(Jakarta – haltebus.com) Operator transportasi APAM Esercizio S.p.A. dari kota Mantua, Italia, memesan lima bus modern bertenaga hidrogen, Solaris Urbino 12 Hydrogen. Kota yang terletak di wilayah Lombardy itu menargetkan solusi hidrogen untuk upaya dekarbonisasi wilayahnya, dan pengiriman bus yang dipesan dijadwalkan di akhir tahun 2025.
“Hal ini sejalan dengan pesanan terbaru yang diterima Solaris, untuk lima bus bertenaga sel bahan bakar hidrogen. Perlu dicatat bahwa provinsi Mantua berpartisipasi dalam proyek pembentukan Lembah Hidrogen. Pada akhirnya, proyek ini mengasumsikan produksi lebih dari 1.500 ton hidrogen dari sumber terbarukan per tahun,” begitu penjelasan Solaris Bus & Coach, Jumat (15/3/24).
Solaris Bus & Coach menyatakan, fitur utama Solaris Urbino 12 Hydrogen adalah fuel cell 70 kW berbahan bakar hidrogen. Hidrogen akan disimpan dalam lima tangki komposit yang ditempatkan di atap kendaraan. Bus-bus sepanjang 12 meter itu akan dilengkapi dengan motor listrik pada axle penggeraknya, dengan energi yang dihasilkan dalam fuel cell. Berkat teknologi ini, bus hanya akan mengeluarkan uap air ke lingkungan.
Pesanan APAM Esercizio dari Mantua bukan pesanan pertama untuk Italia. Sejak beberapa tahun terakhir, posisi Solaris di Semenanjung Italia sudah kokoh. Ada berbagai kota sudah memesan bus-bus listrik dan ramah linkungan dari Solaris. Ada pemesanan 105 bus listrik untuk Milan, 112 trolley bus articulated (gandeng) untuk AMT Genova, ada juga pesanan 130 bus hidrogen Urbino 12 untuk TPER di Bologna. Masih ada pula 90 bus hidrogen untuk Azienda Veneziana della Mobilita.
Solaris Bus & Pelatih sp. z o.o. adalah salah satu produsen bus kota dan antar kota yang menyasar pasar di Eropa. Perusahaan yang bebrasis di Polandia ini belakangan fokus pada pengembangan bus tanpa emisi, seperti bus listrik baterai, bus listrik hydrogen fuelcell serta trolley bus. Mereka memiliki rangkaian produk tanpa emisi terluas di pasar Eropa yang diklaim Sloaris terdepan di segmen bus listrik dan ramah lingkungan. Dalam catatan Solaris, mereka meraih pangsa pasar sebesar 15,2 persen.
Di luar itu, hampir 25 ribu bus Solaris telah dikirimkan sampai sekarang dan beroperasi di 850 kota besar dan kecil di 33 negara di seluruh Eropa dan sekitarnya. Solaris sendiri adalah bagian dari Grup CAF Spanyol (Construcciones y Auxiliar de Ferrocarriles) S.A.
Dari mulai konsep hingga tahap desain dan manufaktur, semua bus Solaris diproduksi di Polandia. Selain itu, seluruh aktivitas yang dilakukan oleh pabrikan sejalan dengan misi merek, yang tercermin dalam moto “Kami mengubah citra angkutan umum”. Solaris juga secara aktif bermitra dengan operator angkutan umum dan memberikan dukungan komprehensif kepada mereka dalam transisi menuju zero emission mobility. (naskah : mai/foto : solarisbus.com)












