Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Bus Mercedes-benz eCitaro bertenaga listrik, kini beroperasi di luar kota, di luar kebiasaan fungsi sebagai bus perkotaan. Daimler Bus baru saja menyelesaikan 15 unit bus listrik Mercedes-Benz eCitaro Perusahaan transportasi Ludwigslust-Parchim (VLP) di barat daya Mecklenburg-Western Pomerania. Ada 45 unit bus listrik yang dipesan VLP.

 

“Fleksibilitas eCitaro kami selalu luar biasa. Kami senang bahwa eCitaro bahkan dapat membuktikan kekuatannya sebagai bus antar kota dengan peralatan yang dibuat khusus dan konsep penyebaran canggih di perusahaan transportasi Ludwigslust-Parchim,” kata Head of Marketing, Sales & Customer Service Daimler Bus, Mirko Sgodda, Kamis (12/1/23) dalam pernyataan yang diterima haltebus.com.

 

Ludwigsburg-Parchim adalah distrik terbesar kedua di Jerman. Neuhaus Office di distrik Lüneburg juga digunakan sebagai daerah layanan transportasi. VLP saat ini mengoperasikan 172 rute dengan sekitar 200 bus, dengan selesainya pemesanan 45 bus listrik ini, hampir satu dari empat bus yang ada sekarang digantikan oleh bus listrik.

 

Mercedes-Benz Bus menyerahkan 15 unit bus Mercedes-Benz eCitaro terakhir dari 45 unit bus yang dipesan VLP.

Area operasi VLP memiliki kepadatan penduduk yang rendah dan banyak desa. Kondisi ini membutuhkan jangkauan operasional yang jauh. Dengan total kapasitas baterai 378 kWh dan dua posisi colokan charger di sisi kanan atas axle depan dan belakang, teknologi baterai eCitaro bisa diandalkan. VLP, berbasis di Hagenow dekat ibu kota negara bagian Schwerin, yang mendukung implementasi operasional terdesentralisasi. Ada 49 charging station akan didirikan di 12 dari 13 lokasi operasional dengan listrik yang 100 persen berasal dari renewable energy.

 

Komitmen VLP dan mitranya juga diakui dan dihormati. Tahun ini, Managing Director Stefan Lösel menerima Penghargaan EBUS 2022. Penghargaan lingkungan nasional dalam angkutan umum menghormatinya sebagai “kepribadian industri transportasi” di bidang e-mobilitas “atas komitmen teladan dan imajinatifnya terhadap pengenalan bus bertenaga listrik di daerah pedesaan.” VLP adalah perusahaan transportasi pertama di Jerman yang beralih ke bus listrik dalam skala besar di daerah pedesaan.

 

Mercedes-Benz eCitaro yang digunakan VLP telah disiapkan secara ideal untuk keperluang mereka. Dari pengoperasian bus yang sudah dikirim terdahulu, penumpang mengapresiasi kenyamanan tempat duduk Inter Star Eco yang diproduksi inhouse dengan sabuk pengaman dua titik. Kursi dipasang pada platform di bagian depan kendaraan.

 

Panel yang nyaman untuk dinding bagian dalam yang menampilkan konektivitas WLAN dan soket USB untuk perangkat penumpang membuat Mercedes-Benz eCitaro nyaman untuk ditumpangi, walau perjalanan jauh. Pengemudi juga merasakan kursi berpemanas yang dikontrol, suhu ruangan dan kaca spion dalam yang dapat disetel secara elektrik, begitu juga fitur-fitur lainnya. Partisi di seluruh lebar pintu kabin melindunginya dari potensi infeksi. Penikmat akan menghargai sasis jalan kasar dengan peningkatan sudut pendekatan dan keberangkatan untuk medan yang menantang secara operasional.

 

Mercedes-Benz eCitaro milik VLP diperkirakan menempuh 50-60 ribu km setahun.

Pengalaman praktis VLP dengan dua tahap pertama dengan total 30 bus Mercedes-Benz eCitaro sesuai dengan harapan. Operasi VLP membuat Mercedes-Benz eCitaro terbukti bisa menjangkau jarak signifikan, terkadang melebihi 300 km dalam layanannya sehari-hari. Dengan konfigurasi yang dipilih, bus-bus itu masih kembali ke depot dengan sisa kapasitas baterai yang aman, sekitar 15 persen. Artinya, perkiraan jarak tempuh sekitar 50-60 ribu km per tahun dapat dicapai.

 

Perusahaan transportasi Ludwigslust-Parchim juga menggunakan layanan digital Omniplus On. Perencanaan, penerapan dan manajemen depot yang kompleks dikembangkan dalam kerja sama yang erat dengan para spesialis di IVU Daimler Bus.

 

Selain armada Mercedes-Benz eCitaro yang canggih dan bebas emisi, distrik Ludwigsburg-Parchim dan VLP memimpin dalam layanan transportasi di antara distrik berpenduduk jarang di Jerman. Kisaran layanan transportasi yang dikombinasikan dengan berbagai pilihan dial-a-bus telah meningkat lebih dari enam kali lipat dalam beberapa tahun terakhir. Hasilnya adalah satu bus setiap jam dalam 365 hari setahun di semua perhentian di daerah pedesaan. (Naskah : mai/Foto : damlertrucks.com)

Banner Content