Sabtu, 08 Agustus 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PO. SAN LUNCURKAN ARMADA PREMIUM SAMBUT MOBILITAS BARU DI SUMATERA
 
06 Desember 2019


(Jakarta – haltebus.com) PO. Siliwangi Antar Nusa meluncurkan tujuh armada baru kelas premium untuk dua rute layanan mereka. Armada baru ini adalah bagian dari peremajaan, dalam rangka persiapan menyambut berkembangnya infrastruktur di Sumatera. Tiga pekan lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan ruas Tol Trans Sumatera sepanjang 189 Km.

“Kami ingin meningkatkan pelayanan untuk pelanggan kami. Bus premium memiliki spesifikasi yang tinggi dibutuhkan skill pengemudi. Sekarang bukan lagi eranya pengemudi mengendalikan bus, tetapi bus yang mengendalikan pengemudi,” kata Presiden Komisaris PT. SAN Putera Sejahtera, Hasanuddin Adnan di Bengkulu, Minggu (1/12/19).

Peremajaan bus PO. SAN kali ini terdiri dari empat unit bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 kelas Ekonomi Premium yang akan melayani rute Pekanbaru-Bengkulu. Tiga bus Mercedes-Benzz O 500 RS-1836 kelas Eksekutif melayani Bengkulu-Jakarta-Bandung. Ketujuh bus ini menjadi bus pelopor kenyamanan di rutenya.

Sejak tahun 2012 PO. SAN sudah mengujicoba beberapa bus premium mulai Scania dan tahun lalu Mercedes-Benz mulai masuk dalam jajaran armada juga. Selama perjalanan mengoperasikan bus premium, Hasanuddin menjelaskan, mereka bisa mengukur dan mulai menemukan cara mendidik pengemudi. Perawatan bus yang sudah dilengkapi sistem pengendalian elektronik, menurut dia, memudahkan dalam mempersiapkan biaya dan waktu perawatan.

Menurut Hasanuddin, saat jaringan jalan Tol Trans Sumatera selesai, PO. SAN sudah siap dengan kendaraan dan pengemudi yang terlatih. Setidaknya, kata dia, adanya Tol Trans Jawa dan sebagian Tol Trans Sumatera yang berfungsi, membuat perjalanan lebih singkat. Pengemudi yang terlatih, kata dia, akan mudah mengendalikan kendaraan dengan fitur keselamatan dan kenyamanan yang tinggi saat melintas di jalan tol.

Direktur Utama PT. SAN Putera Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan menambahkan, saat ini mereka tidak perlu lagi dipusingkan dalam menjaga kualitas dan standar pengemudi. Dengan sistem telematik yang melekat pada bus premium, setiap pengemudi bisa dinilai kualitas mengemudikan bus masing-masing. Ada skor yang bisa dilihat.

“Kami memberikan peringkat pengemudi berdasarkan nilai yang tertera selama bus beroperasi di tangan mereka. Ada juga, bagaimana mereka menggunakan retarder, dilihat umur kanvas rem, bagaimana mereka mengatur RPM, dilihat konsumsi bahan bakarnya, dan masih beberapa lagi,” ujar pria yang akrab disapa Sani.

Dalam catatan haltebus.com, awalnya Hasanuddin Adnan mengaku tidak tertarik dengan Mercedes-Benz O 500 R 1836, begitu pula Mercedes-Benz OC 500 RF-2542. Penilaiannya satu : tidak cocok untuk medan di Bengkulu. Pendekatan Direktur of Sales Mercedes-Benz Distribution Indonesia saat itu Olaf Petersen dan dilanjutkan oleh Ralf Kraemer membuahkan hasil. Perubahan beberapa spesifikasi yang disesuaikan untuk bus Sumatera akhirnya membuat PO. SAN membeli tiga Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 dan satu Mercedes-Benz O 500 RS 1836 di tahun 2018.

Sebelumnya, PO. SAN juga melakukan hal yang sama pada merek lain, mencari spesifikasi yang pas untuk medan di Sumatera. Hal ini yang digaris bawahi oleh President Director PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Jung Woo Park. Menurut dia, PO. SAN salah satu pelanggan yang unik. Banyak masukan yang mereka dapatkan dari PO. SAN, apa yang dibutuhkan di Indonesia dan apa yang seharusnya dilakukan PT. DCVI.









Misi PO. SAN, lanjut Park, sama dengan misi PT. DCVI. Mercedes-Benz ingin terlibat dalam perkembangan di Indonesia, menjadi bagian dari transportasi pilihan masyarakat. Dia menyebutkan, PT. DCVI ingin bersama-sama dengan pemerintah, pengusaha bus dan juga karoseri menghadirkan mobilitas yang baik untuk rakyat Indonesia. “Ini yang kami berlakukan, kami mendengar permintaan PO. SAN apa yang mereka butuhkan. Kami kembangkan pasar bus Mercedes-Benz O 500 RS-1836 hanya untuk di Indonesia dan atas masukan pak Sani dan pengalaman pengemudinya,” kata Park.

Dalam kesempatan itu, Sani menambahkan, beberapa fitur bus premium yang dioperasikan PO. SAN kali ini meliputi mesin dengan tenaga dan torsi besar. Ada 360 HP dan 422 HP. Selain itu juga dilengkapi dengan fitur air suspensi, brake retarder, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Braking System (EBS), Anti Skid Regulation (ASR), Electronic Brake Distribution (EDB), Cuise Control. Khusus untuk Mercedes-Benz OC 500 RF2542 dilengkapi transmisi otomatis ZF Ecolife dan Electronic Stability Program (ESP).

Investasi PO. SAN lumayan tinggi. Tak main-main, menurut Sani, sedikitnya Rp. 15 miliar mereka tanamkan pada bus-bus barunya. Fitur keselamatan tidak hanya melekat pada bus Mercedes-Benz saja, tetapi juga bodi Karoseri Laksana model Legacy Sky SR2 XHD Prime juga memiliki kekuatan tersendiri. Ini adalah model terakhir bus buatan Karoseri Laksana yang sudah mengikuti uji guling berstandar ECE.R66.

Direktur Teknik Karoseri Laksana, Stefan Arman menyebut, PO. SAN salah satu pelanggan mereka yang selalu memberi tantangan ke mereka. Menurut dia, kondisi jalan di Sumatera yang cukup ekstrem membuat Hasanuddin Adnan, kerap memberikan masukan terkait kekuatan bodi. “Pak Hasan dan Direktur Utama Kami, Pak Iwan sudah kenal cukup lama, mereka sering berdiskusi dan sama-sama memiliki visi bagaimana menciptakan bus yang aman, nyaman dan berkualitas tinggi,” kata dia.

Sani berharap, investasi PO. SAN ini masih bisa berjalan hingga 10-15 tahun ke depan. Menurut dia, hingga kini dari 120 armada PO. SAN, 26 diantaranya sudah tidak beroperasi karena batasan umur. Proses peremajaan akan terus bergulir hingga saatnya PO. SAN siap menjawab mobilitas baru ketika jaringan jalan Tol Trans Sumatera terwujud. Sani menambahkan, ada 29 unit armada bus miliknya yang terdiri dari Scania K310IB 4x2 (2-axle), Scania K360IB 4x2 Comfort Shift & Opticruise (2-axle), Scania K410IB 6x2*4 (3-axle), Mercedes-Benz O 500 RS-1836 (2-axle) dan Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 (3-axle). Jumlah itu di luar bus-bus Golden Dragon yang juga sudah menyandang mesin di atas 300 HP. (nakah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013