(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan kendaraan komersial asal Jepang, Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation yang lebih dikenal dengan FUSO merayakan 90 tahun perjalanan berkpirah di industry kendaraan komersial. Perusahaan yang kini ada di bawah bendera Daimler Truck Asia itu pertama kali diproduksi di galangan kapal di Kobe pada Mei 1932. “Saat kami merayakan 90 tahun FUSO, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pelanggan, karyawan, dan mitra kami atas kesetiaan dan dukungan mereka. Peringatan ini menandakan keyakinan berkelanjutan para pemangku kepentingan kami terhadap produk, teknologi dan layanan kami,” kata Presiden & CEO Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation, Karl Deppen, dalam pernyataan tertulis  Selasa (31/5/22).

 

FUSO menjadi merek yang ikonik dan dasar portofolio Daimler Truck Asia. Fuso menyumbang seperempat penjualan truk di grup Daimler Truck dengan pengiriman ke lebih dari 170 negara. Nama FUSO ini disarankan oleh seorang insinyur di galangan kapal, tempat bus pertama dibuat. Di Galangan kapal milik Mitsubishi itu bus tujuh meter dengan 38 kursi bermesin bensin 7 liter, enam silinder dan 100 HP dibuat. Menurut Daimler, awalnya nama FUSO mengacu pada pohon suci besar, tetapi sekarang digunakan sebagai nama untuk bunga kembang sepatu. “Dalam rangka memperingati penyerahan pertama bus tipe B46 ke Kementerian Perkeretaapian, FUSO dipilih dari antara proposal internal untuk julukannya,” begitu Daimler menjelaskan.

 

FUSO, salah satu merek Daimler Truck, rayakan hari jadi ke-90/dok. daimlertruck.com

Fasilitas Produksi Mitsubishi FUSO Truck and Bus Corporation di Kawasaki, Jepang,

FUSO Super Great line up di medium duty hingga heavy duty untuk truk besar/dok. daimlertruck.com

Seperti kendaraan pertama, nama FUSO terus digunakan untuk produk-produk utama seperti truk bermesin bensin 4-ton KT1 (1946), truk kabin besar pertama di Jepang T380 dan minibus pertama di Jepang, Rosa (1960). Jajaran produk mencakup berbagai truk dan bus kecil hingga besar memainkan peran penting di Jepang, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jepang yang tinggi pada rentang waktu 1950-an – 1970-an.

 

MFTBC, produsen kendaraan komersial bermerek FUSO, lahir ketika Mitsubishi Motors Corporation memisahkan divisi kendaraan komersialnya dari bisnis mobil penumpang pada tahun 2003. Dari sini, lalu menjadi bagian dari bekas perusahaan Daimler Chrysler. Pada tahun 2004, MFTBC bergabung dengan segmen kendaraan komersial Daimler Chrysler.

 

Saat ini FUSO memproduksi beragam kendaraan komersial truk dan bus. Mulai segmen truk/bus ringan, segmen sedang dan maupun segmen angkutan berat. FUSO juga memiliki lebih dari 170 pasar di seluruh dunia. Dengan tenaga kerja lebih dari 11 ribu karyawan, FUSO menjadi bagian integral portofolioglobal untuk truk dan bus Daimler Truck AG. FUSO juga menjadi pilar utama operasi bisnis perusahaan di Asia. “Pada tahun 2021, FUSO memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan penjualan yang signifikan dari Daimler Truck dengan penjualan unit keseluruhan lebih dari 125 ribu unit, mewakili lebih dari seperempat penjualan unit global grup,” demikian pernyataan Damlier.

 

MFTBC mendeklarasikan komitmen menghadirkan produk CO2-neutral di semua lini termasuk fasilitas produksinya.]/dok. daimlertruck.com

Desain di Mitsubishi FUSO yang advance/dok. daimlertruck.com

Laboratorium listrik tegangan tinggi, mendukung pengembangan produk kendaraan listrik FUSO/dok. daimlertruck.com

Truk di segmen light duty (ringan), FUSO Canter menjadi andalan penjualan di seluruh dunia dan memegang pangsa pasar teratas di banyak negara. Sejak peluncuran perdana pada tahun 1963, lebih dari 4,5 juta FUSO Canter telah diproduksi di seluruh dunia. Pada tahun 2021, FUSO meluncurkan generasi baru Canter dengan fitur keamanan, kenyamanan, dan desain yang canggih.

 

Afiliasi Daimler Truck di Asia juga dianggap sebagai pelopor transportasi tanpa emisi. FUSO eCanter generasi pertama, perintis light electric truck dengan lebih dari 350 unit di tangan pelanggan di Jepang, Eropa, dan Amerika Utara. eCanter telah menempuh lebih dari 4,5 juta km bebas emisi dalam transportasi harian. Sebagai hasil dari kolaborasi berkelanjutan selama lima tahun dengan pelanggan eCanter pertama dalam hal mendengarkan dan belajar, FUSO akan segera menghadirkan Next Generation eCanter yang benar-benar baru di Asia dan Eropa.

 

“Karena sektor otomotif berupaya keras untuk (menuju) dekarbonisasi, kami di MFTBC adalah bagian dari solusi. Kami menunjukkan komitmen ini dengan eCanter all-electric asli pada tahun 2017 dan model generasi berikutnya kami akan memberikan solusi e-mobilty ke lebih banyak pelanggan.,” kata Deppen.

 

Model eCanter yang akan diproduksi massal ini hadir dengan peningkatan jangkauan dan fitur keselamatan dan akan ditawarkan dengan jajaran varian yang diperluas. Rincian tentang Next Generation eCanter akan dihadirkan selama Transportasi IAA 2022 mendatang di Hanover (20. – 25.09.).

 

Salah satu pasar andalan FUSO di Asia adalah Indonesia, dengan menguasai pangsa pasar 46,7 persen./dok. daimlertruck.com

FUSO eCanter menjadi andalan baru di masa depan/dok. daimlertruck.com

Bus FUSO Aero dan Aero Queen mengisi line up produk bus besar/dok. daimlertruck.com

FUSO memainkan peran penting bagi Daimler Truck di beberapa pasar kendaraan komersial terpenting di Asia. Di Indonesia, misalnya, FUSO memiliki posisi terdepan selama lebih dari lima dekade dengan pangsa pasar 46,7 persen pada tahun 2021. Di Taiwan, FUSO memiliki pangsa pasar sekitar. 33,6 persen – menjadi pemimpin pasar selama lebih dari 30 tahun. FUSO juga menempati posisi nomor satu di Selandia Baru, di mana pulihnya permintaan, jaringan dealer yang berkembang dan masuknya model-model baru. Kondisi ini berkontribusi pada pangsa pasar 19,7 persen di negeri itu pada tahun lalu.

 

Tak hanya di Asia, FUSO juga menorehkan kisah sukses di jalanan Eropa. Di wilayah pasar EU30, FUSO mencatat volume penjualan tertinggi selama 10 tahun, mengklaim pangsa pasar teratas di segmen truk ringan hingga 10 ton, sebesar 37,1 persen. (naskah : mai/foto : dok. MFTBC)

Banner Content