Sabtu, 25 Januari 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TEROBOSAN KEKINIAN DARI PO.SAN MEMUDAHKAN AKSES PENUMPANG
 
09 Desember 2019


(Jakarta – haltebus.com) Okupansi menjadi hal penting bagi setiap perusahaan bus. Keterisian bangku bus menjadi hal yang selalu diperhatikan karena menyangkut beragam hal, mulai pelayanan sampai pemasukan untuk perusahaan bus. Ibarat tubuh, penumpang menjadi darah bagi perusahaan bus, dan tingkat keterisian penumpang menjadi denyut bisnis transportasi bus agar berjalan dengan baik. begitu juga yang terjadi dengan PO. SAN, yang berusaha mengisi busnya dengan cara baru yang sekarang ini banyak menjadi perhatian pelaku usaha transportasi bus.

“Kami mencoba menjawab keinginan pelanggan milenial yang selalu menanyakan, tiket PO. SAN bisa gak dibeli online? Belinya dimana? Untuk itu kami membuat aplikasi sendiri yang diberi nama Buzz it (baca: bas-it),” ujar Wakil Direktur PT. SAN Putra Sejahtera, Kurnia Lesari Adnan, saat peluncuran aplikasi pembelian tiket Buzz It di Bengkulu, Minggu (1/12/19).

Akses penumpang untuk bisa memperoleh tiket dan naik bus menjadi isu utama di tengah perkembangan teknologi. Menurut perempuan yang akrab disapa Sari ini, banyak pertanyaan yang masuk melalui akun media sosial mereka, terkait pembelian tiket. Umumnya, mereka menginginkan kemudahan akses untuk pembelian tiket. Dia menyatakan, aplikasi Buzz It menjadi jawaban atas segala pertanyaan itu.

Sari percaya, di era teknologi seperti sekarang, anak-anak muda yang kerap disebut milenial memegang peran penting. Tingkat penguasaan teknologi, menurut dia, membuat permintaan akses membeli tiket dari internet atau aplikasi. Karena itu, PO. SAN mengembangkan aplikasi sendiri di bawah bendera SAN Technology. Cukup dengan mengunduh di outlet aplikasi virtual di telepon pintar Buzz It bisa diperoleh. Ada juga website www.buzzit.co.id yang bisa diakses untuk pemesanan melalui website.

Soal okupansi, sebenarnya bukan masalah besar untuk PO. SAN, berdasarkan informasi yang dihimpun haltebus.com, selama setahun terakhir, rute-rute bus PO. SAN memiliki okupansi cukup baik. Terutama untuk armada bus premium, mulai Scania K310IB 4x2, K360IB 4x2,K410IB 6x2*4, Mercedes-Benz O 500 RS 1836 dan Mercedes-Benz OC 500 RF 2542. Okupansi armada tersebut di atas 50-60 persen dalam rata-rata per bulannya. Tentu, Sari berharap, akses yang mudah mendapatkan tiket itu berbanding lurus dengan peningkatan jumlah penumpang harian.









Sementara itu, Direktur Utama PT. SAN Putra Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan menyebut, pelanggan akan bisa memesan tiket tanpa perlu keluar rumah dan datang ke loket perwakilan PO. SAN. Cukup unduh aplikasinya dari toko aplikasi digital di telepon pintar, pilihan jurusan dan pembayaran sudah tersedia. Perkembangan digital ini tidak bisa dihindari. Kami ingin jadi yang pertama di Bengkulu, membangun aplikasi sendiri, yang kami kelola sendiri juga, kata pria yang akrab disapa Sani.



Sistem penjualan/pembelian tiket melalui Buzz It, menurut Sani, memudahkan penumpang memilih titik berangkat dimanapun. Penumpang juga dimudahkan dengan perencanaan perjalanan. Tanpa harus berada di Bengkulu, mereka bisa memesan tiket dari Bengkulu menuju kota-kota yang diinginkan. Sani berarap, kemudahan ini bisa meningkatkan minat masyarakat untuk naik bus.

Menurut Sani, setahun terakhir minat masyarakat untuk naik bus cukup tinggi. Pembangunan infrastruktur jalan tol, dinilainya ikut andil dalam pengingkatan penumpang bus. Waktu tempuh yang menjadi lebih singkat dengan adanya jalan tol, ikut mendongkrak popularitas bus di mana masyarakat. transportasi bus, lanjut dia, menjadi lebih kompetitif.

Sani menyatakan, pihaknya sejak 2011 mulai berbenah menyambut era baru mobilitas di Indonesia. Selain layanan kemudahan akses, ada juga peningkatan pelayanan lainnya. “PO. SAN menyambut pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan melakukan peningkatan layanan. Kami optimis bisa melayani masyarakat lebih baik dan banyak lagi. Saat ini okupansi rata-rata kami selama setahun mencapai 60-70 persen. Dengan adanya bus premium, layanan premium, kami akan menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat. Apalagi saat ini kami memilih untuk menggunakan kapal cepat eksekutif untuk penyeberangan di Selat Sunda, sehingga jarak tempuh kami akan semakin cepat,” ujar Sani. (naskah mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013