(Jakarta – haltebus.com) MAN Bus merilis keberhasilan salah satu model bus andalan untuk transisi menuju kendaraan listrik. Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (1/2/24), bus listrik perkotaan MAN Lion’s City E terdaftar sebanyak 780 unit di Eropa (EU27+3) pada tahun 2023. Catatan eBus MAN ini berhasil menempatkan MAN Truck & Bus di posisi teratas di pasar bus listrik Eropa, dengan pangsa pasar sekitar 13,3 persen.

 

Angka penjualan eBus MAN di Eropa juga menunjukkan hal yang sama dengan total penjualan 771 eBus pada 2023, hampir tiga kali lipat angka penjualan MAN Lion’s City E dibandingkan tahun sebelumnya, 263 eBus pada 2022.

 

“Kami senang dengan keberhasilan ini, yang merupakan hasil dari para pelanggan kami, dan juga berkat upaya tak kenal lelah dari tim bus kami. Di tahun baru ini, kami jelas ingin terus mendorong transformasi menuju mobilitas berkelanjutan dan meningkatkan penjualan bus baterai-listrik,” ujar Head of Bus MAN Truck & Bus, Barbaros Oktay.

 

Operator transportasi publik di Jerman RSV juga memesan banyak bus listrik MAN Lion’s E

Salah satu pelanggan MAN, operator bus Norwegia, Unibuss.

MAN menyatakan terus berkomitmen pada Perjanjian Iklim Paris. Bersama-sama menggandeng mitra dan pelanggan, MAN mendorong mobilitas berkelanjutan dengan mempertimbangkan perlindungan lingkungan dan iklim.

 

Dalam catatan registrasi bus listrik di kawasan Eropa, MAN tidak hanya pemimpin pasar secara keseluruhan, tetapi juga teratas di pasar eBus nasional Jerman (245 Lion’s City E didaftarkan pada 2023), Swedia (126 eBus diregistrasi), Belgia (69 eBus diregistrasi) ), Austria (26 eBus diregistrasi) dan Slovenia (8 diregistrasi).

 

“Dalam hal jumlah, pasar di Jerman, Swedia, Spanyol, Norwegia dan Belgia memimpin persaingan. Hampir 80 persen dari seluruh MAN Lion’s City E terdaftar di Eropa tahun, lima negara ini sedang menuju ke arah penyediaan transportasi umum yang aman, andal, dan yang terpenting, berkelanjutan,” kata Head of Sales & Product Bus MAN Trucks & Bus, Robert Katzer menambahkan.

 

MAN Truck & Bus berkomitmen menghadirkan transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan.

MAN Lion’s City E tersebar di 27 + 3 negara di Eropa

Di luar itu masih ada pertumbuhan pasar eBus, seperti di Spanyol dan Norwegia, yang tumbuh sangat kuat tahun lalu, dalam hal total pendaftaran. Ada pendaftaran baru eBus MAN 76 Lion’s City E di Norwegia dan 93 eBus di Spanyol. Di negeri matador itu, MAN Lion’S City tersebar di Alicante, Bilbao, Málaga, San Sebastián dan Valencia. EBus dipesan oleh perusahaan transportasi Auto Periferia S.A., anak perusahaan Grupo Ruiz Spanyol.

 

Skandinavia juga dianggap sebagai salah satu pionir electromobility. Di Swedia, Norwegia dan Denmark, ada 230 bus kota MAN bertenaga listrik yang telah didaftarkan pada tahun anggaran lalu. MAN berhasil meluncurkan 76 eBus di ibu kota Norwegia, Oslo, hanya di Desember saja, ada 59 bus solo dan 17 bus gandeng yang dipesan operator transportasi : Unibuss. Perusahaan itu memilih MAN Lion’s City E untuk meningkatkan keseimbangan CO2 di transportasi umum secara signifikan.

 

Operator Jerman, SYLT memesan lima bus listrik MAN Lion’s City E.

MAN menyediakan solusi charger untuk perusahaan pemilik armada bus listrik.

“Lion’s City E kami yang ke-1000, yang memulai jalur produksi di pabrik MAN Polandia di Starachowice pada September 2023, hampir tiga tahun setelah dimulainya produksi seri, juga beroperasi di wilayah Madrid dan Spanyol,” kata Katzer.

 

MAN Lion’s City E juga dinobatkan sebagai Bus of the Year 2023 oleh juri internasional “Bus & Coach of the Year”. Juri ahli internasional juga memilihnya sebagai Sustainable Bus of the Year 2024. (naskah : mai/foto : mantruckandbuses.com)

Banner Content