Menurut Gunawan, usaha transportasi bus dimulainya secara tidak sengaja. Tahun 2012, dia bertemu dua temannya Nur Hakim dan Supri yang menjadi pengemudi mikrobus Malang-Pasuruan. Ingin membantu temannya untuk usaha yang lebih baik, Gunawan membelikan dua teman masa kecilnya itu sebuah mikrobus. Menurut dia, kedua kawannya sering harus menanggung uang setoran saat penumpang sepi dan pendapatan mereka tak mencapai target yang harus disetorkan ke pemilik mikrobus.

Bermodalkan mikrobus itu, ketiganya sepakat untuk menggunakan sistem bagi hasil agar Nur Hakim dan Supri bisa bekerja dengan nyaman. Tak disangka, lanjut Gunawan, awal berkah untuk memulai bisnis di transportasi bus itu datang. Mikrobus miliknya tak hanya melayani rute Malang-Pasuruan, ternyata banyak juga permintaan sewa untuk wisata.
Perlahan, permintaan untuk bus sedang juga mengalir. Setelah mempertimbangkan dan yakin dengan pasar sewa bus, akhirnya tiga unit bus sedang mengawali Gunawan terjun ke jasa sewa transportasi bus. “Saya pesankan 3 unit bus mini (bus sedang)… lagi-lagi ramai (permintaan sewa)….dan banyak permintaan bus besar….terus saya (akhirnya) pikir-pikir mending (lebih baik) wajib ditekuni sepertinya bisnis transportasi ini,” ujar dia mengisahkan awal mula terjun ke bisnis transportasi bus.

Tahun 2014, Gunawan memantapkan langkah dengan membangun PO. Pandawa87. Pada akhir Maret 2014 dan berdirilah PT. Pandawa Wolupitu menjadi titik awal dirinya memutuskan terjun dengan serius ke bisnis transportasi bus. Nama Pandawa diambilnya dari nama di dunia pewayangan, yang terdiri dari lima kstaria. Kebetulan keluarga Gunawan terdiri dari bapak-ibu dan tiga anak. Sedangkan 87, menurut dia, melambangkan dua angka. Dia mengatakan, angka 8 dipercaya sebagai angka yang melambangkan rejeki yang tak terputus, sedangkan 7 melambangkan istilah jawa pitulungan yang berarti pertolongan. Dia berharap usahanya mendapatkan pertolongan Allah SWT.
Di tahun 2014 itu pula PO. Pandwa 87 memulai langkah strategis menciptakan citra mewah dan ekslusif untuk perusahaan busnya. PO. Pandawa87 menjadi perusahaan pertama yang membeli bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 yang dipamerkan Karoseri Adiputro di Pameran Indonesia International Motor Show 2014 di JIEXPO Kemayoran.


Begitu juga saat seri Jetbus 2 beralih ke Jetbus 2+ dengan pembatas kaca atas dan bawah ada bus Scania K360IB/4×2 milik PO. Pandawa87. Tahun 2018 tiga unit bus Pandawa87 menghiasi ruang pamer Karoseri Adiputro di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle dan Gaikindo Indonesia International Auto Show. Langkah ini tentu mudah dipahami sebagai langkah membentuk persepsi masyarakat terhadap PO. Pandawa87.
Setelah itu, berturut-turut dalam beberapa kali pameran bus-bus PO. Pandawa87 selalu ikut serta menghiasai ruang pamer Karoseri Adiputro. Bus pertama Karoseri Adiputro model Jetbus 2+ yang meluncur di tahun 2018 dengan kaca ganda, misalnya, menjadi yang pertama di kelasnya. Begitu juga di tahun 2018, dua bus PO. Pandawa menjadi yang mengawali Jetbus3++ dan Jetbus 3++ Ultra High Deck.











