Sabtu, 30 Mei 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
VOLVO DEMONSTRASIKAN BUS OTONOM DI GARASI
 
15 Desember 2019


(Jakarta – haltebus.com) Setelah beberapa percobaan bus otonom dilakukan, Volvo bersama perusahaan bus Keolis mempertunjukkan operasional bus otonom di dalam garasi Keolis di Gothenburg. Publikasi untuk pertama kalinya ini dilakukan Volvo dan Keolis, Rabu (13/11/19). “Ini menjadi penanda langkah untuk bus otonom kami yang sangat penting saat ini, bahwa kami menunjukkan keberhasilan keuntungan komersial jika solusi kendaraan otonom dihadirkan di depot (garasi bus),” ujar President of Volvo Buses Håkan Agnevall dalam keterangan tertulis Volvo yang diterima haltebus.com.

Bus otonom yang digunakan adalah bus berukuran 12 meter, seperti kebanyakan bus kota yang beroperasi. Pergerakan bus yang dapat melalui celah yang membutuhkan perhitungan sangat presisi berhasil dilakukan dengan mulus. Baik saat bus parkir, masuk ke dalam area perawatan, area pengisian daya listrik sampai kembali lagi ke areal parkir.

Undangan yang diajak melihat dari dekat oleh Volvo dan Keolis melihat pergerakan bus dalam jarak yang aman. Selama bus bergerak, tidak ada seorangpun di dalam bus. Meski cuaca saat ujicoba mendung dan disertai hujan, pergerakan bus tidak menemui kendala berarti. Sensor yang ditempatkan di sejumlah titik di badan bus bisa berfungsi sebagaimana mestinya.












Ujicoba ini bagian dari kerja sama Volvo dengan berbagai pihak. Selain Volvo dan Keolis, ada ABB yang menyediakan stasiun pengisian daya listrik. Di awal ujicoba bus listrik Volvo tahun 2015, sejumlah lembaga penelitian dan otoritas transportasi di Swedia juga ikut terlibat.

Håkan menyebut, kehadiran bus otonom di dalam garasi perusahaan bus bisa mendatangkan keuntungan. “Bus otonom di dalam depot membawa keuntungan baru seperti efisensi lalu-lintas pergerakan (bus), penignkatan produktivitas, mengurangi kerusakan dan meningkatkan keselamatan. Perangkat sistem pengisian daya listrik OppChargeTM yang cocok untuk lingkungan industry sangat ideal untuk pengisian bus otonom, mengurangi kebutuhan kabel pengisi daya untuk bus di dalam depot,” katanya menjelaskan.










Sementara itu, tuan rumah yang digunakan untuk mengoperasikan bus otonom bertenaga listrik penuh itu, Keolis, menyambut baik keberhasilan ini. “Teknologi terkait mobilitas baru mungkin akan lebih dekat lagi dalam 5-10 tahun mendatang. Membawa teknologi baru ke dalam depot dengan sistem operasional hari ini, tidak hanya mempercepat pengembangan, tetap juga akan meningkatkan performa kami, memastikan pelanggan kami mendapat kenutungan di tahun-tahun mendatang,” kata CEO Keolis Swedia, Jan Kilström.

Local Business Manager ABB Electrification, Swedia, Matt Peterson juga menyatakan kegembiraannya dengan keberhasilan itu. Menurut dia ABB sangat berkomitmen mewujudkan hal terpenting membangun transportasi public yang berkelanjutan dan bebas emisi. “Kami memiliki produk dan solusi yang bisa mengantarkan listrik dari pembangkitnya hingga ke titik konsumsi dengan aman, secara pintar dan berkelanjutan. Pengisi daya listrik bertenaga tinggi dari ABB untuk bus dengan koneksi otomatis yang terpasang di atap bus membuat pengisian daya listrik bus otonom menjadi efisien, dan kami sangat tertarik mengembangkan teknologi masa depan bersama Volvo,” katanya.









Kegiatan ujicoba ini adalah salah satu keberhasilan terbaru yang ditunjukkan bus otonom Volvo dalam beberapa tahun terakhir. Ujicoba di garasi bus juga baru pertama kali dilakukan. Volovo menyebut garasi bus sebagai salah satu area yang diyakini bisa memberikan potensi keuntungan yang besar untuk perusahaan bus jika menerapkan otomatisasi. “Kita masih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa melihat bus otonom beroperasi secara penuh di jalan umum, namun sejak pembuktian area yang bisa diprediksi, alur lalu-lintas yang berulang di depot bus ini, kami melihat bus otonom bisa dijalankan di depot bus dalam waktu dekat,” ujar Håkan.

Håkan menambahkan, bekerja sama dengan Keolis, memberikan semangat tersendiri untuk Volvo. “Kerjasama dengan Keolis, untuk mengujicoba bus otonom di kondisi riil, memberikan kesempatan unik dan membantu mengarahkan kami untuk pengembangan solusi (bus) otonom lebih maju lagi,” katanya.












Volvo Bus mendeklarasikan diri berada di garis depan dalam pengembangan bus otonom. Dalam pandangan Volvo, kemungkinan pertambahan manusia satu miliar orang dalam sepuluh tahun, membuat konsekuensi yang besar di perkotaan. Tuntutan menciptakan transportasi publik, infrastruktur dan perencanaan kota yang efisien dan berkelanjutan menjadi tantangan masa depan. Volvo meyakini bus listrik dan otonom yang saling terhubung menjadi jawabannya. Volvo mempelopori solusi transportasi publik untuk memenuhi tantangan itu. (naskah : mai/foto : volvobuses.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013