(Jakarta – haltebus.com) Pasukan Pemadam Kebakaran Kuwait membeli Irizar i6S yang sepenuhnya dibuat khusus untuk Kementerian Dalam Negeri dan pejabat tinggi mereka. Bus yang dibuat ekslusif ini,  akan digunakan kendaraan tersebut pada acara-acara khusus seperti acara nasional dan internasional. “Bus sepanjang 12,2 meter dengan chassis Mercedes ini telah dirancang khusus dengan dekorasi unik dan tata letak kursi yang disesuaikan dengan kebutuhan Pasukan Pemadam Kebakaran Kuwait dan memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna,” demikian informasi yang disampaikan Irizar, Jumat (1/6/22).

 

Bus Irizar i6S memiliki beberapa keunikan. Interiornya didesain dengan perabotan kayu, ada meja Corian, dapur dengan kulkas tambahan dan coffe maker, toilet tersembunyi. Ada juga port USB untuk semua kursi penumpang. Ada beberapa outlet daya listrik universal 220V yang disediakan, pijakan kaki di beberapa kursi dan jendela ekstra gelap.

 

Kursi paling menonjol di dalam bus

 

Khusus area servis

Ruang rapat berjalan

Kursi dengan sandaran

Sistem pendingin udara Hispacold kapasitas maksimum untuk suhu di atas 50º C menyesuaikan kondisi Kuwait yang suhu udaranya tinggi khas Kawasan Timur Tengah. Sistem pemurnian udara eCo3 untuk menghilangkan virus dan bakteri juga menjadi fitur menarik lainnya.

 

Selanjutnya, konfigurasi bagian belakang kendaraan dirancang sebagai ruang pertemuan dengan ruang yang memiliki tujuh kursi dan meja tengah untuk memenuhi semua kebutuhan khusus klien. Di Indonesia konfigurasi semi caravan dan bisa digunakan untuk rapat di atas bus seperti ini kerap dipesan baik operator bus, instansi maupun keperluan pribadi.

 

“Kapasitas kami untuk personalisasi tanpa batas telah menghasilkan Irizar i6S Premium ini yang disesuaikan dengan persyaratan Pasukan Pemadam Kebakaran Kuwait. Dan itu dimungkinkan berkat kolaborasi distributor umum Mercedes-Benz di Kuwait, AL Mulla Automobiles for Buying & Selling Cars Co. dan Mohamed Abdul Mohsin Kharafi & Sons Co. yang dengannya Irizar terus memperluas pasar mereka di negara-negara Arab,” begitu Irizar menjelaskan pesanan bus di Kuwait. (naskah : mai/dok. irizar.com)

Banner Content