Rabu, 02 Desember 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TRANSJAKARTA UJICOBA MIKROTRANS MODEL BARU
 
16 September 2020


(Jakarta – haltebus.com) PT. Transjakarta meluncurkan prototipe Mikrotrans, kendaraan minibus yang masuk ke dalam jaringan layanan Transjakarta. Angkutan pengumpan dari perumahan menuju layanan koridor bus Transjakarta, yang dikenal masyarakat dengan sebutan angkutan kota (angkot) atau mikrolet ini ditingkatkan kenyamanan dan kapasitasnya. PT. Transjakarta menyebutnya All New Mikrotrans.

Direktur Layanan dan Pengembangan Bisnis PT. Transjakarta, Achmad Izzul Waro menyebutkan, pihaknya akan terus mengembangkan pelayanan Transjakarta agar bisa menarik minat masyarakat mau naik Transjakarta. “Kapasitas prototipe Mikrotrans ini lebih besar, ber-AC di depan dan bagian penumpang, atau double blower,” katanya saat peresmian uji coba Mikrotrans model baru itu di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Mikrotrans yang diujicobakan itu berbasis minibus berukuran besar. Kapasitas angkut penumpang hingga 15 orang. Mikrotrans yang beroperasi saat ini maksimal 12 orang, dengan catatan penumpangnya duduk berimpitan satu sama lainnya. Izzul menyebut, di masa pandemi Covid-19, kapasitas Mikrotrans yang beroperasi sekarang maksimal tujuh orang penumpang. Lebih lega.

Masih ada kenyamanan lain dari sisi penumpang, yakni kursi penumpangnya yang dirancang dengan busa yang lebih tebal. Tidak sampai di situ, Mikrotrans yang diramu tim PT. Transjakarta, menurut Izzul, punya keunggulan lainnya. Pintu kabin penumpangnya bisa dibuka-tutup secara otomatis secara geser. Pengemudi hanya tinggal memencet tombol otomatis dari dashboard-nya.

Penumpang juga akan mudah mengenali rute dengan adanya papan digital di bagian depan kendaraan. TV dengan layar yang lebar juga ditempatkan di kabin penumpang. Kendaraan yang digunakan sebagai ujicoba Mikrotrans, sebenarnya juga sudah dikenal luas dan digunakan untuk angkutan umum baik angkutan wisata maupun angkutan antar kota. Lebih besar dari minibus, lebih kecil dari mikrobus, karena itu kapasitasnya bisa lebih bisar dari minibus pada umumnya.

Peralatan keselamatan juga disiapkan. Ada tabung pemadam api, pemecah kaca dan on board unit yang menjadi standar PT. Transjakarta. Penumpang cukup menggunakan kartu uang, untuk membayar ongkos perjalanan. Ada juga empat kamera yang terpasang di Mikrotrans, untuk menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan penumpang. Satu lagi, selama ujicoba, protokol kesehatan di angkutan umum juga berlaku di Mikrotrans.

Direktur Utama PT. Transjakarta, Sardjono Tjitrokusumo, di tempat yang sama menyatakan, pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait Mikrotrans ini. Menurut dia, selama ujicoba, PT. Transjakarta akan melihat kondisi operasional secara riil dari semua aspek. Dia berharap ujicoba yang mereka lakukan bisa mendapat tanggapan positif dari masyarakat. “Kita lihat dulu ya. Sejauh ini kami belum bisa menetapkan tarifnya berapa. Kita akan melihat perhitungan operasionalnya seperti apa, lalu baru kita bisa menetapkan tarifnya,” ujar pria yang akrab disapa Joni.

Selama enam bulan diujicoba, Mikrotrans melayani rute Tanah Abang – Kota, atau jalur JAK10. Ada 78 titik pemberhentian yang menjadi titik naik dan turun penumpang di rute yang sebagian besar melewati pusat-pusat bisnis di Jakarta itu.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyambut baik langkah PT. Transjakarta. Menurut dia, pihaknya mendukung PT. Transjakarta dalam melakukan inovasi layanan transportasi yang berorientasi pada kenyamanan dan keamanan masyarakat Jakarta. Dia berharap masyarakat tertarik dengan inovasi-inovasi BUMD Transportasi milik Pemprov DKI Jakarta itu. “Bapak Gubernur memang berharap PT. Transjakarta bisa menghadirkan layanan terbaiknya. Salah satu misi pemerintah DKI Jakarta adalah memindahkan orang dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Semoga layanan Mikrotrans ini bisa menjadi daya tarik agar orang berpindah naik Transjakarta,” katanya.(naskah : mai/foto : PT. Transjakarta)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013