(Jakarta – haltebus.com) Volvo Group dan Renault Group menyelesaikan usaha patungan yang menjadi bentuk riil kerja sama mereka untuk generasi baru van listrik. Kesepakatan penyelesaian pembentukan usaha patungan yang diberi nama Flexis SAS itu diumumkan, Jumat (22/3/24).
“Menyusul perjanjian pengikatan usaha patungan yang ditandatangani pada 6 Oktober 2023, Renault Group dan Volvo Group telah memperoleh persetujuan peraturan yang diperlukan untuk secara resmi meluncurkan perusahaan baru untuk van listrik sepenuhnya generasi berikutnya berdasarkan platform Software Defined Vehicle (SDV) dan kendaraan layanan khusus,” begitu pernyataan bersama kedua perusahaan.
Berdasarkan kesepakatan, perusahaan baru ini akan berbasis di Perancis. Baik Volvo maupun Renault berkeinginan, usaha patungan itu akan menghasilkan van listrik yang akan menjawab peningkatan kebutuhan logistik perkotaan yang memperhatikan upaya dekarbonisasi dan efisien.
Renault Group dan Volvo Group berencana akan berinvestasi masing-masing sebesar €300 juta selama tiga tahun ke depan untuk Flexi SAS.
Bersama kedua perusahaan itu, ada pula CMA CGM Group yang juga mengonfirmasi minatnya untuk investasi strategis hingga €120 juta di Flexis melalui PULSE. Dana investasi PULSE senilai €1,5 miliar untuk Flexis ditujukan agar bisa mendorong dekarbonisasi rantai nilai logistik.
Perusahaan patungan ini akan mengusung identitas perusahaannya sendiri. Keluarga baru van yang sepenuhnya bertenaga listrik dengan dilengkapi SDV akan diperkenalkan oleh perusahaan baru itu. Produksi van pertama rencananya akan dimulai pada tahun 2026.
Volvo Group, melalui area bisnisnya Renault Trucks dan Renault Group telah bekerja sama dalam pengembangan kendaraan komersial ringan selama lebih dari 35 tahun. Kerja sama ini sudah berjalan dengan distribusi kendaraan komersial Renault Master dan Trafic di jaringan keduanya.(naskah : mai/foto : renaultgroup)











