Sebagai salah satu moda transportasi, bus memiliki keleluasaan gerak yang besar. Sepanjang ada jalan yang memadai untuk dilewati, sejauh itu pula bus bisa menjangkau hingga ke berbagai daerah. Keunggulan ini yang membuatnya banyak diminati masyarakat yang tak tersentuh moda transportasi lain.

Di sisi lain, sejak kemunculannya pada tahun 2007, penggemar bus yang masih eksis berkembang cukup pesat. Seiring dengan perkembangan internet yang memudahkan orang berkomunikasi, jejaring penggemar bus juga semakin melebar. Mereka berkumpul, terkonsentrasi dalam beberapa komunitas.

Adalah panitia Indonesia International Bus and Truck Exhibiton (IIBT) 2016, PT. Global Expo Media dan Asosiasi Karoseri Indonesia, mengundang penggemar bus untuk memeriahkan acara yang diadakan setahun sekali itu. Pada tahun ini, lima komunitas yakni Bismania Community, Bismania.com, Bismania Kaskus, SukaFotoBis dan Jakarta Bus Society (JakBuS) bekerja sama dengan haltebus.com ikut memeriahkan pameran yang didedikasikan untuk menjadi barometer karoseri bus dan truk Indonesia yang berlangsung 29 Maret hingga 1 April 2016 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Mengusung label Booth Bersama : Mercedes-Benz-Bus Untuk Semua. Enam entitas pendukung transportasi bus di Indonesia ini menggelar program kegiatan menarik. Selain memajang galeri foto beragam kegiatan dan kampanye masing-masing komunitas, ada dua agenda yang menjadi atraksi selama empat hari pameran. Mercedes-Benz Indonesia mendukung penuh acara ini sebagai bentuk dukungan mereka pada komunitas penggemar bus yang telah menjadi mitra dan pelanggan mereka sebagai penumpang bus yang setia.

Di areal ruang terbuka, Pameran Bus Mercedes-Benz yang Klasik dan Unik  mengisi halaman Hall D JIEXPO Kemayoran yang menjadi ruang pamer utama IIBT 2016. Adapun bus-bus yang terlibat adalah bus-bus Mercedes-Benz yang telah mengabdi mulai 13 tahun hingga 45 tahun. Ada Mercedes-Benz OF-1113 milik PPD buatan tahun 1973 dan Lorena 01 milik PO Lorena juga dari tahun 1970-an, mewakili bus di eranya.

Untuk bus lansiran tahun 1980-an, Mercedes-Benz OF-1113 milik PPD ikut memeriahkan pameran. Sementara yang mewakili bus tahun 1990-an cukup beragam, ada Mercedes-Benz OH-1113 dari Insept Holiday, Mercedes-Benz OH-1518 berbodi aluminium dari Volgren milik PPD yang masuk pertama kali untuk mendukung KTT Gerakan Non-Blok tahun 1990 lalu juga ikut memeriahkan pameran. Dua unit bus yang unik, Mercedes-Benz OH-1632 milik Blue Star dan O508i milik perorangan yang cukup terawat siap mempertontonkan keelokannya.

Kemeriahan acara Bus Untuk Semua bertambah dengan Workshop dan Lomba Fotografi Bus (on the spot) pertama yang pernah diadakan di Indonesia. Bersama Fotografer Profesional Ditto Birawa dan Pencinta Fotografi yang juga penggemar bus Wahyu Suseno, peserta akan diajak mengambil sisi menarik dan menantang kreatifitas dalam memotret bus.

Bagi sebagian besar orang bus bukan lah benda yang menarik untuk difoto. Sementara untuk penggemar bus, foto-foto yang kerap ditampilkan masih sebatas foto bus utuh tanpa banyak mengeksplore sisi-sisi yang bisa menjadi obyek foto artistik yang tak kalah menariknya. Bus-bus Mercedes-Benz yang dipajang di Pameran Bus Klasik dan Unik akan menjadi obyek yang menarik untuk peserta lomba foto. "Sisi interior yang paling tidak menarik untuk banyak orang, butuh energi dan pemikiran yang kreatif untuk mengeksplorenya," ujar Wahyu.

Yang menarik dari Workshop dan Lomba Fotografi Bus ini adalah hadiahnya. Ada kamera Digital SLR D3200 dan kamera saku gaya Coolpix L620 dan Coolpix PW130 yang sudah menanti. Padahal untuk mendaftar sebagai peserta tidak dipungut biaya apapun!

Kejutan-kejutan lain masih tersedia 1 April hari terakhir pameran.

Banner Content