Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) menerima kunjungan utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk urusan perdagangan, Richard Graham MP, Rabu (15/6/22). Kunjungan ini adalah bagian dari kunjungan balasan dari Direksi PT. Transjakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akhir bulan Mei berkunjung ke Inggris. Dalam kunjungan saat itu, Direksi PT. Transjakarta menjajaki sejumlah peluang kerja sama untuk mempercepat pengoperasian bus listrik di Jakarta.

 

Kedatangan Graham didampingi Country Director – Department for International Trade (DIT) Inggris, Oliver Richards, Country Manager Indonesia – UK Export Finance Richard Michael, Senior Trade Advisor for Infrastructure Efrizal Saputra dan Senior Trade Manager – UK Northern Powerhouse Dewi Sari. Direktur Utama PT. Transjakarta M. Yana Aditya Bersama jajaran Direksi dan manajemen Transjakarta menerima kunjungan di kantor PT. Transjakarta di Jl. MT. Haryono, Jakarta Timur.

 

Kerja sama Misi Dagang Inggris dan PT. Transjakarta dalam waktu dengan ingin menghadirkan bus listrik Switch dalam jajaran armada Transjakarta/dok. PT. Transjakarta

Utusan Khusus PM Inggris Untuk Perdagangan Richard Graham berharap hubungan kerja sama ini bisa bermanfaat/dok. PT. Transjakarta

“Saya sangat terkesan dengan komitmen kuat Transjakarta untuk melakukan dekarbonisasi transportasi publik—pemerintah Inggris siap untuk membantu misi tersebut. Kita sama-sama menantikan kedatangan bus Switch di Jakarta, dengan harapan bus-bus listrik Inggris lainnya akan menyusul. Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun jembatan yang lebih kokoh, dan bus yang lebih hijau, antara Inggris dan Indonesia,” ujar Graham.

 

Direktur Utama PT. Transjakarta M. Yana Aditya mengaku sangat senang dengan kunjungan Graham dan jajarannya. Dia berharap hubungan baik ini bisa terus berlangsung. “Hari ini kami menerima kunjungan Mr. Richard Graham selaku Utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk urusan perdagangan di Indonesia, Malaysia, Filipina dan ASEAN, beserta rombongan. Ini sebagai balasan kunjungan tim Transjakarta ke UK baru-baru ini,” ujar Yana.

 

Dalam pertemuan khusus, Richard Graham dan rombongan membahas rencana pengadaan bus listrik untuk PT. Transjakarta. Rencana transisi bus diesel ke bus listrik ini sendiri di dukung penuh oleh Graham. Dia menjembatani pertemuan antara pihak-pihak terkait di Inggris dan di Indonesia dalam transisi menuju bus listrik. Tahun lalu, melalui sebuah pertemuan virtual antara pemangku kepentingan di Jakarta dan London juga disponsori oleh Graham dan Kantor Pedagangan Inggris di Jakarta.

 

Direktur Utama PT. Transjakarta M. Yana Aditya menyambut baik kunjungan balan ini/dok. PT. Transjakarta

Bus medium Siwtch Mobility : Solo/dok.switchmobility.tech

Lebih dari tiga tahun lalu, upaya untuk menjembatani industri bus di Indonesia dan Inggris sudah dilakukan. Pemerintah Inggris memiliki hubungan sejarah yang erat dengan transportasi di Indonesia. Bus-bus tingkat yang pernah beroperasi di Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia adalah bus yang dipasok pabrikan Inggris dan didatangkan melalui skema kerja sama. Kini, setelah lebih dari 30 tahun, kerja sama kedua negara di bidang transportasi mulai merekat kembali. (naskah : mai/foto : dok. PT. Transjakarta)

Banner Content