(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan kendaraan komersial, Scania, meluncurkan program truk otonom yang diberi nama Autonomous Commercial Pilot Programme. Dalam pernyataan yang dirilis Selasa (13/3/24), otomatisasi operasional untuk truk ini didukung oleh kerja sama dengan Plus. Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu akan mengintegrasikan teknologi SuperDrive™ Level 4 yang sepenuhnya otonom ke dalam kendaraan Scania dan TRATON Group.

 

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan solusi otonom yang sepenuhnya terintegrasi. Ini berarti teknologi yang dipasang dan didukung langsung dari pabrik dan solusi yang dirancang untuk dioperasikan oleh pelanggan kami dalam infrastruktur dan alur operasional yang ada,” kata Vice President & Head of Autonomous Solutions Scania, Peter Hafmar.

 

Peluncuran program truk otonom Scania diluncurkan pada Senin 12 Maret 2024 untuk memperluas pengembangan strategis solusi transportasi hub-to-hub. Sebagai bagian dari TRATON Group, Scania mengaplikasikan teknologi SuperDrive™ Level 4 yang sepenuhnya otonom dari Plus dalam Autonomous Commercial Pilot Programme.

 

Scania Autonomous

Scania memulai pengujian operasional harian di pelanggan untuk Autonomous Commercial Pilot Programme dengan target akan memproduksi massal truk otonom di masa mendatang.

Scania menyatakan, Autonomous Commercial Pilot Programme adalah bagian dari peningkatan fokus dengan membangun pengujian berbasis pelanggan untuk mendemonstrasikan teknologi hub-to-hub. Bersama pelanggan, Scania ingin menciptakan konsep operasional terukur yang memberikan nilai nyata dalam operasional sehari-hari pelanggan mereka.

 

Peluncuran dan pengumuman kali ini menjadi tahapan terbaru dalam perjalanan Scania Autonomous. Perusahaan itu, sudah menguji solusi transportasi otonom di jalan-jalan Swedia sejak tahun 2021. Rencana memperluas operasional sebagai proyek percontohan dengan pelanggan di negara-negara Eropa dimulai pada 2024.

“Dengan memperluas program hub-to-hub otonom, kami mengambil posisi terdepan dalam menyediakan solusi otonom kepada pelanggan kami,” kata Peter Hafmar.

 

Truk Scania Otonom, dilengkapi dengan sistem penggerak otonom Level 4 Plus sudah diuji di jalan umum di Eropa, dengan pengemudi di dalamnya untuk alasan keselamatan selama pengujian. Kedua perusahaan, Scania dan Plus, akan melakukan uji coba operasi komersial dengan armada truk. Selanjutnya, Scania akan memulai produksi massal dan aplikasi komersial global dalam skala besar.

 

Scania Autonomous

TRATON GROUP bersama Plus menjalankan Autonomous Commercial Pilot Programme untuk Scania dengan teknologi SuperDrive™ Level 4 yang otonom sepenuhnya.

“Plus sangat senang dipilih oleh Scania sebagai mitra teknologi otonomi jangka panjang mereka. Kami akan memanfaatkan pengalaman kami dalam menerapkan perangkat lunak penggerak otonom kami yang sangat modular dan fleksibel secara global untuk membantu mempercepat pengembangan truk otonom berkinerja tinggi yang akan terintegrasi dengan aman dan mudah ke dalam operasi pelanggan dan diterapkan secara komersial dalam skala besar,” ujar COO dan Co-Founder Plus, Shawn Kerrigan.

 

Peter Hafmar menambahkan, “Kami melihat otonomi sebagai bagian penting dari penawaran kami untuk serangkaian solusi transportasi yang aman, efisien dan berkelanjutan yang dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing pelanggan, sesuatu yang semakin diperkuat oleh kemitraan TRATON Group dengan Plus.” (naskah : mai/foto : scania.com)

Banner Content