(Jakarta – haltebus.com) Volvo Trucks terus memperluas jangkauannya produk truk mereka. Senin (12/12/22) pabrikan asal Swedia itu meluncurkan lagi tiga truk listrik terbaru, dari varian rigid truck. Peluncuran produk baru dalam rangka mengambil peran untuk memperluas truk bertenaga listrik, membuat lebih banyak rute transportasi di kota dan wilayah yang dilayani truk listrik.

 

“Dengan truk listrik baru ini, kami semakin memudahkan lebih banyak pelanggan untuk beralih ke listrik, dan bagi kota-kota untuk beralih ke kendaraan tanpa emisi untuk hampir semua arus transportasi. Pelanggan kami dapat membuat truk ini dibuat khusus untuk operasi khusus mereka, untuk mengurangi emisi sekaligus mendapatkan fungsi yang sama seperti truk diesel yang mereka gunakan saat ini,” ujar Presiden Volvo Trucks, Roger Alm menjelaskan.

 

Volvo menawarkan opsi baru kebutuhan transportasi bertenaga listrik yang bisa diaplikasikan di perkotaan

Truk Riid heavy duty ini memiliki kemampuan yang bisa menggantikan truk diesel

Truk listrik terbaru ini terdiri dari versi rigid dari Volvo FH, Volvo FM, dan Volvo FMX. Tawaran terbaru dari Volvo memberikan opsi perusahaan transportasi untuk mengadopsi kendaraan listrik di perkotaan dan daerah dalam transisi menuju kendaraan listrik.

 

Produksi varian baru ini akan dimulai pada kuartal pertama 2023. Truk listrik rigid dari Volvo dipersiapkan untuk menggantikan truk diesel dengan muatan berat yang menjadi pemandangan umum di banyak kota.

“Sekarang dimungkinkan untuk menggunakan truk listrik untuk tugas ini. Selain menghasilkan nol emisi gas buang, truk listrik menyediakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi pengemudi karena senyap – yang juga berkontribusi pada kota yang lebih layak huni bagi penduduk,” begitu penjelasan Volvo.

 

Volvo juga menawarkan opsi baterai, kabin dan chassis untuk truk rigid heavy duty ini. Volvo merancang truk rigid elektrik itu untuk kebutuhan berbagai angkutan khusus, termasuk distribusi barang, pengumpulan sampah dan pekerjaan konstruksi.

 

Truk rigid baru memiliki kapasitas baterai antara 180-540 kWh. Volvo Trucks menyebut, kapasitas baterai yang ditawarkan dan diaplikasikan pada truk memberikan fleksibilitas tinggi dan berbagai wilayah operasi.

 

Volvo mengklaim sebagai pabrikan kendaraan komersial pertama yang memproduksi truk listrik secara massal dan lengkap

Tak ketinggalan, truk rigid Volvo model FH, FM dan FMX ini bisa diaplikasikan untuk kebutuhan khusus

“Truk-truk ini dapat menangani semua jenis angkutan, dari muatan ringan hingga berat. Pelanggan dapat memilih kapasitas baterai yang tepat yang mereka butuhkan untuk penugasan mereka, dan dengan tidak membawa baterai lebih banyak dari yang dibutuhkan, muatan dapat meningkat. Singkatnya, kami memiliki solusi transportasi listrik yang optimal dan hemat biaya, apa pun tugasnya,” kata Roger Alm, menambahkan.

 

Volvo Trucks menegaskan, mereka menjadi satu-satunya pabrikan truk global yang memiliki produk lengkap truk listrik yang diproduksi massal saat ini. Volvo menargetkan, setengah dari total penjualan truk globalnya akan menjadi listrik paling lambat pada tahun 2030. (naskah : mai/foto : Volvo Trucks)

 

Penjualan                           : Desember 2022,

Produksi                             : Maret 2023

Driveline                            : 490 kW

Unit penggerak                 : 3 motor listrik

Baterai                                : 450-540 kWh, 5-6 baterai

Kabin                                   : Sleeper, High, X-High sleeper cab

Jarak sumbu roda            : 4300-6700

Konfigurasi Gandar          : 4x2R, 6x2R, 6x4R, 8x2R, dan 8x4R

PTO                                      : ePTO Listrik, PTO Transmisi dan PTO Elektro-Mekanis

Penjualan                           : Februari 2023

Diproduksi                          : Mei 2023:

Driveline                             : 330 kW

Unit penggerak                 : 2 motor listrik

Baterai                                : 360 kWh, 4 baterai

Kabin                                   : Kabin harian

Jarak sumbu roda            : 3900-6700

Penjualan                           : Juni 2023

Diproduksi                         : September 2023

Baterai                                : 180-270 kWh, 2-3 baterai

 

Banner Content