(Jakarta – haltebus.com) Daimler Truck menghadirkan iterasi terbaru platform truk siap otonom ke Torc Robotics. Pemrograman berulang untuk teknologi atunomous driving Torc termutakhir ini diaplikasikan ke truk Freightliner Cascadia Generasi ke-5 dengan fitur redundan keselamatan dari Torc Robotics. Kini Torc Robotics mulai memasuki fase produksi massal dengan persiapan peluncuran secara komersial.

 

“Menghadirkan iterasi terbaru platform kendaraan siap otonom kami, termasuk perangkat keras otonomi yang ditujukan untuk produksi ke Torc, menandai tonggak penting bagi Daimler Truck menuju serial maturity and scalling,” ujar Head of Autonomous Technology Group Daimler Truck, Joanna Buttler dalam pernyataannya, Rabu (16/4/25).

 

Daimler Truck dan Torc Robotics Freightliner Cascadia

Daimler Truck dan Torc Robotics tingkatkan keamanan autonomous driving system di truk Freightliner Cascadia Generasi ke-5.

Daimler Truck menyatakan, Daimler Truck North America adalah yang pertama di industri truk angkutan yang mengembangkan platform kendaraan otonom yang dapat produksi massal. Perusahaan ini mengembangkan teknologi autonomous driving SAE Level 4, dengan merancang dan membangun sistem redundansi di platform Freightliner Cascadia. Menurut Daimler Truck, hal itu dilakukan untuk sistem yang sangat penting bagi keselamatan demi operasi yang aman dan tanpa pengemudi.

 

Dengan lebih dari 1.500 persyaratan teknis, Daimler Truck menerjemahkannya ke dalam fitur, dan rangkaian kedua sistem yang dikontrol secara elektronik seperti jaringan listrik. Sistem ini terintegrasi pada Cascadia yang siap menetapkan standar otonom di industry angkutan untuk integrasi sistem otonom menyeluruh.

 

Pada tahun 2024, Torc Robotics mencapai tonggak sejarah dengan berhasil menyelesaikan uji coba pengemudi di lintasan uji multijalur di Texas. Sebagai langkah selanjutnya, Daimler Truck dan Torc Robotics akan terus mengembangkan truk otonom untuk mencapai kemampuan pengemudi di jalan umum dengan aman.

 

Daimler Truck dan Torc Robotics Freightliner Cascadia 5th Generation

Daimler Truck berencana melepas truk berteknologi autonomous driving SAE Level 4 ke pasar pada tahun 2027.

Selain rute yang ada di New Mexico, Texas dan Arizona, truk-truk tersebut juga akan diuji dalam mode otonom di jalur baru di Texas antara Laredo dan Dallas.

 

Menurut Daimler Truck, generasi baru truk Kelas 8 yang laris di pasar Amerika Utara ini menjadi truk yang mendefinisikan ulang tolok ukur dalam hal keselamatan, efisiensi, dan profitabilitas. Selain fitur-fitur utama untuk meningkatkan aerodinamika dan efisiensi bisnis, truk baru ini menawarkan kemampuan lebih luas untuk Detroit Assurance Suite of Safety Systems, Intelligent Braking Control System yang serba baru, serta Dual Stage Intelligent LED Headlights.

 

Versi terbaru truk Freightliner untuk jalan raya ini juga meningkatkan penghematan bahan bakar lebih dari 35 persen sejak model ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007. Daimler Truck North America memasang semua perangkat komputasi dan sensor penting selama proses produksi kendaraan. Persiapan ini memungkinkan Torc Robotics untuk mengintegrasikan pengemudi virtual mereka dengan lancar saat pengiriman.

 

Daimler Truck dan Torc Robotics Freightliner Cascadia 5th Generation

Teknologi Daimler Truck dan Torc Robotics yang tertanam dalam truk generasi kelima Freightliner Cascadia meningkatkan keamanan di jalan raya untuk autonomous driving SAE Level 4.

“Kolaborasi kuat kami dengan Daimler Truck merupakan keberhasilan selama enam tahun dalam memajukan masa depan angkutan barang. Integrasi penuh pengemudi otonom Torc dengan platform Freightliner Cascadia milik Daimler Truck menciptakan solusi truk otonom AI fisik yang pertama di industri ini, yang dapat diskalakan. Ini akan membuka nilai yang luar biasa bagi pelanggan kami dengan mengatasi masalah utama di industri ini dan menghadirkan peluang yang jelas untuk menghasilkan pendapatan dan mendorong transformasi yang berarti di seluruh industri,” kata CEO Torc Robotics, Peter Vaughan Schmidt.

 

Daimler Truck dan Torc Robotics berencana memasuki pasar AS dengan truk otonom SAE Level 4 pada 2027. Sistem autonomous driving mengambil alih seluruh tugas pengemudian dinamis antara dua pusat angkutan barang. Truk otonom bisa meningkatkan operasi bisnis dan mengelola peningkatan volume pengangkutan, terutama selama kekurangan pengemudi.

 

Truk otonom juga berpotensi mengurangi kecelakaan, karena sistemnya tetap waspada dan tidak pernah lelah. Daimler Truck telah menyoroti peluang pasar yang sangat terukur dan menguntungkan yang diharapkan dapat ditawarkan oleh pengemudian otonom. (naskah : mai/foto : daimlertruck.com)

Banner Content

Related Article