(Jakarta – haltebus.com) Mengakhiri tahun 2018, Karoseri Tri Sakti mengeluarkan kejutan. Tanpa banyak sorotan, Karoseri yang bermarkas di Tempuran, Magelang, Jawa Tengah ini melepas model baru mereka, All New Infinity yang mengikuti tren model bus yang berkembang empat tahun terakhir. Tren dua kaca depan yang sedang naik daun akhirnya diikuti seutuhnya. Model terbaru itu diproyeksikan untuk beredar di pasar bus Indonesia pada tahun 2019 ini.
“Mau gak mau kami juga ikut perkembangan tren. Awalnya kami membuat fender, yang sering disebut topi oleh orang-orang, versi kami. Tetapi ternyata banyak yang memberi masukan supaya Tri Sakti ikut tren seutuhnya,” kata Manager Desain dan Produksi, Karoseri Tri Sakti, Gunadi Abdullah kepada haltebus.com, Sabtu (19/1/19
Menurut Gunadi, pelanggan mereka dari berbagai daerah sebetulnya sudah puas dengan kualitas produk Tri Sakti. Namun, seiring perkembangan tren model bus, tak sedikit dari mereka yang mendapat masukan tentang bus berkaca dua yang tengah digemari. “Topi yang kami buat pada tahun 2017 lalu dinilai tanggung, walaupun menurut kami, pandangan dari dalam ke depan masih sangat baik,” katanya.

.jpg)

Bodi All New Infinity masih mewarisi garis model sebelumnya, Infinity dan New Infinity. Di bagian samping, garis keluarga infinity sangat kental. Potongan kaca samping hingga kaca depan yang khas masih melekat di All New Infinity. Begitu juga fender atas yang dihiasi lampu LED memanjang, masih menjadi asesoris andalan yang menarik.
Sementara di bagian depan, perubahan lampu, mengubah tampilan secara signifikan. Lampu besar yang digunakan pada pendahulunya, diubah untuk All New Infinity. Desain lampu yang ramping membuat tampilan depan terlihat sederhana tanpa mengurangi karakter maskulin yang kerap melekat pada wajah bus. Bagian depan mengingatkan kita pada model Titan yang diproduksi oleh Karoseri Tri Sakti juga. Perbedaannya, pada All New Infinity, kaca depan terlihat memanjang ke bawah sebagai konsekuensi dari kaca ganda.

Di bagian belakang, tampilan All New Infinity sama sekali berbeda dari versi sebelumnya. Bus jadi terlihat ramping dari belakang. Pada versi Infinity dan New Infinity bus terlihat lebar, besar dan gagah baik dilihat tampilah depan maupun belakang. Kini, konsep tampilan wajah depan dan belakang diubah menjadi terlihat ramping yang ditimbulkan karena pemilihan lampu. Lampu belakang yang digunakan adalah lampu yang memanjang ke atas.


Di bagian atas belakang, disematkan spoiler yang menyatu dengan bodi. Mirip gaya beberapa model bus di Indonesia, yang berkiblat pada bus-bus Eropa. Kaca belakang tanpa sudut runcing melengkapi tampilan kisi-kisi udara yang sudah disiapkan untuk bus bermesin belakang. Garis besar bodi bagian belakang ini mengingatkan kita pada bus Ecoline dari Karoseri Rahayu Santosa yang ramping.














