(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan kendaraan komersial Jerman, Volkswagen Truck & Bus (VWTB) baru saja mengonfirmasi akan memulai produksi bus listriknya pada tahun 2024. Dalam publikasi di laman resmi yang tak dicantumkan tanggalnya, Volkswagen (VW) menyebutkan, model bus listriknya diberi nama e-Volksbus.
“Kami mengambil langkah lain menuju elektromobilitas dalam transportasi perkotaan. Setelah mengumpulkan jarak tempuh yang cukup dalam pengujian dengan sasis listrik VWTB dan juga dengan truk listrik pertama yang dikembangkan di negara ini, kami akan memulai produksi pada paruh kedua tahun 2024. Ini akan menjadi langkah penting untuk mengadaptasi sasis bus di jalur produksi,” ujar Vice President of Engineering Volkswagen Truck & Bus, Rodrigo Chaves.
Volkswagen mengonfirmasi rencana produksi bus listrik kegiatan “RJ Electromobility – Sumber Energi Baru dan Masa Depan Transportasi Jalan dengan Bus di Negara Bagian Rio de Janeiro”. Acara yang diselenggarakan Departemen Transportasi Jalan Negara Bagian Rio de Janeiro (Detro-RJ), bekerja sama dengan Departemen Transportasi dan Mobilitas Perkotaan (Setram) berlangsung pada 12-13 Maret 2024 di Stadion Remo da Lagoa, di Zona Selatan Kota Rio de Janeiro .
Bus listrik e-Volksbus sendiri ini sedang dikembangkan world engineering center VWTB di Resende. Pengembangan itu dilakukan setelah VW memperoleh pengalaman lima tahun bersama truk listrik pertama buatan Brasil, e-Delivery. Kedua kendaraan tersebut bahkan telah berbagi teknologi dan komponen untuk mengatasi kondisi pengoperasian yang parah di Brazil.
Pengujian e-Volksbus pertama dimulai Mei tahun lalu. Model yang dihadirkan pada acara di di Stadion Remo memiliki kapasitas 22 ton dan jangkauan hingga 250 km. Model itu mengaplikasikan overnight charging system untuk memaksimalkan produktivitas.
Bus listrik yang dirancang bisa diaplikasikan mulai 9,5 meter hingga 23 meter itu dilengkapi dengan sistem pengereman regenerative. Dirancang untuk memaksimalkan masa pakai baterai dan mengurangi keausan rem kendaraan, serta sistem Eco-Drive Mode yang menyesuaikan konsumsi energi kendaraan.
“Keunggulan lainnya adalah perlindungan terhadap banjir, sehingga produk ini lebih sesuai dengan kondisi operasional di Brasil. Bus juga akan dilengkapi dengan sistem kneeling dan suspensi udara untuk aksesibilitas penumpang yang lebih baik. (naskah : mai/foto : volkswagentuck&bus)











