Minggu, 12 Juli 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SIAP JAJAKI IKLAN DI BUS, TEKNOLOGI IKLAN DI KENDARAAN PERTAMA DI DUNIA
 
23 Desember 2019


(Jakarta – haltebus.com) PT. Adroady Media Indonesia (Adroady) mengumumkan ekspansi media luar ruang di kendaraan di tahun 2020. Setelah meluncurkan layar monitor LED untuk iklan digital luar ruang yang dipasang di mobil, mereka menghadirkan layar monitor di sepeda motor. “Kalau ada kesempatan untuk bekerja sama dengan bus, kami tertarik juga,” kata CEO Adroady, Edward Halley di sela-sela peluncuran media iklan di atas sepeda motor, di Jakarta, Jumat (20/12/19).

Adroady adalah media penyebarluasan iklan video dan gambar yang bergerak di kendaraan. Pengelola media luar ruang bergerak pertama di dunia ini telah memasang monitor di 1.000 unit kendaraan selama 2018-2019. Mereka sudah hadir di Medan, Jakarta, Semarang, Surabaya dan Bali. Tahun 2020 mereka memproyeksikan pemasangan monitor di 2.000 kendaraan, diantaranya yang ditargetkan bisa dipasang di Yogyakarta, Bandung dan beberapa kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

Menurut Edward, setiap pemasang iklan di Adroady bisa mendapatkan beberapa keuntungan. Adroady, kata dia, berbasis Big Data, Internet-of-Things (IOT) dan Artificial Intelligent. Teknologi yang digunakan memungkinkan pengiklan mendapatkan hasil monitoring real-time, sesuai target yang diharapkan, dan memiliki jangkauan yang luas. “Iklan yang terpasang di kendaraan, bisa berganti sesuai dengan posisi kendaraan yang terbaca di GPS (Global Positioning System). Dengan teknologi yang kami miliki, pengiklan bisa memilih wilayah mana yang mereka targetkan,” ujar dia menjelaskan basis teknologi Adroady.

Keunggulan monitoring, menurut Edward, tidak dimiliki oleh media iklan ruang ruang yang lain. Dia menjelaskan, dalam sebulan target orang yang melihat iklan berkisar 2-3 juta. Ada kamera yang dipasang di atas monitor LED yang menayangkan iklan dan hanya merekam kendaraan atau orang yang melihat monitor dengan jarak yang sudah diperhitungkan bisa terjangkau kamera. Karena itu, lanjut dia, Adroady meluncurkan media iklan di atas sepeda motor di tahun 2020 untuk memperluas jangkauan iklan. Mereka juga berencana ekspansi ke Vietnam.



Lalu bagaimana dengan bus? Edward mengaku tertarik memasang media iklan buatan Adroady di bus. Dia menjelaskan, mereka memilih bus kota atau komuter yang memiliki jangkauan wilayah yang variatif dan melalui daerah dengan tingkat kepadatan tinggi. “Kami memiliki patokan delapan jam operasional untuk setiap kendaraan. Dengan perhitungan lama operasional seperti itu kami bisa menjangkau viewer, sesuai target 2-3 juta viewer per bulan,” katanya.

Ketertarikan Edward cukup beralasan. Salah satu koleganya, Michael Hendriks dari HelmAd menyatakan, posisi pemasangan iklan di bus cukup menguntungkan. Ada dua hal menurut dia yang menarik dipertimbangkan, “Pertama bus cukup tinggi, jika ditempatkan di kaca belakang bus, monitor Adroady akan sangat atraktif. Kedua, posisi yang tinggi membuat jangkauan orang memandang monitor juga lebih jauh dan lama.”









Michael mengungkapkan, start-up seperti Adroady punya peluang untuk berkembang. Cara-cara baru dalam beriklan, menjadi tawaran inovasi yang bagus. Dia sendiri mengaku tengah mengembangkan iklan di permukaan helm, juga belum pernah ada sebelumnya.

Edward mengungkapkan, Adroady sudah beberapa kali mencoba penjajakan untuk pemasangan media monitor LED ini di bus kota di Jakarta dan Bandung. Penjajakan ini belum sepenuhnya berhasil. Ada banyak kendala teknis dan non-teknis. Namun, dia tak patah semangat karena potensi jangkauan orang yang melihat iklan berjalan di atas bus cukup tinggi.









Bagaimana soal keamanan berkendara? Edward menjelaskan, media luar ruang lain yang statis potensi konsentrasi berkendara teralihkan cukup tinggi jika dibandingkan dengan Adroady. “Posisi monitor Adroady sudah dipertimbangkan. Saat berkendara, ketinggian monitor yang eye level masih aman. Sepanjang pengalaman kami selama setahun terakhir, alhamdulillah, tidak ada isu masalah keamanan berkendara ini. Pengendara lain yang melihat monitor tetap dalam posisi konsentrasi dengan pergerakan kendarannya,” kata dia. (naskah : mai/foto : mai/dok. adroady)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013