Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Daimler Bus mengumumkan hanya akan menyediakan bus listrik untuk kebutuhan perkotaan di pasar Eropa mulai 2030. Bus Mercedes-Benz disiapkan dalam platform berbasis listrik, untuk awal baru disiapkan bus perkotaan dengan teknologi baterai dan hydrogen fuel cell.

“Kami ingin menawarkan powertrain lokal CO2-netral untuk setiap segmen kami di pasar terpenting kami pada tahun 2030 dan oleh karena itu membuat komitmen yang jelas: paling lambat mulai tahun 2030, kami hanya akan menawarkan kendaraan baru yang netral CO2 di segmen bus kota di Eropa dan tidak akan berinvestasi dalam teknologi Euro VII,” kata Head Daimler Bus Till Oberwörder, di Mannheim, Senin (2/5/22).

Pernyataan itu disampaikan Oberwörder dalam sebuah acara di plant Daimler Bus di Mannheim yang dihadiri Menteri Federal untuk Digital dan Transportasi, Volker Wissing. Di tempat yang sama CEO Daimler Truck AG, Martin Daum juga hadir.

Salah satu produk andalan Mercedes-Benz eCitaro G all-electric drive dengan kapasitas besar dan jangkauan terjauh disiapkan mulai akhir tahun ini/dok. daimlertruck.com

Mercedes-Benz eCitaro siap diperbarui dengan hydrogen fuel cell dan baterai solid state mulai 2022/dok. daimlertruck.com

Menurut Oberwörder Daimler Bus akan menawarkan kendaraan netral CO2 berbasis baterai dan hidrogen di setiap segmen pada tahun 2030. Fokus awal mereka targetkan di pasar Eropa dan Amerika Latin. Pada tahun 2039, hanya kendaraan baru yang netral CO2 secara lokal yang akan dijual di pasar utama Eropa. Di segmen bus kota, hal ini akan terjadi di Eropa pada awal tahun 2030. Selain memperluas portofolio kendaraan netral CO2, Daimler Bus  juga memperluas layanannya sebagai penyedia kebutuhan transportasi yang lengkap untuk infrastruktur listrik kepada pelanggan.

Oberwörder mengungkapkan, sebagai produsen bus terkemuka di dunia, Daimler Bus dalam hal ini Mercedes-Benz memiliki ambisi untuk elektrifikasi. “Kami ingin memberikan kontribusi untuk menghadapi perubahan iklim dan menjadi penggerak perubahan transportasi yang diperlukan untuk mencapai hal ini. Untuk tujuan ini, kami mengejar strategi elektrifikasi yang jelas dan menempatkan bus dengan teknologi penggerak alternatif di jalan dalam produksi seri,” ujar Oberwörder.

Solusi pengelolaan armada bus listrik yang lengkap disiapkan Daimler Bus untuk mempermudah dan mempercepat transisi bus listrik yang diperlukan operator bus/dok. daimlerbus.com

Dua line up andalan bus listrik Mercedes-Benz eCitaro solo dan eCitaro G/dok. daimlertruck.com

Volker Wissing menyambut pernyataan Oberwörder. “Untuk mencapai tujuan iklim kami, kami membutuhkan lebih banyak kendaraan tanpa emisi. Kami secara aktif mendukung perusahaan angkutan umum untuk mendekarbonisasi armada mereka dan menyediakan infrastruktur yang sesuai. Kami telah mengalokasikan total 1,25 miliar Euro untuk tujuan ini. Tujuan kami: pada tahun 2030, setiap bus kota harus dialiri listrik,” kata Wissing.

Sebagai bagian dari rencana menuju line up produk elektrik seluruhnya, mulai tahun 2023, Daimler Bus juga akan memperbarui bus kota Mercedes-Benz eCitaro. Bus Mercedes-Benz eCitaro yang sebelumnya hanya tersedia berbasis baterai, akan disiapkan varian hydrogen fuel cell. Bus listrik yang telah diproduksi secara massal sejak 2018, akan hadir dengan varian eCitaro Range Extender untuk daya jelajah 400 km (bus solo). Daimler Bus menyebut varian ini akan memenuhi operasional yang menantang dengan intensitas tinggi untuk operator bus kota.

Range Extender eCitaro dirancang untuk digunakan sebagai bus kota. Sistem powertrain didasari pada baterai yang sangat kuat, solid state battery. Hydrogen fuel cell berfungsi hanya untuk memperluas jangkauan dan bukan sebagai sumber energi utama. “Dengan demikian ini merupakan bus all electric hybrid yang menggabungkan kedua sumber daya. Hidrogen digunakan dalam bentuk gas pada tekanan 350 bar,” demikian penjelasan Daimler Bus.

Baterai lithium-ion NMC 3 (Nichel-Manganese-Cobalt generasi ketiga)/dok. daimlertruck.com.

Chassis bus listrik Mercedes-Benz eO500U sudah dipesan 100 unit dan siap dikirim mulai akhir 2002-2023/dok. daimlertruck.com

Selain itu, Daimler Bus juga akan menawarkan Mercedes-Benz eCitaro dengan generasi baru baterai berkinerja tinggi mulai akhir tahun 2022. Baterai lithium-ion berenergi tinggi meningkatkan kapasitas per sel baterai sekitar 50 persen. Baterai yang disebut solid state ini bisa diaplikasikan pada bobot yang sama tetapi bisa menghasilkan jangkauan yang andal, sekitar 280 km (bus solo). Baterai siap diaplikasikan di beragam varian untuk Mercedes-Benz eCitaro, Mercedes-Benz eCitaro Range Extender, dan chassis Mercedes-Benz eO500U yang diproduksi di Brasil.

Mercedes-Benz eCitaro adalah model bus listrik andalan Daimler Bus. Hingga saat ini lebih dari 600 eCitaro digunakan sehari-hari oleh pelanggan di Eropa. Pada tahun 2021, hampir bus kota listrik yang baru dijual di Jerman didominasi Daimler Bus. Sementara chassis Mercedes-Benz eO500U sudah dipesan 100 unit dan siap dikirim ke pemesan mulai akhir 2022 hingga 2023.

Seiring dengan tawaran line up bus listrik yang diperluas, Daimler bus menawarkan sistem lengkap untuk Mercedes-Benz eCitaro yang bertenaga listrik untuk pelanggan. Layanan ini mencakup perencanaan proyek dan layanan konsultasi untuk kelancaran pengoperasian armada listrik serta konstruksi lengkap infrastruktur pengisi daya listrik.

Ini juga termasuk langkah-langkah konstruksi yang sesuai, yang ditawarkan secara turnkey jika diperlukan. Berdasarkan permintaan, perusahaan transportasi dengan demikian dapat memperoleh paket keseluruhan yang terkoordinasi yang terdiri dari infrastruktur bus, listrik dan pengisian daya serta perangkat lunak yang sesuai, layanan digital, pelatihan yang sesuai untuk staf dan purna jual dari satu sumber.

Dalam acara eMobility Days 2022 di Mannheim, Jerman Daimler Bus mempresentasikan strategi elektrifikasi bus kota dan jarak jauh, salah satunya solusi lengkap operasional bus listrik beragam kebutuhan/dok. daimlertruck.com

Mercedes-Benz eCitaro G Range Extender dengan all-electric drive, NMC 3 battery, fuell cell, teknologi hybrid all electric dari Daimler Bus/dok. daimlertruck.com.

Secara khusus, manajemen pengisian bus baterai-listrik sangat penting untuk kelancaran operasi sehari-hari bagi pelanggan. Kemitraan strategis dengan IVU Traffic Technologies AG, Daimler Bus telah melengkapi portofolio software untuk kontrol armada yang kuat yang dirancang khusus untuk Mercedes-Benz eCitaro, khususnya manajemen pengisian listrik.

“Kami mengambil pandangan holistik elektrifikasi dan jauh melampaui kendaraan itu sendiri. Kami menyediakan pelanggan kami dengan mobilitas listrik secara ‘turnkey‘, yang berarti mereka mendapatkan dari kami semua modul yang mereka butuhkan untuk layanan bus listrik yang berfungsi. : Kami menyediakan bus, kami merencanakan infrastruktur yang diperlukan serta manajemen pengisian, kami mengelola konversi depot dan kami melatih staf. Tujuan kami adalah agar electromobility menjadi kenyataan sehari-hari dalam bisnis bus,” ujar Oberwörder menambahkan penjelasannya. (naskah : mai/foto : daimlertruck.com)

Banner Content

Related Article