Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Enel X, Anak perusahaan energi asal Italia, Enel, menandatangani kerja sama dengan Arrival untuk pengujian bus listrik di Italia. Kerja sama itu untuk mendorong transportasi listrik semakin meluas dengan solusi yang kompetitif.

 

“Kemitraan dengan Arrival adalah langkah penting lainnya untuk mencapai tujuan kami dalam mengejutkan transportasi publik secara global. Otoritas transportasi umum menghadapi tantangan signifikan dalam membuat kota lebih cerdas dan lebih berkelanjutan. Dengan menawarkan solusi transportasi publik kami dengan pengalaman global kami selama bertahun-tahun, bersama-sama ingin memberikan dukungan yang solid untuk mewujudkannya,” kata CEO Enel X, Francesco Venturini,  dalam pernyataan yang dirilis Arrival dari London, Rabu (15/6/22).

 

Sebelum bisa beroperasi di jalan raya, Arrival melalui serangkaian tes dengan standar Uni Eropa

Arrival mengembangkan desain dan manufaktur bus modern yang berbeda dari kebanyakan perusahaan bus

Arrival pendatang baru di kendaraan listrik, memiliki konsep unik dalam desain sekaligus manufaktur kendaraan listrik. Perusahaan asal Inggris ini mempelopori Microfactories yang sarat dengan teknologi dan menawarkan efisensi produksi kendaraan. Selain bus, Arrival juga mengembangkan van listrik berbasis baterai.

 

Dalam kerja sama dengan Enel X, disepakati bahwa pengujian akan dilakukan oleh Enel X berdasarkan matriks analisis yang dikembangkan sendiri, untuk melihat semua fitur utama Bus Arrival. Tes akan dilakukan di Italia, di sirkuit Vallelunga. Di sirkuit itu ada layanan dan solusi pengisian listrik canggih Enel X Way akan digunakan untuk mengisi listrik bus yang diuji. Keberhasilan tes ini, menurut Arrival, akan menjadi blok bangunan utama bagi Enel untuk memasukkan bus Arrival dalam portofolio solusi elektrifikasi globalnya.

 

“Bus Arrival terlihat sangat menjanjikan. Bus adalah sarana transportasi berteknologi maju yang, jika diintegrasikan dalam penawaran nilai kami, berpotensi menyediakan operator dan pengguna akhir dengan pengalaman pelanggan terbaik,” ujar Venturini.

 

Kolaborasi kedua perusahaan ini memungkinkan Enel X memperkuat portofolio penawarannya untuk otoritas transportasi publik secara global. Kerja sama akan memberikan dorongan besar mencapai target Enel agar bisa mencapai lebih dari 20 ribu bus listrik yang mereka layani pada tahun 2030. Saat ini, Enel X adalah pemasok solusi e-bus terbesar di dunia di luar China.

 

Arrival menawarkan teknologi tinggi untuk produk kendaraan dan solusi e-mobility

Lantai rendah dan ruang di dalam bus yang lapang salah satu inovasi yang ditawarkan Arrival

Enel X mengoperasikan lebih dari 3.200 bus listrik secara global. Solusi bus listrik Enel X bersifat modular dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan dan ditawarkan melalui model bisnis yang berbeda. Enel X memberikan tawaran opsi leasing. Ada beragam produk dan layanan, termasuk layanan turnkey end-to-end yang lengkap e-Bus as a Service. Solusi turnkey lengkap terdiri dari : dukungan desain yang komprehensif, kendaraan, opsi pembiayaan, penyewaan baterai (battery as a service), platform sistem manajemen yang disesuaikan (termasuk software pengisian listrik pintar yang dikembangkan sendiri), solusi infrastruktur pengisian daya yang disediakan oleh Enel X Way, pembangunan depot, sumber energi terbarukan, integrasi pembangkit listrik virtual, termasuk skema respons permintaan dan layanan smart mobility.

 

“Kami sangat senang bermitra dengan Enel X dan Enel X Way untuk membantu operator bus dan kota-kota di seluruh dunia mempercepat transisi ke kendaraan listrik, membawa udara yang lebih bersih ke kota-kota,” kata President of Arrival Avinash Rugoobur.

 

Simple dan Accesable membawa pengalaman baru untuk operator dan penumpang bus adalah ide desain Arrival

Desain interior Arrival fleksibel memberikan keleluasan, lantai rendahnya memudahkan pengaturan ruang

Arrival baru-baru ini mencatat sejarah penting dengan mengantongi sertifikasi Uni Eropa dan menerima European Whole Vehicle Type Approval (EUWVTA). Pencapaian itu, menandai langkah penting menuju bus Arrival yang bisa membawa penumpang di jalan umum di Inggris dan Eropa. Permintaan akan teknologi tanpa emisi tumbuh secara global, didorong oleh konsumen, pemerintah, dan investor. Arrival ingin memperkuat transisi hijau dan menjadikan kota-kota di berbagai tempat lebih baik untuk ditinggali, dengan mengembangkan ekosistem mobilitas yang benar-benar berkelanjutan dan adil, menciptakan udara bersih bagi masyarakat di seluruh dunia.

 

“Bus listrik kami bertujuan untuk menetapkan standar baru dalam pengalaman penumpang sekaligus mengurangi biaya bagi operator. Dengan memproduksi kendaraan kami di pabrik mikro lokal, kami mendorong transisi hijau global yang adil, membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, menggunakan pemasok lokal, dan membangun kendaraan yang dirancang untuk pasar lokal,” ujar Rugobur. (naskah : mai/foto : Arrival)

Banner Content