Minggu, 09 Agustus 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS LISTRIK LIONS CITY DARI MAN MELUNCUR PERDANA DI HAMBURG
 
22 Januari 2020


(Jakarta – haltebus.com) Transisi dari teknologi bus beremisi rendah ke arah bus tanpa emisi terus bergulir di Jerman. Pabrikan MAN memulai demo operasional 15 unit armada bus listrik di kota Hamburg pertengahan Desember 2019 lalu. “Sistem transportasi masa depan kota kami akan ramah lingkungan dan nyaman. Kami secara signifikan memperluas sistem transportasi umum kami dan hanya akan menyediakan bus-bus yang bebas emisi dari tahun 2020 dan seterusnya. First Mayor of the Free and Hanseatic City of Hamburg (Walikota), Dr Peter Tschentscher dalam keterangan pers, Kamis (19/12/19).

Bus-bus yang dioperasikan oleh Hamburger Hochbahn AG dan Verkehrsbetriebe Hamburg-Holstein GmbH (VHH) itu adalah bus listrik MAN Lions City E perdana. Sebelumnya, diserahkan terlebih dahulu dua unit dan menyusul armada berikutnya. Walikota Tschentscher mengatakan, siapa pun yang bepergian dengan bus listrik baru di masa depan, akan memiliki perjalanan yang sepenuhnya netral karbon. Dia mengungkapkan rencana kotanya untuk membangun bus dan kereta api di jaringan transportasi Hamburg yang beroperasi dengan 100 persen listrik hijau (ramah lingkungan).

Sistem transportasi masa depan kota Hamburg dirancang ramah lingkungan dan nyaman di masa mendatang. Menurut Tschentscher, secara signifikan Hamburg akan memperluas sistem transportasi umum kami dan hanya akan menyediakan bus-bus yang bebas emisi dari tahun 2020 dan tahun-tahun berikutnya. Upaya mengubah kendaraan rendah emisi menuju kendaraan bebas emisi menjadi tantangan untuk otoritas kota, khususnya otoritas transportasi kota, dan operator bus kota.

“Kami membutuhkan teknologi baru dan solusi kreatif untuk menguasai tantangan besar yang dihadapi kota metropolitan modern di abad ke-21 - perlindungan iklim, mobilitas, dan transformasi digital. Bus-bus baru ini merupakan bagian dari transformasi strategis dalam hal mobilitas, yang akan kami kejar di Hamburg selama beberapa tahun mendatang,” katanya lagi.

MAN Truck & Bus mendukung program kota Hamburg untuk mengubah kendaraan rendah emisi menuju kendaraan bebas emisi yang 100 persen ramah lingkungan. Demo 15 unit bus listrik MAN Lions City E dalam operasional sehari-hari di kota Hamburg diharapkan busa mendukung perubahan menuju energi ramah lingkungan yang bebas emisi. “Ketika menyangkut e-mobility, MAN memiliki roadmap yang jelas untuk truk, van, dan tentu saja juga untuk bus. Kami bangga dan senang menyerahkan dua kendaraan ini ke pelanggan pertama untuk pengujian praktis yang direncanakan di kota Hamburg,” kata Head of Business Unit Bus Man Truck & Bus, Rudi Kuchta.

MAN Lions City E memiliki panjang 12 meter dengan kapasitas angkut hingga 88 penumpang. Motor listrik sentral terletak di gandar belakang, dengan tenaga yang dihasilkan 160 kW hingga maksimum 240 kW. Energi listrik disuplai dari baterai modular dengan kapasitas terpasang 480 kWh. MAN mengandalkan teknologi sel baterai yang dikembangkan dari grup usaha MAN yang membuat modul. Ada keunggulan, sistem pengaturan suhu yang canggih memastikan batere bisa beroperasi diberbagai musim. Hasilnya, Lions City E bisa diandalkan dengan rentang operasional mencapai kisaran 200 km, dan bahkan hingga 270 km dalam kondisi cuaca yang menguntungkan.

“Tujuan kami adalah untuk memiliki armada yang sepenuhnya bebas emisi pada tahun 2030. Itulah sebabnya kami sangat menghargai memiliki MAN sebagai penyedia tambahan bus bebas emisi di pasar Hamburg,” jelas Henrik Falk, Chief Executive Officer of Hamburger Hochbahn AG.

Bus listrik MAN diserahkan di distrik gudang Speicherstadt di Hamburg - salah satu daerah di Tenggara kota, berpenduduk padat dan secara emosional saling terhubung. Bus-bus ini juga dipamerkan dalam bentuk model miniatur lengkap dengan isi muatan VHH, ada pula kereta api model HOCHBAHN dalam bentuk Miniatur Wunderland dan ada pula atraksi bandara miniatur di Hamburg. Dengan cara ini, penduduk dan turis dapat mengagumi dua bus listrik di waktu luang mereka di distrik Speicherstadt.

“Ini adalah lokasi khusus, sesuai dengan acara khusus, karena kami telah mengambil langkah penting untuk mencapai transportasi bebas emisi. Ini akan bermanfaat bagi lingkungan dan orang-orang yang tinggal di sini, karena bus listrik tidak menghasilkan emisi apa pun saat berjalan,” ujar Managing Director of the Verkehrsbetriebe Hamburg-Holstein GmbH, Toralf Müller menjelaskan

MAN yang memasukkan program bus listrik Hamburg sebagai bagian dari roadmap e-mobility akan melengkapi tambahan 13 bus listrik. Selain 15 armada demo yang dioperasikan dalam kondisi operasional sehari-hari di HOCHBAHN dan VHH, ada pula rencana pengoperasian di pelanggan, di lima negara Eropa. “Sebagai bagian dari beberapa uji coba lapangan, kami mendapatkan pengalaman praktis yang komprehensif dengan kendaraan MAN Lions City E kami dalam operasi layanan terjadwal sehari-hari,” kata Rudi Kuchta menambahkan.

Demo operasional itu diharapkan bisa melengkapi informasi tentang kebutuhan yang sesungguhnya. Untuk mencapai ini, kata Kuchta, MAN telah mengikat kemitraan inovasi dengan berbagai operator. “Kendaraan pelanggan pertama dari produksi seri MAN Lions City E dalam versi solobus 12 meter, kemudian akan dikirimkan pada paruh kedua tahun 2020. Ini akan diikuti sekitar enam bulan kemudian oleh bus listrik Lions City E dalam versi bus gandeng, yang akan memulai produksi massal pada paruh pertama 2021,” katanya.

Pabrikan yang berbasis di Munich ini telah memfokuskan teknologi elektrifikasi kendaraan selama bertahun-tahun. Memulai program ekeltefikasi dengan bus hybrid pertama dikirim pada awal 2010, sejak itu, MAN telah menjual sekitar 800 model bus Lions City Hybrid (A37). Bus dengan penggerak dua sumber tenaga, mesin diesel dengan solar dan motor listrik dengan listrik yang disimpan dibatere, diklaim MAN yang sukses dan mendukung mereka dalam mengumpulkan informasi pengalaman komprehensif dalam rekayasa, produksi dan layanan. “Generasi bus kota baru yang menampilkan MAN EfficientHybrid adalah tonggak sejarah lain, seperti penyerahan dua kendaraan MAN Lions City E kami ke kota Hamburg. Mereka adalah bukti yang mengesankan tentang kepiawaian MAN Truck & Bus,” tambah Rudi Kuchta.

Tidak hanya bus, MAN juga menawarkan konsep mobilitas perintis bertenaga listrik untuk truk dan van. MAN Truck & Bus telah mengirimkan sembilan truk distribusi eTGM full-listrik pertama mereka ke perusahaan mitra Austrian Council for Sustainable Logistics (CNL), pertengahan September 2018. Ada pula pemesanan dari Porsche pada Desember 2019, untuk transportasi logistik pabrik di lokasi produksi Zuffenhausen. Semua 10 kendaraan saat ini sedang diuji coba dalam berbagai skenario logistik distribusi. Dengan eTGE, MAN juga menghadirkan e-vehicle seri pertamanya di 2018 IAA. Kendaraan produksi MAN dalam versi bertenaga listrik menandai keunggulan dengan jangkauan sekitar 160 Km muatan hingga 1,75 t - menjadikannya pilihan yang sempurna untuk logistik last mile.

Sebagai bagian dari roadmap e-mobility, MAN telah mengembangkan konsep keseluruhan di samping mempersiapkan kendaraannya. Konsep ini menjanjikan nilai tambah maksimum bagi operator transportasi saat mereka bergerak menuju transportasi bebas emisi. MAN Transport Solutions menawarkan ahli untuk operator armada bus dan truk, konsultasi layanan lengkap dan merekomendasikan solusi individual untuk operasi, infrastruktur, layanan, dan pemeliharaan yang terkait dengan e-mobility.

Selain itu, MAN juga telah mulai menyesuaikan layanan dan pemeliharaan untuk kendaraan elektronik sesuai dengan persyaratan baru. “Lebih dari 40 outlet layanan MAN di seluruh Eropa sudah memenuhi standar untuk kendaraan listrik saat ini. Tujuan kami adalah meningkatkan angka ini hingga 270 workshop,” kata Rudi Kuchta. (naskah : mai/foto : mantruckandbus.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013