(Jakarta – haltebus.com) Perusahaan transportasi asal Inggris, National Express menguji coba bus coach listrik buatan China, Yutong GTe14 sejak akhir Februari lalu. Ini adalah perusahaan bus berjadwal pertama di Inggris yang melakukan uji coba pada bus 3-axle baterai-listrik terbaru dari Yutong. Uji coba ini adalah kerja sama kedua perusahaan untuk mengembangkan bus listrik untuk kebutuhan bus berjadwal di Inggris.
“Kami berterima kasih kepada Yutong karena mengizinkan kami menjadi operator bus terjadwal pertama di Inggris yang menguji coba bus listrik baterai tercanggih, dan kami menantikan untuk menguji model GTe14 pada layanan frekuensi tinggi kami. antara Bandara Stansted dan London selama beberapa minggu mendatang,” ujar Fleet Decarbonisation Manager for Mobico Group Tom Berry dalam pernyataan yang dirilis, Rabu (28/3/24).
National Express bekerja sama dengan Yutong, pada tahun 2020 dengan uji coba Yutong TCe12. Ini adalah bus listrik Yutong yang lebih kecil, 12 meter, pada layanan A9 National Express antara Stansted dan Stratford. Sekarang operator bus terbesar di Inggris itu meluncurkan bus listrik terbaru, terbesar dan terluas dalam layanannya dalam beberapa minggu mendatang. Sebelumnya Kedua perusahaan melakukan pelatihan dan sosialisasi paa pengemudi yang akan mengoperasikan bus listrik sepanjang 14 meter.
Selama masa uji coba empat minggu, bus coach Yutong GTe14 akan beroperasi di rute bandara yang dilayani National Express dengan frekuensi tinggi antara Bandara Stansted dan London. National Expres menyebutnya, “Memberikan pelanggan perjalanan ke dan dari ibu kota dengan perjalanan yang lebih mulus dan tenang sekaligus menghasilkan nol emisi .”

National Express untuk kedua kalinya menguji coba bus listrik Yutong. Kali ini bus listrik Yutong GTe14 diuji coba di rute berfrekuensi tinggi.
“Sebagai operator bus terbesar di Inggris, kami tahu skala dan ambisi National Express dapat membantu mendorong inovasi di pasar bus seiring kami berupaya mencapai tujuan kami untuk memiliki armada bus di Inggris yang menghasilkan nol emisi,” ujar Tom Berry lagi.
Bus Yutong GTe14 menggunakan paket baterai berkapasitas 563kWh, yang dirancang untuk menawarkan perkiraan jangkauan antara 250 dan 300 mil. Selama beroperasi, bus didukung dengan charger 140kW dengan listrik dari sumber terbarukan di Bandara Stansted, bus coach baterai-listrik ini akan beroperasi hingga 21 jam sehari dengan pengisian daya isi ulang selama waktu perhentian yang dijadwalkan di antara keberangkatan di Bandara Stansted dan waktu pengisian daya yang lebih lama di Bandara Stansted. di akhir setiap hari layanan.
“Investasi berkelanjutan Pelican dalam industri kendaraan di Inggris dibuktikan dengan peluncuran kendaraan listrik 3-axle GTe14 baru kami, yang akan diberikan kepada National Express sebagai operator pertama yang menguji kendaraan tersebut dalam pelayanan selama beberapa minggu mendatang. GTe14 bergabung dengan TCe12 dua gandar sebagai satu-satunya gerbong tanpa emisi knalpot yang tersedia di Inggris,” kata Head of Yutong UK, Ian Downie.
Rute bandara National Express antara Stansted dan London yang diuji coba dengan bus Yutong ini, memiliki catatan rata-rata 139,8 ribu mil perjalanan setiap tahun. Bersama bus coach Yutong GTe14 pada rute yang sama, diperkirakan bisa menghemat hingga 160 ton CO2e setiap tahun (mengacu pada Departement for Energy Security Inggris). Selama uji coba empat minggu diharapkan bisa menghemat 13,3 ton CO2e.
“Dengan lebih dari 180 ribu kendaraan tanpa emisi yang beroperasi di seluruh dunia, produk Yutong telah dicoba, diuji, dan dibuktikan. Kendaraan kami telah menyelesaikan pelayanan lebih dari 24,9 miliar mil,” ujar Ian Downie. (naskah : mai/foto : nationalexpress)










