Rabu, 14 April 2021 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS LISTRIK VDL CATAT 50 JUTA KM OPERASIONAL DI TAHUN 2020
 
24 Desember 2020


(Jakarta – haltebus.com) VDL Bus & Coach merayakan pencapaian 50 juta kilometer bus listrik yang mereka produksi. Di saat yang sama, perusahaan itu juga memperkenalkan paket baterai baru. Demikian pernyataan yang dirilis VDL Bus & Coach pada Rabu (12/2/20) lalu.

VDL yang mengklaim sebagai pemimpin pasar di Eropa untuk bus listrik, sudah meluncurkan 670 bus listrik Citea. Secara akumulatif, bus listrik Citea menempuh lebih dari 130.000 kilometer setiap hari di banyak kota dan wilayah Eropa. Dari 50 juta kilometer perjalanan bus listrik telah menghemat 7 juta kilogram emisi CO2. Dua perusahaan bus yang tergolong besar di Eropa, Transdev dan Arriva, menempuh sebagian besar kilometernya dengan Citeas VDL Bus & Coach.

Perusahaan yang berbasis di Belanda ini merayakan pencapaian penting, yang menggarisbawahi ambisinya Aiming for Zero (Menuju Nol). “Selama setahun terakhir, kami telah memperluas posisi kami dalam e-mobility dan juga memperkuatnya secara geografis,” kata CEO VDL Bus & Coach, Henk Coppens.

Coppens menyebutkan, langkah VDL selanjutnya dalam pengembangan yang mereka lakukan adalah optimalisasi konsumsi energi dan penerapan baterai generasi baru. Menurut dia, selain banyak operasi yang menggunakan cara pengisian listrik yang cepat, VDL juga melihat ada kebutuhan pasar akan bus listrik yang memiliki jangkauan yang lebih luas.

Apalagi, di beberapa wilayah semakin banyak bus beroperasi di daerah regional yang juga dialiri listrik. Tak salah jika capaian 50 juta Km itu juga diikuti dengan pengenalan paket baterai baru, untuk meningkatkan jangkauan solusi operasional dan sistem transportasi bus yang sudah tersedia. “Kami juga sangat ingin memperluas area penjualan kami ke Eropa Selatan,” ujar dia menambahkan.

Saat ini, VDL melihat di berbagai kota di Eropa memiliki harapan menjadi kota yang lebih tenang dan bersih. Paket baterai baru yang diperkenalkan VDL pada 2020 ini, akan menyatu dengan sistem elektrifikasi transportasi yang sudah ada. Pengembangan itu menjadi salah satu andil VDL untuk mewujudkan harapan kota dan wilayah yang layak huni, bersih dan tenang.

Pesanan pertama untuk baterai High Energy telah diterima. Baterai ini memiliki kapasitas 315 kWh untuk Citea LLE Electric, 350 kWh untuk Citea SLF dan SLE Electric, 420 kWh untuk Citea SLFA Electric dan 525 kWh untuk Citea XLE Electric. Apa yang baru? Paket baterai lebih ringan dari baterai sebelumnya dan karena kapasitas baterai yang lebih besar, bus dapat beroperasi lebih lama di antara pengisian daya.

Baterai VDL High Energy juga dapat diisi dengan cepat melalui pantograf di atap. “Terutama, tentu saja, selalu memungkinkan untuk mengisi daya dengan plug-in. Rangkaian produk Citea Electric memberi kami lebih banyak peluang untuk menyediakan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan kami,” ,” kata Business Manager Public Transport VDL, Alex de Jong

Dalam kesempatan itu Coppens mengungkapkan, bahwa VDL terus berjuang untuk mengambil peran pemimpin pasar dalam tren e-mobility, khususnya bus. “Pabrik yang akan kami bangun di Roeselare, Belgia, akan memberikan kontribusi penting untuk ini. Ini akan menjadi pusat e-mobility kami. Ini akan memungkinkan kami untuk menanggapi kebutuhan dan permintaan pasar dengan lebih baik. Ini penting, karena pasar bus angkutan umum tanpa emisi yang tumbuh pesat tentu akan memiliki potensi yang cukup, tetapi persaingan juga akan semakin ketat,” ujarnya.

Titik awal Aiming for Zero berlaku tidak hanya untuk kendaraan yang diproduksi tetapi juga untuk pabrik baru di Roeselare. “Kami terus percaya pada salah satu prinsip terpenting kami: bahwa industri manufaktur memiliki masa depan di Eropa Barat, Eropa Barat tidak memiliki masa depan tanpa manufaktur,” kata Coppens lagi.

Menurut penelitian terbaru oleh Chatrou CME Solutions, lebih dari 3.000 bus listrik telah terdaftar di Eropa Barat dan Polandia dalam delapan tahun terakhir. Dengan 670 bus listrik di 10 negara, yang dikirimkan antara 2015 dan 2019, VDL Bus & Coach menjadi pemimpin pasar di Eropa dengan pangsa 22 persen. Setelah Belanda, Skandinavia adalah pasar terpenting bagi VDL Bus & Coach. Proyek baru di Norwegia dan Denmark dan 2 proyek di Swedia dan Finlandia menjadikan total 120 bus listrik di Skandinavia.

“Kami juga melihat pertumbuhan yang kuat di Jerman. Kota-kota seperti Osnabrück, Cologne dan Münster sekali lagi berinvestasi di bus kami karena kami telah terbukti menjadi mitra yang kuat dalam beberapa tahun terakhir. Alhasil, kota seperti Kiel pun telah diyakinkan dan memesan 36 Citea electric. E-bus pertama kami juga beroperasi di Belgia, Prancis, dan Swiss,” kata De Jong. (naskah : mai/foto : vdlbuscoach.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013