(Jakarta – haltebus.com) Pembuat bus listrik yang memilili spesialisasi teknologi dan energi asal Belanda, Ebusco menandatangani kontrak dengan Verkehrsbetriebe St. Gallen (VBSG). Kontrak pembelian ini diumumkan Jumat (15/3/24) dari Deurne, Belanda, sekaligus menandai diperkenalkannya Ebusco 3.0 ke lanskap pegunungan Swiss. VBSG membeli 12 bus Ebusco 3.0 varian 12 meter yang rencananya akan dioperasikan pada 2025.
“Dengan tatanan baru ini, kami mengambil langkah signifikan menuju tujuan kami menjadi netral iklim pada 2050. Kami sangat menantikan kemitraan kami dengan Ebusco, dengan sangat yakin bahwa Ebusco 3.0 mewakili pilihan optimal untuk menghadirkan transportasi yang bersih dan berkelanjutan di seluruh wilayah kami. Kami yakin bahwa kemitraan ini tidak hanya akan bermanfaat bagi komunitas kami tetapi juga berkontribusi terhadap masa depan yang lebih hijau dan ramah lingkungan,” kata CEO VBSG, Ralf Eigenmann
Pesanan 12 bus Ebusco 3.0 yang dipesan berlantai rendah, tiga pintu dan memiliki baterai lebih dari 350 kWh. Dengan konfigurasi ini, bus diharapkan bisa menempuh jarak sekitar 60 ribu km per tahun dengan rute pemandangan pegunungan St. Gallen.
Swiss menjadi negara terbaru pelanggan Ebusco 3.0. Menandai perjalanan Ebusco 3.0 melampaui batas, baik secara harfiah maupun kiasan. Ebusco menyatakan, Ebusco 3.0 memasuki Swedia, Norwegia, Denmark, Belanda, Belgia, Jerman, Prancis, dan sekarang Swiss. Perjalanan ke Swiss menandai pertama kalinya Ebusco 3.0 dioperasikan di daerah pegunungan. Karakteristik Ebusco 3.0, seperti efisiensi energi dan kemampuan manuvernya yang luar biasa, menjadikan bus ini sangat cocok untuk lanskap curam dan oleh karena itu merupakan pilihan sempurna untuk VBSG.
“Untuk Ebusco 3.0 tidak ada gunung yang cukup tinggi untuk didaki. Gallen menampilkan pemandangan yang menakjubkan, dan kami mendapat kehormatan untuk menambah keindahannya dengan bus kami. Kami sangat yakin bahwa Ebusco 3.0 akan sekali lagi unggul dalam kinerja dan menyediakan transportasi berkelanjutan dan andal bagi St. Gallen untuk tahun-tahun mendatang,” ujar Sales Director Ebusco, Patrick Oosterveld.
Swiss telah lama mempertahankan udara bersih. Tidak mengherankan jika udara terbersih di dunia dapat ditemukan di negara ini. Sesuai dengan Perjanjian Paris, Swiss mengembangkan strategi iklim jangka panjang, dengan menargetkan emisi nol bersih pada 2050. Selaras dengan strategi negaranya, VBSG telah menetapkan tujuan menjadi netral iklim pada 2050. Sekarang, perusahaan itu sedang dalam proses mengubah seluruh armada ke driveline listrik dan menjadi netral iklim. Dengan pemesanan bus listrik baru, Ebusco dan VBSG bersama-sama berkontribusi untuk memenuhi target regional dan nasional. (naskah : mai/foto : ebusco.com)











