(Jakarta – haltebus.com) Kota Poznań melalui operator angkutan umum MPK Poznań menandatangani kontrak pembelian hingga 25 unit bus listrik berbahan bakar hidrogen. Bus yang akan dipasok oleh Solaris Bus & Coach itu adalah Solaris Urbino 12 Hidrogen.

 

“Poznań berinvestasi dalam teknologi bersih, dalam inovasi, dan di masa depan. Pesanan besar ini menempatkan operator (MPK Poznań) di antara operator transportasi umum paling modern di Eropa, yang pertama dan terutama fokus pada udara bersih di kota-kota dan meningkatkan kualitas hidup generasi berikutnya. Urbino 12 Hidrogen ini hanya memancarkan uap air,” kata CEO Solaris Bus & Coach Javier Calleja saat penandatanganan kontrak Rabu (26/10/22).

 

Solaris Bus & Coach menyediakan bus bebas emisi berbasis fuel cell hidrogen

Pada tahap awal, MPK Poznań membeli 15 bus listrik berbahan bakar hidrogen. Tetapi dalam kontrak kerja sama pembelian ada kesepakatan opsi untuk menambah pesanan hingga 10 unit bus lagi. Investasi ini adalah subsidi dalam program Green Public Transport yang diluncurkan National Fund for Environmental Protection and Water Management.

 

MPK Poznań sudah memiliki 58 bus listrik yang dipasok oleh Solaris. Jumlah itu setara dengan hampir 20 persen dari seluruh armadanya. Penambahan hingga 25 bus listrik  Urbino 12 Hidrogen akan menambah rasio ketersediaan armada bus listrik mereka. Solaris Urbino 12 Hidrogen akan bergabung dengan armada zero emission Poznań pada paruh kedua 2023.

 

“Kami memiliki harapan besar terkait dengan kendaraan ini dan saya sangat yakin bahwa bus-bus ini akan berhasil memainkan perannya. Kami membutuhkan 30 persen dari armada kami untuk menjadi zero emission pada tahun 2028. Sekarang kendaraan zero emission 18 persen dari armada kami, tetapi setelah pengiriman bus hidrogen, jumlah ini akan meningkat menjadi sekitar 25 persen,” ujar CEO MPK Poznań, Krzysztof Dostatni.

 

“Transportasi umum di Poznań memasuki era hidrogen. Ini adalah momen bersejarah bagi angkutan umum kota yang semakin ramah lingkungan. Pada saat yang sama, ini menandai langkah penting lainnya di jalan menuju netralitas iklim yang kami upayakan untuk dicapai secara konsisten dengan menerapkan dan mendukung langkah-langkah hijau,” kata Walikota Poznań, Jacek Jaśkowiak.

 

Kiri ke Kanan : Marek Grzybowski (Deputy CEO for Technical Affairs, MPK Poznań sp. z o.o), Krzysztof Dostatni (CEO MPK Poznań sp. z o.o.), Jacek Jaskowiak (President of the City of Poznań), Javier Calleja (CEO of Solaris Bus & Coach sp. z o.o.)

Penandatanganan kontrak kerja sama pembelian bus listrik Hidrogen untuk Kota Poznań

Model Urbino 12 Hidgrogen yang dipesan MPK Poznań menggunakan hidrogen yang diubah menjadi listrik dengan fuel cell. Tenaga listrik yang dibutuhkan bus dibangkitkan oleh fuel cell dengan bahan bakar hydrogen. Tangki hydrogen ditempatkan di atap.

 

Solaris menyebut, reaksi kimia yang terjadi di fuel cell sangat bersih, produk sampingannya adalah air dan panas. Daya jelajah bus dan pengisian bahan bakar yang singkat menjadi keunggulan sistem propulsi listrik fuel cell berbasis hidrogen. Bus bisa menempuh jarak sedikitnya 350 km dengan tangki penuh, pengisian bahan bakarnya hanya 10 menit, tergantung infrastruktur pengisiannya.

 

Solaris Urbino 12 Hidrogen dilengkapi fuel cell yang bisa menghasilkan listrik 70 kW, dan lima tangki hidrogen dengan total kapasitas 1.560 liter. Komponen sistem hidrogen, diklaim Solaris memiliki sistem keamanan tertinggi. Solaris Urbino 12 Hidrogen juga dilengkapi baterai traksi Solaris High Power yang relatif kecil ukurannya. Baterai akan mendukung fuel cell saat tenaga listrik yang lebih besar dibutuhkan dalam operasional bus. Unit penggerak akan menjadi motor listrik sentral.

 

Solaris menjanjikan keamanan dan kenyamanan penumpang bersama Solaris Urbino 12 Hidrogen

Bus Hidrogen Solaris Urbino 12

Di sisi interior, Solaris menyatakan, “Akan menampilkan peralatan standar tinggi, mirip dengan yang tersedia di bus armada MPK. Poznań (sebelumnya). Bus juga dilengkapi AC dengan efisiensi tinggi dan sistem informasi penumpang yang komprehensif. Ada pula sistem pengawasan video yang memantau pergerakan bus. MPK Poznań melengkapi bus dengan port USB pengisianbaterai gawai, 31 kursi, termasuk 10 kursi dengan untuk akses penumpang yang lebih mudah.

 

Solaris menyatakan, peminat propulsi listrik berbasis fuel cell hidrogen meningkat. September lalu, Solaris meluncurkan bus gandeng bertenaga listrik berbasis hidrogen, Solaris Urbino 18 Hidrogen. “Peminat teknologi ini di kalangan operator Eropa telah meningkat dari bulan ke bulan seperti buku pesanan untuk kendaraan ramah lingkungan. Sejauh ini, Solaris telah mengirimkan 62 bus hidrogen ke operator transportasi dari Italia, Jerman, Belanda, Swedia, Prancis, dan Polandia,” demikian Solaris menjelaskan. (naskah : mai/foto : dok. Solaris Bus & Coach)

Banner Content