Rabu, 14 April 2021 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ADIPUTRO WIRASEJATI : BERMIMPI DI DALAM DREAM COACH
 
28 Desember 2020


(Jakarta – haltebus.com) Setiap Karoseri di Indonesia memiliki konsep dan keunggulan produk yang ingin mereka hadirkan untuk pelanggan, pengguna bus dan masyarakat luas. Seperti yang dilakukan oleh Karoseri Adiputro Wirasejati, yang hampir setiap tahun menghadirkan pembaharuan produknya. Di penghujung tahun, karoseri yang berbasis di Malang itu memperkenalkan : Dream Coach. Salah satu varian Jetbus 3 yang keluar dari pakem interior Adiputro sebelumnya.

“Ini adalah bus kapsul, tempat duduknya punya sandaran maksimal 45 derajat, alasnya panjang, penumpang bisa selonjor. Dan yang paling penting kami buat sekat untuk privasi penumpang yang naik bus ini,” kata tim Marketing PT. Adiputro Wirasejati Flavianus Yemmy Susanto yang akrab disapa Jimmy kepada haltebus.com, di Bogor, Jumat (18/12/20).

Kebanyakan orang menyebut bus seperti ini sebagai sleeper bus, walaupun sejatinya penumpang tidak tidur rebahan 180 derajat. Tidak seperti konsep sleeper bus murni yang memang disediakan kasus untuk setiap penumpangnya, sleeper bus di Indonesia masih berbasis tempat duduk. Hanya saja, sudut kemiringan sandaran lebih rendah dari tempat duduk bus pada umumnya.









Bagaimana konsep Dream Coach dari Karoseri Adiputro ini? Jimmy menjelaskan, ada 22 kapsul penumpang. Di setiap kapsul, tersedia kursi yang lebar dilengkapi dengan sabuk pengaman, lampu membaca, lampu ruang penumpang, tirai dua sisi (sisi kaca dan sisi gang serta fasilitas hiburan audio-visual layar sentuh. Di setiap tempat duduk, ada tombol pengatur kemiringan sandaran elektrik. Untuk membuat penumpang santai di ruang kapsulnya, ada juga fitur sandaran kursi bergetar.

Jimmy menambahkan, Karoseri Adiputro menghadirkan bus kapsul agar penumpang bisa merasakan perjalanan yang nyaman. Posisinya yang tak jauh berbeda dengan posisi tidur, diharapkan membuat orang beristirahat sepanjang perjalanan. Seperti namanya, Dream Coach artinya bus yang membuat orang bermimpi.

Di setiap ruangan juga tersedia alat pembersih udara. Menurut Jimmy, di masa pandemi Covid-19, Karoseri Adiputro menghadirkan keamanan perjalanan untuk penumpang. Alat yang menyaring udara di dalam ruang penumpang, menjadi andalan agar masyarakat bisa bepergian dengan aman. “Air Purifier ini menyaring udara saat bus berjalan. Kami tempatkan di dalam ruang agar lebih efektif dirasakan oleh penumpang,” kata Jimmy menjelaskan.

Dua unit Dream Coach Karoseri Adiputro pertama ini dipesan oleh PO. Pandawa 87. Menurut pemiliknya, Gunawan Agung Aprilianto, mereka menyambut baik kehadiran model pertama bus kapsul itu. “Kami sudah memiliki empat unit bus seperti ini dari karoseri lain. Begitu Karoseri Adiputro menawarkan konsep barunya, saya langsung pesan,” ujar Gunawan.

Gunawan mengungkapkan, privasi perjalanan untuk setiap penumpang, menjadi nilai tambah yang menarik minat masyarakat bepergian naik bus. Selama pandemi Covid-19, keempat busnya banyak diminati penyewa. Bahkan dia menyebut, jadwal sewa bus-busnya itu selalu penuh. Begitu juga dengan dua unit Dream Coach yang baru selesai dibuat, sudah ada pelanggan yang mengantre.









PO. Pandawa 87 sangat antusias dengan produk-produk bus Karoseri Adiputro. Nyaris di setiap model baru yang diluncurkan, perusahaan bus ini selalu menjadi pemilik bus pertama. Sejak 2014, bus-bus yang dipamerkan Karoseri Adiputro di setiap pameran yang diikuti, salah satunya juga milik PO. Pandawa 87. “Karoseri Adiputro punya daya tarik untuk pelanggan kami. Karena itu, saat mereka menawarkan bus kapsul saya langsung tertarik,” kata Gunawan.

Dua unit Dream Coach PO. Pandawa 87 yang baru itu juga diperkenalkan ke sejumlah pelanggan Karoseri Adiputro di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Andreas Dian Wijaya, dari PO. Blue Star yang melihat langsung bus kapsul ini cukup antusias. Dia mencoba fitur-fitur yang ada di dalam kapsul penumpang. Dia terlihat berdiskusi serius dengan tim Karoseri Adiputro, menanyakan beberapa hal yang terkait fitur dan terkait teknis Dream Coach.









Menurut Andreas, kehadiran Dream Coach cukup menarik. Dia mengungkapkan, perusahaan bus kini punya perbandingan bus dengan konsep serupa. Sejauh ini ada dua karoseri di Indonesia yang memiliki konsep tempat duduk panjang dan sandarannya memiliki sudut rendah serta menjaga privasi penumpang. “Karoseri Adiputro punya ciri khas tersendiri, gang penumpang lebih lebar, interiornya khas dan fungsional. Ada opsi-opsi yang bisa kita pilih,” katanya.

Tim Marketing PT. Adiputro Wirasejati, Mario, Dream Coach memiliki tinggi 3,75 meter. Meski dibuat di atas bus bersuspensi udara, lanjut dia, Dream Coach tidak terasa oleng karena struktur rangka sudah diperhitungkan sebelumnya. Dia mengungkapkan, di atas chassis Mercedes-Benz OH-1626, ruang bagasi bawah tetap terlihat lapang karena masih tersedia ruang di bagian tengah bagasi.

Jika dibandingkan dengan bus konvensional, dengan chassis yang sama, ruang tengah bagasi sedikit lebih sempit. “Lantai bus bagian tengah diturunkan, bagasinya sedikit kami kurangi ruangnya. Di kabin penumpang, sangat terasa lebih lapang,” begitu dia menjelaskan.

Mario menambahkan, interior bus dibuat dengan standar Karoseri Adiputro. Sederhana, namun terlihat mewah. Konsol di bibir ruang masuk penumpang juga didesain sendiri, demikian juga dengan tangga naik yang lebar dibuat fungsional. Ada pula saklar yang bisa menandakan kapsul terisi penumpang atau tidak. Jika penumpang sudah masuk ke dalam kapsul, tinggal pencet saklar dan lampu diseputar konsol bibir kapsul akan berubah merah. Jika kosong lampu berwarna biru. “Kalau tirai tertutup kan tidak terlihat ada orang di dalam. Kami beri lampu pembeda, jadi memudahkan ruang kapsul terisi atau kosong,” kata Mario.

Perkembangan desain dan teknologi pembuatan bus beberapa tahun terakhir seperti berlomba-lomba dengan pembangunan jalan yang gencar dikerjakan pemerintah. Sejumlah ruas jalan tol di Jawa dan Sumatera ditargetkan selesai pada 2024 mendatang. Perubahan pola perjalanan kini mulai dirasakan bersamaan adanya Tol Trans Jawa, bus dengan konsep duduk lebih nyaman pun mulai bermunculan dalam berbagai bentuk. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013