Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan bus asal Jerman, MAN SE, menyiapkan bus listrik MAN Lion’s City E untuk melayani pengunjung Pameran Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) di Munich, Jerman. Salah satu pameran otomotif terbesar di dunia itu akan berlangsung 7-21 September 2021. Bus listrik MAN sedianya akan melayani rute jalur biru, yang menghubungkan lokasi pameran dengan pusat kota Munich.

“Pengunjung pameran bisnis ini akan merasakan mobilitas berorientasi masa depan dan berkelanjutan dengan MAN Lion’s City E kami. Hal nyata dalam hal (transportasi) keberlanjutan, yakni memecahkan batas (operasional) 550 kilometer dalam kondisi (operasional sehari-hari) nyata di Efficiency Run (yang dicapai) pada bulan Mei,” kata, CEO MAN Truk & Bus, Andreas Tostmann, Kamis (2/9/21) dalam keterngan tertulis MAN SE.

MAN ingin memperkenalkan bus listrik mereka yang sudah teruji bisa beropreasi hingga 550 Km tanpa isi baterai dalam kondisi beroperasi di beban layanan sehari-hari. Pameran otomotif yang menjadi salah satu barometer perkembangan teknologi otomotif dunia itu, memiliki visi mewujudkan mobilitas masa depan berkelanjutan.

Sekali pengisian dengan plug-in/mantruckandbus.com

MAN menawarkan daya jelajah 550 Km/manruckandbus.com

Pameran IAA kali ini, untuk pertama kalinya digelar di Munich, yang juga menjadi kantor pusat MAN SE. Pameran IAA menjadi ajang bertemunya perkembangan teknologi dan tren mobilitas masa depan. Tahun ini IAA mengambil tema platform mobilitas cerdas masa depan, yang juga diisi dengan forum dialog yang menarik pada saat yang bersamaan.

Karena itu MAN SE mengambil kesempatan menunjukkan konsep eMobility yang holistik selama pameran berlangsung. Selama pameran berlangsung, kegiatan tidak hanya terfokus pada lokasi pameran, tetapi juga ada beberapa tempat yang menjadi ajang forum diskusi teknologi dan mobilitas masa depan. “MAN Lion’s City E secara lokal, bebas emisi di jalan dan mewakili masa depan mobilitas dalam kota,” kata Tostmann lagi.

Sementara itu, Head of Business Unit Bus MAN Truck & Bus, Rudi Kuchta mengungkapkan, potensi pengurangan emisi CO2 pada angkutan umum lokal sangat besar. Dia menjelaskan, Uni Eropa telah menetapkan Clean Vehicle Directive. Penetapan itu memberikan arahan dan mengikat untuk armada bus dalam kota mulai Agustus 2021.

Karena itu, kota-kota di Eropa harus menetapkan arah mobilitas warganya menuju kendaraan bebas emisi. Yang berlaku di Eropa adalah bukan lagi kendaraan rendah emisi, tetapi sudah menjadi kendaraan bebas emisi. Kutcha, mengungkapkan solusi untuk mobilitas masa depan lebih diminati dari sebelumnya. Semakin banyak perusahaan angkutan umum yang bisa mengandalkan MAN Lion’s City E. Tidak hanya di jalan raya di Munich, tetapi juga di banyak kota di Eropa.

Desain futuristik/mantruckandbus.com

Mobilitas masa depan/mantruckandbus.com

Bus yang lebih hijau/mantruckandbus.com

Bersama demo bus listriknya, MAN Truck & Bus menawarkan konsep keseluruhan yang menyatukan solusi angkutan perkotaan. Konsep yang ditawarkan MAN Lion’s City E bisa disesuaikan, berkelanjutan dan lengkap dengan konsultasi eMobility. Tujuannya adalah untuk mendukung perusahaan transportasi dengan layanan terbaik dalam perjalanan mereka menuju mobilitas bebas emisi. “Kami yakin bahwa electro mobility adalah teknologi kunci untuk mobilitas perkotaan hari ini dan masa mendatang,” kata Kuchta.(naskah : mai/foto : mantruckandbus.com)

Banner Content

Related Article