Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Sebuah bus tingkat Setra seri 300 diserahkan pemiliknya untuk EvoBus GmbH di Pameran Retro Klasik di Stuttgart, Jerman. Bus ini akan menjadi koleksi SetraClassic, dirawat dalam jajaran Koleksi Klasik Setra di bawah Daimler Trucks AG. “Kendaraan 3-axle bercat abu-abu metalik ini digunakan untuk perjalanan dan penyewaan oleh K. Dysli AG di Bern dari tahun 2003 hingga 2021 – menempuh jarak sekitar setengah juta kilometer,” demikian pernyataan yang dirilis Daimler Trucks, Jumat (22/4/22).

Setra memiliki sejarah Panjang di industri transportasi bus internasional. Setra DT adalah seri produk Setra untuk bus double decker. Bus tingkat Setra model seri 300 diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya pada pameran bus “Car & Bus” di Kortrijk, Belgia, pada Oktober 1993. Aksen swingarm (lengan ayun) dan kaca spion luar yang menyolok sangat popular di masanya, termasuk ikut mewarnai tren bus di Indonesia. Model 328 DT memiliki fitur eksterior khas dari generasi kedua bus tingkat, yang menyatu dengan mulus ke dalam seri model 300 sebagai kelanjutan dari seri 200. Seri 300 diluncurkan pada tahun 1991 dengan desain yang tegas.

Dimensi dasar bus adalah : panjang 12 m, lebar 2,5 m dan tinggi 4 m. Ruang kepala di kompartemen penumpang bawah adalah 1,8 m sedangkan di dek atas adalah 1,68 m. Bus ini memiliki radius putar 20,48 m. Setra memproduksi sedikitnya 780 unit S 328 DT.

Serah terima dari Patrik Dysli (kanan) mewakili K. Dysli AG dan Udo Sürig (kiri) mewakili Setra Buses & Coaches, Daimler Truck AG

Setra S 328 DT buatan 2001, mewakili generasi kedua bus double decker Setra/dok. daimlertrucks.com

Interior Setra S 328 DT, dek atas, masih asli dari pembuatan tahun 2001/dok. daimlertrucks.com

S 328 DT dari Dysli AG ini akan dipamerkan sebagai bagian dari Setra Classic Collection di Kässbohrer Halle, di sekitar fasilitas produksi bus modern di Neu-Ulm. Dalam Setra Classic Colection ada bus pertama dengan bodi integral pertama yang diproduksi oleh Kässbohrer yang berbasis di Ulm.  Setra S 8 dengan nomor chassis 50001 akan hadir secara ekslusif menandai kisah sukses merek Setra yang bisa dinikmati pelanggan.

Tidak sedikit koleksi dari Setra Classic Collection adalah kendaraan pengangkut pelanggan/penumpang. Sebelumnya bus-bus koleksi itu direstorasi oleh Setra dengan detail terbaik dan yang benar-benar layak jalan. Ada S 210 HD dari seri 200 yang diproduksi pada tahun 1988. Bus seri 200 itu digunakan oleh perusahaan bus Turki Varan untuk mentransfer penumpang VIP. Dari seri 300 ada juga S 315 HDH tahun 1996 yang dipamerkan dalam Setra Classic Collection. “Kendaraan tahun 1996, yang dibuat oleh operator bus Swiss René Heiniger, dilengkapi dengan kamera depan dan belakang bersudut lebar serta sirkuit cincin untuk pelancong dengan gangguan pendengaran,” demikian penjelasan Daimler Truck.

Bagi keluarga Dysli, serah terima ini merupakan momen yang sangat special. Patrik Dysli, Member of Management K. Dysli AG, Bern, menyerahkan bus itu secara simbolis pada Communications Setra Buses & Coaches, Daimler Truck AG, Udo Sürig. “Kami senang bahwa S 328 DT kami akan mendapat tempat di Setra Classic Collection selama masa pakainya yang sekarang abadi, di antara koleksi klasik eksklusif lainnya dari merek tersebut,” demikian pernyataan keluarga Dysli.

Armada K. Dysli AG yang setia menggunakan Setra/dok. Dysli Travel

K. Dysli AG juga pernah memiliki Setra S 8 yang legendaris/dok. Dysli Travel

Koleksi K Dysli AG Mercedes-Benz O3500 dengan bodi Kässbohrer/ dok. Dysli Travel

K. Dysli AG adalah perusahaan bus untuk wisata milik keluarga yang didirikan oleh Kurt and Lotti Dysli pada tahun 1955. Mereka memiliki 10 bus coach, dua minibus dan dua bus klasik yang melayani pelanggannya, ada pula layanan barang yang dilayani 20 truk dan tiga van. Armada bus Dysli adalah buatan Setra. Perusahaan ini juga memiliki Mercedes-Benz O3500 Kässbohrer tahun 1951 berkapasitas 29 penumpang. Meski berusia 71 tahun bus ini telah direstorasi total dan aman mengangkut penumpang. Dysli memiliki layanan perjalanan nostalgia dengan koleksi bus klasiknya.

Bus yang diserahkan K. Dysli AG masih terawat dengan baik. Dek bawah S 328 DT itu memiliki dapur kecil di dalam kabin dengan kompor, ketel air panas, microwave dan toilet. Penumpang dapat bisa meraasakan kenyamanan selama perjalanan mereka keliling Eropa. Ada di empat meja dan 72 kursi kain memiliki sandaran kepala kulit yang terawat dengan baik. Tujuan terjauh bus ini sebagai bus wisata adalah Portugal.

Setra S 328 DT menjadi salah satu model bus Setra yang penting dalam sejarah perkembangan produksi pabrikan itu. Ini adalah model bus double decker kedua mereka setelah Setra S 218 DT, bus double-decker pertama Setra yang diproduksi pada 1981. Huruf D pada tipe itu menunjukkan singkatan dari double decker, sedangkan huruf T adalah singkatan dari (Tourism) pariwisata. “Dengan panjang 12 m, lebar 2,5 m, tinggi 4,0 m dan gross vehice weight 22 ton, bus tingkat secara konsisten bermain-main dengan batas-batas undang-undang saat itu,” begitu Daimler Trucks menjelaskan.

Bus double Decker Setra Seri 400 K Dysli AG/dok. Dysli AG

Salah satu armada bus K. Dysly AG dari keluarga Setra seri 300/dok. Dysli Travel

Setra seri 100 dan 200 di jajaran armada K. Dysli AG/dok. Dysli Travel

Meskipun pembatasan ketat pada fitur kenyamanan dan kursi penumpang, bus double decker ini menetapkan standar untuk kenyamanan dan keamanan. Pada masa itu bus S 328 DT sudah dilengkapi kontrol elektronik AC dan sistem pengereman anti-lock. Pada tahun-tahun berikutnya, Setra mengembangkan banyak solusi khusus pelanggan untuk varian lounge dan bistro. Saat diluncurkan pada tahun 1981, S 218 DT diikuti sekitar 50 unit pada tahun pertama produksinya. Pada tahun 1993, bus tingkat Setra mencapai total produksi 1.104 unit.

S 328 DT dari seri model 300 berlanjut dengan S 431 DT dengan varian TopClass 400 pada tahun 2001. Bus menggunakan spesifikasi indikator baru yang diperluas untuk pasar Uni Eropa dengan konsep yang saat itu sama sekali baru. Ketinggian tidak berubah tetap 4 m tetapi panjangnya 13,89 m dan lebar 2,55 m. Dimensi baru ini membuat Setra DT bisa menambah empat kursi penumpang dan kompartemen bagasi yang besar, ditambah dengan beberapa kompartemen penyimpanan di bawah lantai di dalam dek bawah.

Pada S 431 DT, Setra menambah atap kaca opsional, dengan dek atas menjadi area yang terang dan terlihat lapang dengan banyaknya cahaya yang masuk. Lengan ayun khas di era 1990-an yang melekat pada seri 300 digantikan oleh aksen batang aluminium La Linea, yang membuat bus wisata ini semakin elegan.

Setra S 531 DT TopClass 500, bus double decker terbaru yang penuh fitur keselamatan dan kenyamanan/dok. daimlertrucks.com

Bus Setra S 531 DT TopClass 500 cocok untuk bus wisata maupun reguler sesuai regulasi ketat yang berlaku di Eropa/dok. daimlertrucks.com

Fitur Setra S 531 DT TopClass 500, Sideguard Assist/dok. daimlertrucks.com

Lima tahun setelah peluncuran perdananya bus double decker generasi ketiga itu, sedikitnya 500 unit sudah dilepas di pasar. Namun, perkembangan penjualan melesat setelah pemerintah Jerman memberikan ijin rute-rute jarak di tahun 2013. Seri 400 mencatat penjualan sekitar 2.300 unit Setra TopClass S 431 DT.

Kini, Setra memiliki dengan generasi keempat Setra DT yang diproduksi di Neu-Ulm, Setra S 531 DT TopClass, sebagai penerus bus double decker andalan. Bus yang saat ini sudah banyak beredar di jalan-jalan Eropa itu menetapkan standar baru : Efisiensi dan variabilitas maksimum, kenyamanan maksimum, serta keamanan maksimum. Bus wisata juga memulai tren di kelasnya dengan nilai aerodinamis tertinggi.

Berkat dek bawahnya yang fleksibel, Setra S531 DT bisa melayani semua keperluan untuk wisata dan maupun layanan transportasi reguler. Bus juga dilengkapi sistem bantuan Active Brake Assist 4 dan Sideguard Assist untuk keselamatan yang maksimal.(naskah : mai/foto : dok. daimlertrucks.com)

Banner Content

Related Article