemen kendaraan pintar. Dalam sistem ini ada manajemen kendaraan, mulai dari fitur deteksi mesin, deteksi fungsi, deteksi pengoperasian kendaraan, deteksi posisi kendaraan sampai deteksi bahan bakar. Dalam sistem telematik juga ada sistem pemantauan kendaraan jarak jauh, sistem identifikasi kendaraan dan perekaman kendaraan jarak jauh serta pada tahapan yang lebih tinggi ada pula sistem pengendalian jarak jauh. Kombinasi dan pengembangan fitur telematik kendaraan komersial di dunia cukup variatif sesuai dengan kemampuan kendaraan dan kebutuhan pelanggan.

Seiring dengan itu, di jajaran Hino Indonesia, sejak tahun 2019 ini, sudah ada bidang tugas baru. Ada unit konsultan untuk pelanggan. Mulai konsultan manajemen kendaraan, konsultan manajemen servis dan konsultan manajemen suku cadang/warehouse.

Dengan hadirnya teknologi telematik, menurut Irwan, manajemen kendaraan dari hulu ke hilir bisa dilakukan dengan teknologi informasi. Pelanggan akan dimudahkan dengan sistem informasi yang saling terhubung mulai kendaraan, perawatan hingga kebutuhan suku cadang demi menjaga operasional kendaraan yang optimal. “Konsultan-konsultan ini yang akan mencarikan solusi sesuai dengan yang diinginkan pelanggan,” katanya.












Menurut Irwan seluruh tipe/model bus dan truk Hino sudah mengaplikasikan teknologi telematik. Untuk produk bus, sementara ini baru Hino RN 285 yang sudah tersedia fitur telematiknya. Hino Indonesia sengaja menahan informasi terkait telematik ini. Sejak diluncurkan Hino RN 285 bertransmisi otomatis, mereka sebenarnya sudah memulai upaya peningkatan teknologi telematik.

“Kami harus memastikan dulu seluruh jajaran ujung tombak Hino yang berhubungan dengan pelanggan menguasai teknologinya. Jangan sampai mereka tidak bisa menjawab permasalahan yang dihadapi pelanggan. Lebih bersifat teknis saja, tidak ada maksud lain,” ujar Irwan. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013