Senin, 23 Oktober 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
GREEN CANYON, WISATA SUNGAI DI PESISIR SELATAN CIAMIS
 
02 September 2011


(Ciamis – haltebus.com) Diambil dari bahasa sunda, Cukang Taneuh, artinya jembatan tanah. Itulah nama yang dikenal masyarakat Cijulang untuk panorama alam di Sungai Cijulang yang lebih mirip gua besar. Selepas 1993, nama Cukang Taneuh dikenal luas sebagai Green Canyon. Nama ini dicetuskan oleh wisatawan asing yang datang ke obyek wisata yang memang menyajikan pemandangan hijau sepanjang perjalanan. Green Canyon sendiri merujuk pada nama sebuat tempat wisata sungai di Amerika Serikat yang sangat terkenal.

Pemandangan di Sungai Cijulang ini memang menakjubkan. Terletak sekitar 35 Km ke arah Barat dari pantai Pangandaran, Green Canyon menyimpan sejuta pesona. Untuk menikmatinya, kita harus menaiki perahu dari dermaga yang terletak di tepi jalan yang bersisian dengan Sungai Cijulang.



Sebaiknya anda mempersiapkan waktu yang panjang saat berkunjung ke Green Canyon, dan jangan lupa membawa pakaian ganti. Maksimalkan kunjungan anda ke Green Canyon dengan rombongan. Setiap perahu maksimal diisi enam orang, dengan tarif sewa Rp. 75 ribu untuk mengantar anda pulang-pergi dari dermaga – gua – dermaga.

Berperahu selama 10 menit menyusuri sungai, kita disuguhi vegetasi di aliran sungai yang terjaga alami. Air sungai yang hijau, dipadu dengan pepohonan di sepanjang tebing berketinggian lebih dari 20 meter cukup asyik dinikmati.

Memasuki mulut gua yang sering disebut masyarakat setempat dengan Palatar, tetesan air akan membasahi pengunjung dari atas. Ya, di gua inilah kita bisa menikmati pemandangan menakjubkan. Air yang mengalir sepanjang tahun dari mata air di atas gua terasa seperti hujan rintik-rintik. Jejeran batu besar menyambut beberapa meter sebelum memasuki gua. Batu-batu alami ini terpahat aliran air sungai, dan air yang mengalir dari atas gua membentuk pola yang unik.

Inilah etape perjalanan pertama. Di dalam gua ini aliran air ‘terhambat’ sebuah batu besar. Perahu-perahu yang mengantar pengunjung hanya bisa mengantar hingga disini. Ada dua pilihan. Jika anda ingin menikmati keindahan lebih jauh, anda bisa meminta perahu untuk menunggu. Pilihan kedua, anda cukup menikmati pemandangan titik yang disebut warga setempat dengan Cukang Taneuh, jembatan tanah yang sebenarnya adalah sebuah gua.

Jika kita memilih pilihan pertama, pemandangan yang lebih indah bisa dinikmati. Berbekal pelampung yang disediakan oleh pengelola, dan ditempatkan di dalam perahu, kita bisa menyusuri Sungai Cijulang ke arah hulu. Dasar sungai yang memiliki kedalam yang beragam, mengharuskan pengunjung menggunakan pelampung. Tak ketinggalan pula, ada atraksi alam yang menarik, yakni jeram.

Tebing sungai yang awalnya ditumbuhi pepohonan, selepas gua berganti dinding berbatu. Di sejumlah titik disediakan tali sebagai penuntun, untuk memastikan pengunjung melalui jalur yang aman. Agar perjalanan wisata anda aman, anda bisa meminta seorang pemandu untuk memandu anda.
Untuk menikmati keindahan ini, biasanya ada sewa tambahan untuk waktu menunggu perahu. Tarifnya berdasarkan tawar-menawar dengan awak perahu. Kisarannya Rp. 100 – 200 ribu tergantung kesepakatan, dan ramai tidaknya pengunjung Green Canyon.

Keindahan Green Canyon ini hanya bisa dinikmati selama musim kemarau. Sebab, selama musim penghujan, aliran air Sungai Cijulang menjadi keruh. Debit air yang tinggi dari hulu membawa material yang membuat air terlihat kecoklatan.

Jadi, jika anda berwisata ke Pangandaran, rugi rasanya tidak meluangkan waktu berwisata ke Green Canyon ini. Di balik wisata pantai yang banyak ditemui di sepanjang pesisir Selatan Kabupaten Ciamis, ada wisata sungai dengan pemandangan khas pegunungan yang bisa dinikmati.(mai/foto: mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013