Rabu, 28 Juni 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PESONA DI TIMUR YOGYAKARTA
 
01 September 2011


(Yogyakarta – haltebus.com) Candi yang satu ini mungkin sering terdengar di telinga anda. Namun, dimana letaknya tak banyak wisatawan yang sering plesir ke Yogyakarta belum tentu mengetahuinya secara pasti. Wajar saja, letaknya agak terpencil di puncak Bukit Boko. Ya, itulah Candi Boko, di Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

Wisatawan umumnya hanya mengetahui Candi Prambanan. Padahal Candi Prambanan dan Candi Boko dibawah satu pengelola. Sebenarnya tidak sulit untuk ke Candi ini. Anda cukup membeli tiket terusan Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko, dan sebuah bus atau minibus siap mengantar anda.

Candi ini terletak di sebelah Selatan Candi Prambanan. Di bukit yang terasa sunyi itu, candi yang tak utuh serta jajaran batu yang tersusun tak rapi terlihat disekitar kompleks. Tak terdengar hiruk-pikuk di sana. Suasana yang jauh berbeda dengan candi Prambanan.

Disinilah letak daya tarik yang patut anda nikmati. Memandang ke Utara bukit, anda akan melihat dua pemandangan indah sekaligus. Gunung Merapi dan Candi Prambanan. Di saat pagi yang cerah, Gunung Merapi terlihat menjulang disinari rona merah matahari dari ufuk Timur. Sementara, di bawahnya terlihat puncak tertinggi Candi Prambanan tersaput awan tipis nan elok.

Jika anda beruntung, saat langit cerah, pemandangan indah beralih ke arah Barat. Terbenamnya matahari menjadi atraksi eksotis di Candi ini. Apalagi anda penggemar fotografi.

Candi ini dibangun Rakai Panangkaran tahun 746-784 M. Kompleks Situs Ratu Boko disebut Abhayagiri Wihara. Diambil dari kata Abhaya artinya tidak ada bahaya, Giri artinya bukit dan Wihara bermakna asrama atau tempat. Jika diartikan, Abhayagiri Wihara adalah asrama atau tempat para Bhiksu Budha yang berada di atas bukit kedamaian.

Tak seperti kebanyakan candi, kompleks Candi Ratu Boko menurut para ahli sejarah memiliki keunikan. Candi multi fungsi ini terdiri dari beberapa komponen, yakni benteng keraton (istana) dan gua. Wujudnya berupa bangunan seperti gapura utama, candi, kolam seluas 20 meter x 50 meter dengan kedalaman dua meter. Ada pula, pagar, alun-alun, candi pembakaran, serta paseban.

Selain itu masih ada petilasan bangunan pendopo, balai-balai, tiga candi kecil, kolam, dan keputren terdapat di sebelah tenggara. Ada beberapa gua di dalam kompleks ini dianataranya gua Wadon dan gua Lanang. Masih ada arca Budha di sebelah timur kompleks.

Hingga saat ini belum terpecahkan, misteri yang menyelimuti kompleks Candi Ratu Boko. Selain gambaran tentang bangunan utuh candi, fungsi-fungsi bangunan yang ada pun masih menjadi pertanyaan para ahli sejak ditemukan arkeolog Belanda HJ De Graaf pada abad ke-17.

Tak salah kiranya nama itu. Sebab, suasana sunyi sudah terasa saat kita memasuki areal perkampungan yang mengepung bukit Boko. Berada di puncak bukit itu, kita bisa merasakan suasana sekelilingnya yang senyap seperti berada di tempat pertapaan.

Jika anda berlibur ke Yogyakarta, sayang jika tidak berkunjung ke tempat yang satu ini. Dan jangan lupa, siapkan kamera anda untuk momen-momen di tempat terbaik di Timur Yogyakarta.(mai/foto:mai)

Sumber : ograph.blogspot.com(foto)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013