Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan bus, Daimler, melalui Mercedes-Benz do Brazil memperkenalkan chassis bus listrik Jumat (27/8/21). Chassis bus listrik itu sepenuhnya dibuat di Brasil dengan seri model Mercedes-Benz eO500U untuk transportasi perkotaan. Publikasi ini juga menandai pertama kalinya bus listrik Mercedes-Benz diperkenalkan dalam bentuk chassis. Sebelumnya, melalui Evobus, Jerman, divisi bus Daimler memperkenalkan eCitaro, bus listrik yang juga diperuntukkan sebagai transportasi perkotaan.

Presiden Mercedes-Benz do Brasil & CEO Daimler Amerika Latin, Karl Deppen menyebut chassis baru ini sebagai langkah pertama Mercedes-Benz do Brasil masuk dalam dunia mobilitas berbasis listrik (electro mobility). “Perhatian dan strategi kami fokus pada masa kini dan masa depan. Oleh karena itu, kami menyadari tantangan yang ada di depan,” katanya.

Dalam penjelasannya, Deppen mengungkapkan, Mercedes-Benz do Brazil mengalokasikan investasi R$ 100 juta atau setara Rp. 274,37 miliar (kurs : R$ 1 = Rp. 2.743,79). Untuk pengembangan selama 2018-2022, lanjut dia, Daimler  mengalokasikan R$ 2,4 miliar. Pengembangan chassis bus listrik dilakukan oleh Mercedes-Benz do Brazil. Satu dari dua chassis dikirimkan dalam bentuk bus jadi berbodi Marcopolo ke Jerman untuk diuji di sana.

Mercedes-Benz eO500U/Mercedes-Benz do Brazil

Deppen menjelaskan, mereka sudah mempersiapkan chassis bus listrik Mercedes-Benz sejak September 2020. Mereka ingin memasuki pasar electro mobility yang tengah berkembang di berbagai kota. Dia berharap, langkah ini bisa menjadi solusi masa depan untuk transportasi bebas emisi. “Apa yang kami lakukan sejalan dengan strategi global dari Daimler,” katanya

Mercedes-Benz do Brazil merencanakan pemasaran chassis bus listrik ini pada tahun 2022. Seiring dengan rencana itu, mereka juga sudah mempersiapkan jalur produksi khusus chassis bus listrik. Selain Amerika Latin, mereka menyebut negara-negara Oceania menjadi target pasarnya.

Apa yang menarik dari chassis Mercedes-Benz eO500U ini? Selain memiliki karakter lantai yang rendah, kemampuan jelajah bus baru itu sejauh 250 Km. Mercedes-Benz eO500U juga bisa dibangun untuk bus 13,2 meter dengan kapasitas angkut hingga 83 penumpang. Mercedes-Benz do Brazil menyebut bus listrik Mercedes-Benz eO500U menjadi salah satu jawaban mobilitas baru bebas emisi di masa mendatang.

Komponen Mercedes-Benz eO500U/Mercedes-Benz do Brazil

Pekerja merakit Mercedes-Benz eO500U/Mercedes-Benz do Brazil

Sayangnya detil terkait chassis bus tidak disebutkan. Mereka tidak menjelaskan baterai seperti apa yang digunakan, bagaimana motor listrik dan komponen yang menjadi fitur andalannya. Begitu juga dengan harga chassis bus listrik ini.

Perkenalan chassis bus listrik dari Mercedes-Benz do Brasil membuka jalan Mercedes-Benz memasuki pasar bus bebas emisi di Amerika Latin dan kawasan sekitarnya. Mereka menawarkan salah satu solusi bus listrik komprehensif kepada pelanggan dalam penggunaan teknologi baru, infrastruktur pengisian daya, dan manajemen armada. Deppen menyatakan, kota-kota di Brasil sudah memiliki infrastruktur yang memadai untuk pengoperasian bus listrik.

Dia menambahkan, electro mobility yang berkembang saat ini, menawarkan model bisnis baru. Selain mempersiapkan chassis, Deppen mengatakan, Mercedes-Benz do Brazil juga mempersiapkan bagaimana pengoperasiannya. “Skenario operasional,  menjadi sangat penting untuk memastikan setiap langkah integrasi dengan mitra sebagai solusi kami untuk pelanggan,” katanya.

Pengetesan Mercedes-Benz eO500U di Jerman/Mercedes-benz do Brazil

Pengiriman Mercedes-Benz eO500U ke Jerman/Mercedes-benz do Brazil

Jalur Produksi/Mercedes-Benz do Brazil

Pengembangan bus listrik di Mercedes-Benz do Brazil secara mandiri menjadi sangat penting. Fasilitas produksi bus Mercedes-Benz di Brasil adalah salah satu yang memiliki skala besar di luar Jerman. Produk-produk dari Mercedes-Benz do Brasil juga beredar di Indonesia, seperti Mercedes-Benz OH-1526, Mercedes-Benz OH-1626 dan sempat pula ada Mercedes-Benz OH-1830.

Publikasi chassis Mercedes-Benz eO500U ini juga membuka peluang PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), APM Mercedes-Benz di Indonesia memperkenalkannya di sini. Deputy Director, Bus Operation Sales PT. DCVI, Adri Budiman dalam beberapa kesempatan mengungkapkan, bus listrik Mercedes-Benz masih belum memungkinkan masuk ke Indonesia. Daimler saat itu baru memperkenalkan eCitaro. (naskah: mai/foto : dok. Mercedes-Benz do Brazil)

Banner Content

Related Article