(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan kendaraan komersial Daimler Truck bergerak menuju menuju target bebas emisi karbon sepenuhnya di masa depan. Tak hanya memproduksi kendaraan bertenaga listrik bebas emisi, perusahaan yang berbasis di Stuttgart, Jerman itu juga sedang fokus untuk produksi kendaraan bebas emisi karbon pada 2039.
“Kami bekerja secara intensif mencapai netralitas CO₂ dan dekarbonisasi di lokasi kami di seluruh dunia dan melihat potensi besar di masa mendatang. Perluasan fotovoltaik merupakan kontribusi penting bagi strategi bisnis berkelanjutan Daimler Truck dan langkah besar menuju kemandirian energi di lokasi produksi,” ujar Sebastian Brendel yang bertanggungjawab pada Pusat Energi dan Environmental Management Daimler Trucks AG, Selasa (20/12/22) di Stuttgart.
Daimler Truck, mereka ingin mencapai produksi netral CO₂ di semua pabrik dan unit bisnis di seluruh dunia. Fasilitas yang mereka miliki di Eropa akan menjadi CO₂-netral mulai tahun ini dan seterusnya. Daimler akan memanfaatkan sumber listrik yang bersumber dari tenaga surya, angin dan pembangkit listrik tenaga air..

Michael Stark (kiri) and Johannes Martin (kanan) dari Energy Management Daimler Truck AG di atas Pabrik Kassel, 4,000 m² photovoltaic system.
‘Produksi Hijau’ dengan energi terbarukan di lini produksi Daimler salah satunya ditopang sistem fotovoltaik. Di pabrik Mercedes-Benz Jerman di Woerth, Kassel, Gaggenau dan Mannheim, serta perakitan pabrik baru yang dimulai pada musim gugur, dijadwalkan terhubung ke jaringan secara berurutan pada Mei 2023.
Saat ini, 5.400 kWp modul fotovoltaik dipasang di lokasi produksi di Jerman, yang menghasilkan hingga 5.700 MWh listrik per tahun. Ada lebih dari 13 ribu modul, yang sebagian besar dipasang di atap bangunan, memiliki luas permukaan sekitar 39 ribu m². Di pabrik Gaggenau ada 1.500 modul berkapasitas 438 MWh, di Kasel 4.400 modul dengan 1.900 MWh, di Mannheim 840 modul dengan 334 MWh dan Woerth 6.500 modul berkapasitas 3.000 MWh.
“Untuk mendorong transformasi industri kami ke depan dengan cepat, kami aktif di semua tingkatan , termasuk di luar kendaraan dan layanan yang menyertainya. Kami bekerja secara intensif untuk mencapai netralitas CO₂ dan dekarbonisasi di lokasi kami di seluruh dunia dan melihat potensi besar di sini di masa mendatang. Perluasan fotovoltaik merupakan kontribusi penting bagi strategi bisnis berkelanjutan Daimler Truck dan langkah besar menuju kemandirian energi untuk lokasi produksi,” kata Brendel menambahkan.
Daimler juga menyebutkan, sekitar 7.200 kWp[i] modul fotovoltaik telah dipasang di seluruh dunia, memungkinkan perusahaan menghasilkan sekitar 7.900 MWh listrik per tahun. Pembangkit di Chennai, India, misalnya, dapat menghasilkan sekitar 12 persen konsumsi listriknya sendiri dengan sistem PV-nya sendiri.
Di tahun-tahun mendatang, rencana itu akan semakin diperluas sehingga di masa datang ada sekitar 150 ribu kWp modul fotovoltaik dipasang di seluruh dunia. Diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 290 ribu MWh listrik/tahun. Sistem PV dengan luas total lebih dari 14.800 m² telah dipasang di AS dan Meksiko dengan perkiraan generasi tahunan sekitar 1.700 MWh. Proyek PV saat ini juga sedang dilaksanakan di pabrik lain, misalnya di Brasil, Turki, dan Afrika Selatan. (naskah : mai/foto : daimlertruck.com)














