Sabtu, 11 Juli 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KAROSERI TENTREM MULAI MENGEKSPOR BUS
 
21 Juni 2020


(Jakarta – haltebus.com) Karoseri Tentrem mulai mengekspor busnya ke luar negeri. Negara tujuan untuk ekspor perdana ini adalah Kenya, di Kawasan Afrika Timur. Mereka siap mengirimkan satu prototipe dan enam bodi lainnya akhir Juni. “Satu prototipe sudah selesai, rencannya ada enam unit lainnya yang akan siap akhir bulan,” kata Managing Director PT. Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi, kepada haltebus.com Senin (8/6/20).

Menurut Yohan, pengiriman bus buatan Karoseri Tentrem ini adalah bagian kerjasama tak terpisahkan dengan Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Dia mengungkapkan, pihaknya diajak kolaborasi untuk membuat bus utuh yang dipasarkan di Kenya. Bagaimana caranya? Isuzu menyiapkan chassis bus dan Karoseri Tentrem menyiapkan bodinya.

Kerjasamanya terbilang unik. Baru pertama kali ada di Indonesia. Isuzu ingin memasarkan bus medium Isuzu NQR81 secara utuh di Kenya. Chassis bus, menurut Yohan dipasok dari Jepang. Sementara untuk busnya, Karoseri Tentrem yang membuat body kit untuk model Venom terbaru. “Ini tantangannya. Kami harus membuat bagian-bagian bodi secara terpisah. Harus dibuat presisi, sehingga di Kenya tinggal dirakit,” katanya.








Yohan menjelaskan, di Kenya, ada Isuzu East Africa yang berkantor di Kenya menyiapkan chassis, lalu ada Kenya Coach Industries yang akan merakit body kit bus yang dibuat Karoseri Tentrem. Selain menyatukan bagian-bagian yang disiapkan Karoseri Tentrem, Kenya Coach Industries juga melakukan pengecatan.

Apa saja yang termasuk di dalam body kit ini? Tentu bagian bodi mulai lantai, atap, bagian depan, bagian belakang, dinding kiri dan kanan bus. Panel interior dan kabel juga disiapkan, tinggal pasang sesuai petunjuk perakitan. Ada pula kursi Hai buatan PT. Rimba Kencana dan AC ND yang menjadi mitra Karoseri Tentrem untuk melengkapi kenyamanan bus.



Persiapan ekspor bus dengan cara baru itu, menurut Yohan, sudah dilakukan sejak tahun 2018. Selain diskusi serius terkait teknis dengan pihak Isuzu, Karoseri Tentrem juga berkunjung ke Kenya untuk melihat situasi dan kesiapan teknis kerjasama. Yohan menyebut, mereka harus memastikan betul kesiapan di Malang dan Kenya sebelum sepenuhnya menjalankan proyek yang memerlukan kecermatan dan koordinasi yang baik.

Karena itu, Karoseri Tentrem melatih teknisi dari Kenya Coach Industries untuk merakit dan membuat bodi bus Venom. Yohan menjelaskan, secara umum bus NQR81 ini sama seperti yang dipasarkan di Indonesia. Namun, dari sisi teknis, dimensi yang paling penting untuk diperhatikan. Meski dimensinya mirip dengan chassis bus pabrikan lain, Yohan memastikan, pembuatan bodi Venom untuk NQR81 sama sekali baru. Panjang 8,5 meter, lebar, 2,3 meter dan tinggi 3,3 meter mengikuti regulasi yang berlaku di Kenya.








Tim Karoseri Tentrem, kata Yohan, harus melakukan simulasi bagaimana membangun bus medium bagian per bagian dalam kondisi body kit itu. “Harus dipastikan, bagian bus utuh bisa dipreteli bagian per bagian, lalu dicoba dirakit lagi,” ujarnya menggambarkan apa yang dilakukan timnya.

Terobosan ini menjadi langkah besar Karoseri Tentrem. Di tengah nilai ekspor yang tengah digenjot pemerintah, apa yang dilakukan Karoseri Tentrem sangat berarti. Dari sisi ekspor sangat positif, dari sisi kemampuan cara merakit bodi, pengiriman bus dalam bentuk body kit menjadi hal baru di dunia perakitan bus di Indonesia. “Kami sangat terbantu dengan program ini. Kebetulan kami juga memiliki peralatan dan mesin produksi baru, jadi pembuatan body kit sangat mungkin kami lakukan,” ujar Yohan lagi.

 

Karoseri Tentrem menambah daftar karoseri di Indonesia yang mengekspor busnya keluar negeri. Setelah Karoseri Laksana yang mengeskpor bus ke Fiji dan Bangladesh, Karoseri Tentrem menambah Negara tujuan lain yakni Kenya. Sementara itu, ada pula Karoseri Adiputro yang juga sudah memulai penjajakan ekspor sejak 2018 dengan target negara-negara Asia, baik di Asia Selatan, Asia Tenggara maupun Kawasan Timur Tengah. (naskah : mai/ foto : mai/dok. haltebus.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013