Jumat, 06 Desember 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KAROSERI LAKSANA OPTIMALKAN PRODUKSINYA
 
28 November 2019


(Jakarta – haltebus.com) perusahaan karoseri CV Laksana menargetkan kapasitas produksi tahun ini menembus 1.200 unit bus. Hingga bulan Oktober, sedikitnya 1.000 unit bus sudah diproduksi sepanjang tahun 2019. “Saat ini produksi kami cukup baik, sudah mencapai kisaran 1.000 unit. Kami optimistis dapat memproduksi lagi 200 unit hingga akhir tahun untuk mencapai target, jadi sebulan 100 unit,” kata Direktur Komersial CV Laksana Alvin Arman, Kamis (14/11/2019) di Semarang seperti dikutip dari bisnis.com.

Karoseri Laksana juga menjajaki peluang ekspor ke sejumlah negara baru sepanjang tahun 2019. Setidaknya selain Fiji, kini ada Bangladesh yang sudah memesan lebih dari 10 unit bus. Empat di antaranya sudah diserahkan secara simbolis oleh Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi di sela-sela Pameran Internasional, Busworld South East Asia di JIEXPO Kemayoran, Maret 2019 lalu. Akhir tahun ini diharapkan 10 unit bus double-decker yang dipesan Bangladesh akan diselesaikan.









Perusahaan yang berbasis di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu mengklaim memiliki kapasitas produksi hingga 1.500 unit per tahun. Alvin menjelaskan sekitar 80 persen dari portofolio produksi pada tahun ini merupakan unit karoseri untuk bus kebutuhan bus antar kota antar provinsi yang berukuran besar. Karoseri Laksana, kata dia, memang sengaja memfokuskan diri pada segmen ini.

Alvin mengungkapkan, di tengah penurunan pasar otomotif secara nasional, segmen bus masih mencatatkan pertumbuhan. Setidaknya ini yang dirasakan Karoseri Laksana yang pada tahun ini masih tercatat pertumbuhan dibandingkan tahun lalu. “Memang tidak besar tumbuhnya, tapi relatif saya pikir bus masih cukup baik tahun ini. Masih ada pertumbuhan, kami cukup senang dengan capaian kami sejauh ini,” katanya.

Pertumbuhan infrastruktur, menurut Alvin menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Selesainya pembangunan tol Trans Jawa mendorong pertumbuhan permintaan bus yang berdampak positif pada bisnis karoseri bus. Kedua, membaiknya kinerja sektor transportasi darat karena masyarakat mencari moda transportasi alternatif setelah naiknya harga tiket pesawat.

Berdasarkan catatan haltebus.com, selama tahun 2019 ini produksi bus Karoseri Laksana tergolong mapan dengan permintaan bus pariwisata dan dan bus antar kota yang tinggi. Permintaan, untuk bus kota di tahun 2019 yang tidak sebanyak tahun 2018 dan dua tahun sebelumnya tidak mempengaruhi penurunan produksi. Karoseri Laksana memiliki beragam model untuk berbagai kebutuhan bus di Indonesia.

Model bus Legacy Sky SR2 Prime dan Legacy Sky SR2 XHD Prime menjadi andalan di segmen premium bus besar 12 – 13,5 meter. Ada pula segmen premium untuk bus double-decker yakni SR2 DD serta bus khusus Legacy Sky SR2 Suite Class. Di segmen bus sedang ada All New Tourista. Sementara di segmen bus ekonomi ada model Discovery, ada pula bus kota dengan Cityline 2 dan yang terbaru adalah Cityline 3.









Rentang produk yang variatif itu membuat Karoseri Laksana bisa memaksimalkan target pasar lokal. Di sisi lain model-model itu juga menjadi modal untuk menjajaki peluang pasar baru untuk ekspor. “Sampai akhir tahun ini kami juga masih persiapkan produksi sekitar 10 unit untuk kebutuhan ekspor ke Bangladesh. Di luar itu kami juga ingin membuka peluang-peluang pasar baru untuk ekspor, khususnya ke kawasan Asia Tenggara,” ujarnya. (naskah : mai/foto : mai/dok)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013