Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Setelah Mercedes-Benz memperkenalkan chasis bus listik, Volvo Bus tak mau ketinggalan. Mereka meluncurkan chassis bus listrik yakni Volvo BZL. Sebelumnya, pabrikan asal Swedia itu telah memproduksi bus listrik dalam bentuk utuh seri Volvo 7900 dalam beragam varian.

“Kami berkomitmen untuk memimpin transformasi industri kami menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Dengan peluncuran Volvo BZL Electric baru, ambisi kami adalah menawarkan sistem bus listrik paling bertanggung jawab di dunia. Kami melakukannya dengan berfokus pada keberlanjutan, keamanan, dan keandalan,” kata Presiden Volvo Bus, Anna Westerberg dalam peluncuran, Senin (27/9/21).

Hadirnya Volvo BZL Electric memperluas penawaran electromobility Volvo Bus di seluruh dunia. Peluncuran chassis Volvo BZL Electric menandai platform yang kuat yang  dibangun Volvo Bus untuk transportasi umum yang berkelanjutan dan efisien di kota-kota di seluruh dunia. Bersama chassis ini, mereka juga menawarkan Volvo Connect, sistem operasi berbasis digital yang diklaim andal dan menguntungkan bagi pelanggan.

Tampak depan chassis Volvo BZL Electric

Tampak belakang chassis Volvo BZL Electric

Apa saja keunggulan Volvo BZL Electric ini? Chassis yang baru ini telah dikembangkan agar bisa didaur-ulang komponennya lebih dari 90 persen. Daur ulang komponen ini menjadi komitmen Volvo Bus untuk keberlanjutan, ramah lingkungan dan mendukung upaya menekan pemanasan global.

Bersama Volvo BZL Electric, operator bus bisa memilih varian untuk bus single deck atau double deck, bahkan juga bisa untuk bodi bus multi fungsi seperti bus komuter, komuter bandara dan lain-lain. “Volvo BZL Electric baru dibangun berdasarkan pada teknologi yang terbukti dan sukses yang telah diterapkan di Eropa. Semua komponen chassis dan driveline telah dikembangkan dan diproduksi oleh Volvo. Untuk menjaga kualitas premium bus kami, kami bermitra dengan body builder (karoseri) terpilih di seluruh dunia,” kata Dan Pettersson, Head of International di Volvo Bus.

Volvo BZL Electric memiliki fitur driveline yang dikembangkan sepenuhnya oleh Volvo. Motor listrik 200 kW digabungkan ke gearbox otomatis dua tahap. Hal ini meningkatkan torsi roda pada kecepatan rendah dan meratakan puncak arus. Keuntungan yang didapat, bisa mengurangi konsumsi energi dan mempertahankan kesehatan motor dan baterai.

Bus Listrik Volvo terbaru Volvo BZL Electric

Driveline Volvo BZL Electric

Driveline dapat dikonfigurasi sebagai unit motor tunggal atau ganda, output daya yang dihasilkan tidak kurang dari 540 HP. Konfigurasi driveline membuat Volvo BZL Electric bisa diandalkan sebagai pendaki bukit yang tangguh, yang memungkinkan pengoperasian yang cepat dan laju kendaraan yang mulus.

Volvo BZL Electric dirancang untuk pengisian daya listrik yang fleksibel. Pengisian listrik pada baterai menggunakan perangkat pengisian daya tinggi OppCharge di rute operasional maupun pengisian sistem CCS di depot bus. Volvo Bus juga menawarkan setelan energi yang dapat digunakan. Artinya bus listrik Volvo menjamin kapasitas banyaknya jumlah energi yang disepakati untuk operasi. Hal ini untuk menghilangkan kekhawatiran pelanggan tentang baterai terkait kebutuhan operasional.

“Kami memiliki perspektif siklus hidup dan bertanggung jawab atas dampak lingkungan dari produk kami, dari awal hingga akhir. Ini berarti kami memastikan bahwa bahan, manufaktur, operasi, dan daur ulang memenuhi standar lingkungan tertinggi,” kata Anna lagi.

Fleksibel dalam pengisian baterai, kiri : Pantograf daya tinggi, kanan : plug-in

Dimensi yang bisa dikembangkan pada chassis Volvo BZL Electric

Dan Pettersson menambahkan, bus listrik merupakan bagian dari suatu sistem. Panjang rute, frekuensi, kapasitas, pengisian daya, dan peraturan lokal semuanya diterjemahkan ke dalam solusi yang berbeda.

“Melalui pengalaman, kami tahu bahwa kami perlu bekerja sama secara erat dengan pelanggan dan mitra kami untuk dapat menyesuaikan solusi electromobility untuk setiap kota. Dan melalui jaringan layanan kami di seluruh dunia dan tim layanan khusus, kami dapat memastikan keandalan dan efisiensi produk dan layanan kami bahkan dalam perspektif jangka panjang. Ini semua tentang menghindari zero downtime yang tidak direncanakan,” kata Dan Pettersson.

Fitur canggih yang tertanam pada Volvo BZL yang baru memenuhi standar Eropa tertinggi. Faktor keselamatan, menjadi perhatian di Volvo Bus. Volvo BZL Electric memiliki kemampuan beroperasi yang unggul dan aman. Ada teknologi terbaru dari Volvo Bus, Volvo Connect. Dengan fitur ini operator bisa menjalankan Volvo Management Zone, artinya, operator dapat membuat zona aman di mana kecepatan maksimum dibatasi, misalnya di luar sekolah atau di depot bus. (naskah : mai/foto : dok. volvobuses.com)

Banner Content

Related Article