Menurut Stefan, setelah melalui berbagai tahapan dalam memperbaiki kualitas produknya, Karoseri Laksana memulai menjajaki tahapan baru inovasi produk. Kelas layanan bus menjadi sangat menarik di era perkembangan infrastruktur di Indonesia. Setelah beberapa inovasi dilakukan, seperti uji guling dan mulai memperkenalkan bus double-decker di tahun 2018, lanjut dia, tahun ini Karoseri Laksana membuat inovasi yang berbeda.
Berbasis Hino RN 285 versi terbaru yang cocok dengan karakter jalan tol yang panjang, Legacy Sky SR2 Suite Class versi HD Prime ini terlihat unik di bagian luarnya. Dari sisi depan dan belakang tidak ada perbedaan menyolok dengan bus Legacy Sky SR2 HD Prime pada umumnya. Tetapi di sisi samping terlihatlah dua baris ruang penumpang. “Di era sekarang (penumpang) lebih mengedepankan privasi,” kata Stefan soal bus ini.

Supervisor Research & Development Karoseri Laksana, Luthfan Satya menjelaskan rincian fasilitas yang mereka siapkan. Menurut dia, ruang penumpang dibuat tersendiri, tidak bercampur dengan penumpang lain. Kursi yang disiapkan bisa direbahkan hingga 150º, tidak rebah 180º sesuai aturan Kementerian Perhubungan. “Ada AVOD, USB charger, lampu baca di setiap tempat penumpang,” katanya.

Kamuflase dua tingkat yang dilihat dari sisi luar kendaraan, sesungguhnya cermin dari bagian dalam bus. Ada dua tingkat di sisi kiri dan kanan untuk kabin penumpang. Di ruang setinggi 1,9 meter, Luthfan dan timnya yang bertanggungjawab pada interior menyiapkan desain yang memudahkan penumpang masih ke masing-masing ruang. “(Untuk) bagian atas dan bawah. Kami memikirkan penumpang naik dan turun dengan mudah tanpa tangga dengan memperhatikan estetika,” ujarnya menjelaskan pijakan kaki yang tersedia di setiap ruang.

Direktur PT. Sinar Jaya Megah Langgeng, Teddy K. Rusli, pemilik bus pertama Suite Class, belum mau mengungkapkan rencana pengoperasian bus. Dia menyatakan, sampai saat ini masih dipersiapkan rute dan tariff yang sesuai. “Bagusnya untuk rute mana ya? Ada saran,” katanya sambil tersenyum.



Terobosan Karoseri Laksana ini membawa angin segar untuk dunia transportasi bus di Indonesia. Menurut Direktur Utama Karoseri Laksana, Iwan Arman, semakin beragam model bus yang ditawarkan, masyarakat yang akan diuntungkan. “Biarlah kita berkompetisi, sekarang kita berkompetisi yang sehat, model bus mulai banyak dan masyarakat tinggal memilih,” katanya. (naskah : mai/foto : mai)










