(Jakarta – haltebus.com) Daimler Bus menampilkan Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range di Mobility Move 2024, di Berlin. Bus itu dipamerkan dalam rangkaian pameran dagang dan konferensi yang kali ini berfokus pada bus listrik yang diadakan dari Asosiasi Perusahaan Transportasi Jerman (Verband Deutscher Verkehrsunternehmen-VDV). Tak hanya bus, Daimler Bus memamerkan rangkaian solusi untuk operasional bus listrik yang komprehensif memudahkan pengoperasian para operator bus. Acara ini juga menjadi pertemuan industri transportasi yang penting di Jerman, menjadi wadah kumpulnya para profesional dari operator transportasi di seluruh Jerman setiap tahun untuk mendapatkan informasi dan bertukar ide tentang perkembangan terkini dan solusi electromobility.
“Tahun ini dalam Mobility Move Daimler Bus, untuk pertama kalinya, akan menghadirkan Mercedes-Benz eCitaro G Fuel Cell extender range, ini adalah bus gandeng listrik dengan hydrogen fuel cell sebagai perluasan jangkauan. Pengunjung industri juga dapat mempelajari penawaran layanan digital ekstensif dari Omniplus On serta sistem e-mobility dari Daimler Buses Solutions. Head of Sales & DACH eSystems Project untuk eMobility dan infrastruktur charger Daimler Buses Solutions, Nils Richert memberikan presentasi tentang “Desain keseluruhan untuk transisi ke penggerak alternatif,” begitu pernyataan Daimler Bus akhir Februari lalu.
Daimler Bus menawarkan keunggulan Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range sebagai bus fuel cell dari Mercedes-Benz Bus yang memiliki kapasitas penumpang besar dan jangkauan jauh. Kemampuan baterai NMC3 berperforma tinggi dan generasi terbaru fuel cell-nya meningkatkan jangkauan hingga 400 km dengan sekali pengisian daya. Masih ada pula fitur dan perlengkapan keselamatan di kompartemen penumpang serta menjadi tempat bekerja yang nyaman bagi pengemudi.

Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range yang ditawarkan Daimler Bus dalam Mobility Move 2024 juga dibarengi dengan Omniplus dan turnkey ekosistem e-mobility.
Daimler Buses Solutions juga menawarkan ekosistem e-mobility sebagai turnkey dalam satu sumber. Daimler Buses Solutions menyediakan paket ekosistem yang mendukung operasional bus listrik, tak sekedar menjual unit-unit bus saja. Daimler Bus juga menawarkan layanan Omniplus yang menyediakan layanan digital untuk efisiensi dan keamanan armada yang lebih baik dengan manajemen pengelolaan armada.
Bus Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range, yang dipamerkan adalah bus listrik articulated (gandeng) tiga pintu yang juga dilengkapi dengan empat paket baterai lithium-ion generasi terbaru (NMC3) dengan total kapasitas baterai 392 kWh. Ada juga pilihan dengan versi tiga paket baterai.
“Baterai NMC3 memiliki kandungan energi yang sangat tinggi dan sangat tahan lama. Pengisian daya dilakukan menggunakan soket pengisi daya yang terletak di kanan dan kiri di atas roda depan. Secara opsional, soket pengisi daya di bagian depan atau belakang juga dimungkinkan. Output pengisian maksimum adalah 150 kW,” begitu Daimler menjelaskan.
Pasokan hidrogen untuk fuel cell 60 kW disediakan oleh enam tabung H2 (ada opsi tujuh tabung) masing-masing berkapasitas lima kilogram, yang dipasang di atap kendaraan bagian depan. Tangki hidrogen diisi bahan bakar di sisi kanan di atas axle kedua searah perjalanan. Berkat kombinasi baterai berperforma tinggi dan fuel cell, eCitaro G bisa menjangkau 400 km.

Fuel Cell pegembangan terbaru Daimler B yang tertanam pada Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range.
Daimler Bus juga melengkapi bus listrik gandeng itu dengan dua axle penggerak, baik di axle tengah maupun belakang bus gandeng. Penggerak yang menjadi standar adalah portal axle lantai rendah dengan motor listrik yang terletak dekat dengan roda. Motor listriknya menghasilkan tenaga 141 kW per roda dan torsi mencapai 494 Nm. Dengan rasio gigi yang tetap, bisa menghasilkan torsi luar biasa sebesar 11 ribu Nm per roda. Daimler menyebut, konfigurasi itu untuk memastikan traksi tinggi dan kinerja luar biasa, khususnya jika melewati di tanjakan yang tinggi.
Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range range juga diklaim Daimler Bus aman, nyaman dan ramah lingkungan. Dicat dengan logam antrasit yang dikenal tahan korosi. Desain menarik baik luar maupun dalam, sistem body kneeling, display tujuan besar, tyre pressure management (TPM), sensor cahaya saat hujan, serta teknologi LED untuk jarak rendah dan tinggi, lampu menikung, lampu kabut depan, dan DRL. Instalasi modul baterai, fuel cell dan sistem hidrogen di atap, Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range hadir sebagai standar dengan sistem kontrol roll & pitch untuk chassis.
Peralatan keselamatan pada Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell articulated extender range pada Mobility Move 2024 juga diperkenalkan. Selain Electropneumatik Braking System (EBS) dan Traction Control System (ASR), ada juga Sideguard Assist dan Preventive Brake Assist (PBA) untuk peningkatan keselamatan. “Sideguard Assist membantu pengemudi saat berbelok dan berpindah lajur untuk mendeteksi pejalan kaki dan pesepeda di area blind spot bus sambil memperingatkan pengemudi. Preventive Brake Assist ditanamkan Daimler Bus sebagai active braking assistant pertama di dunia yang diaplikasikan di bus kota. Bus yang dipamerkan juga dilengkapi dengan Acoustic Vehicle Alerting System (AVAS),” demikian penjelasan Daimler.

Daimler Bus mendesain Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range yang ruang nyaman untuk pengemudi saat bekerja.

Mercedes-Benz eCitaro G Hydrogen Fuel Cell extender range juga memiliki kabin penumpang yang nyaman dan modern khas Daimler Bus
Bus listrik dengan tiga pintu putar dilengkapi AC otomatis untuk standar busnya, dengan sistem dasar EvoThermatic° yang sangat efisien dengan pompa panas dan filter aktif dengan fungsi antivirus, serta filter tambahan untuk pemanas blower, yang kesemuanya otomatis. Kapasitas duduk 47 kursi dengan kursi City Star Eco yang diproduksi sendiri. Pegangan tangan, beberapa dibuat di Evo Steel, juga ada layar informasi TFT 29 inci. Penumpang juga bisa menggunakan perangkat portabel mereka sendiri dengan total 15 port USB kembar.
Ada dua layanan tambahan yang ditawarkan melengkapi operasional bus. Berdasarkan permintaan, Daimler Bus, bekerja sama dengan para ahli Daimler Buses Solutions GmbH, menyediakan seluruh ekosistem e-mobility sebagai solusi siap pakai, mulai studi bus listrik yang dikonfigurasi secara individual hingga studi kelayakan yang didukung perangkat lunak dan infrastruktur e-mobility lengkap untuk kebutuhan operator bisa optimal. Kebutuhan depo, termasuk konstruksi yang diperlukan, instalasi listrik, charger, baterai storage, charging management system dan layanan digital lainnya.
Layanan itu juga mencakup layanan yang terkait dengan infrastruktur yang diperlukan untuk mengoperasikan bus dengan penggerak fuel cell berbasis hidrogen. Dengan pelanggan di seluruh Eropa dan bekerja sama dengan mitranya, Daimler menyediakan infrastruktur lengkap untuk mobilitas listrik dari satu sumber. Dan keistimewaan lainnya: jika diminta oleh pelanggan, depo listrik dapat dibangun atau diubah untuk merek lain.
Tawaran layanan kedua Daimler Bus adalah Omniplus, untuk solusi eService, eBasic dan ePremium yang dirancang khusus untuk bus listrik. Tak hanya menawarkan perbaikan tetapi juga perawatan kendaraan dan komponen tegangan tinggi. Ada juga layanan digital.

Daimler Bus ingin memastikan kemudahan pelanggan untuk mengoperasikan Mercedes-Benz eCitaro baik varian baterai-listrik maupun hidrogen listrik dengan layanan turnkey dan OmniPlus.
Dalam Portal Omniplus On ada layanan digital komprehensif melalui empat pilarnya: Omniplus On advance untuk menganalisis data kendaraan dan meningkatkan ketersediaan armada, Omniplus On monitor untuk analisis konsumsi dan manajemen armada, Omniplus On drive untuk dukungan pengemudi, dan Omniplus On Sales untuk manajemen pengadaan. Layanan ini dapat dipilih untuk memenuhi kebutuhan operator.
Versi terbaru Omniplus ada Omniplus On Uptime Pro, penawaran untuk perusahaan yang memiliki bengkel sendiri, memungkinkan diagnostik jarak jauh melalui interface data online, sehingga meningkatkan ketersediaan armada. Layanan Omniplus On Performance Analysis yang juga baru, memungkinkan optimalisasi berkendara yang hemat dan aman bagi pengemudi.
“Sistem mengevaluasi tindakan umum seperti akselerasi, pengereman, kelancaran berkendara, dan meluncur untuk setiap pengemudi, sehingga menggambarkan potensi peningkatan. Yang juga baru adalah sistem manajemen charging yang dikendalikan dari jarak jauh, Remote Charge Control, untuk bus listrik. Ini mengurangi beban infrastruktur charging dan menghemat baterai dengan mengontrol proses pengisian daya secara optimal sesuai dengan kebutuhan operasional setiap bus,” begitu penjelasan Daimler Bus. (naskah : mai/foto : daimler)










