(Jakarta – haltebus.com) Scania AB menerima pemesanan 231 unit bus 173 bus diantaranya berpenggerak hybrid dari perusahaan bus, di Kepulauan Canary, Transportes Interurbanos de Tenerife S.A.U. (TITSA). Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan pelanggan Scania dan satu-satunya operator transportasi umum di pulau Tenerife, Spanyol.
“Scania adalah perusahaan yang paling mampu beradaptasi dengan kebutuhan kami. “Kami menghargai kombinasi berbagai faktor: kualitas kendaraan, ketenangan pikiran yang diberikan oleh kontrak pemeliharaan, aksesibilitas, layanan yang dipersonalisasi dan ramah, dan tentunya penghematan bahan bakar yang sejalan dengan komitmen kami terhadap keberlanjutan dan lingkungan,” ujar Technical Director TITSA, Pedro Gómez, dalam rilis resmi Scania, Selasa (21/11/23).
TITSA sudah memiliki bus Scania 60 persen darii 600 unit armada busnya. Kesepakatan terbaru ini mencatatkan 291 unit bus Scania kombinasi penggerak diesel dan listrik. Jumlah yang terbanyak untuk bus hybrid untuk penyedia angkutan umum antara Spanyol atau Portugis.
“Keberlanjutan, pengurangan jejak karbon, dan kepedulian terhadap lingkungan secara umum merupakan nilai-nilai mendasar di Scania. Sangat memuaskan melihat semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan aspek-aspek ini, dan organisasi seperti TITSA memilih transportasi berkelanjutan,” kata Bus, Engine & Sustainability Commercial Director Scania Ibérica, Alberto Linares.
Scania memberikan garansi empat tahun, garansi baterai bus hybrid tujuh tahun. Pengiriman pesanan direncanakan dua tahun ke depan: 135 unit pada 2024 dan sisanya 96 unit pada 2025. Bodi semua bus yang dipesan dibuat oleh Castrosua. (naskah : mai/foto : scania)











