(Jakarta – haltebus.com) Kalista melalui PT. Kalista Soter Hastia mencatat Langkah strategis uji coba operasional bus listrik aAntar Kota Antar Provinsi (AKAP). Dalam uji coba Bersama PT. Efisensi Putra Utama (Efisiensi) dengan Rute Cilacap – Yogyakarta selama satu bulan, mencatat penghematan energi hingga 67 persen sekali perjalanan.
“Hasil uji coba menunjukkan pengehematan yang cukup signifikan dengan total penghematan biaya energi hingga 67 persen untuk satu kali perjalanan serta pengurangan emisi CO₂ sebesar 33 persen. Unit coach 12-meter memiliki rata – rata jarak tempuh harian sebesar 318 km dengan penghematan biaya energi hingga 77 persen dan pengurangan emisi CO₂ sebesar 28 persen. Sedangkan, unit van 5-meter memiliki rata – rata jarak tempuh harian sebesar 298 km dengan penghematan biaya energi hingga 57 persen dan pengurangan emisi CO₂ sebesar 65 persen,” begitu pernyataan Kalista, Selasa (29/4/25).

Kalista mengambil langkah sleanjutnya, menambah jangkauan operasional bus listrik AKAP di Indonesia.

PT SUmber Alam Eskpres menjadi mitra kolaborasi bus listrik AKAP ekosistem kendaraan listrik Kalista selanjutnya.
Dalam uji coba di rute Cilacap – Yogyakarta, Kalista menyediakan infrastruktur listrik pendukung operasional. Perusahaan ini memasang satu unit stasiun pengisian daya berkapasitas 200 kWh di Pool Efisiensi di Cilacap dan begitu juga dengan kebutuhan pengisian daya di Pool Efisiensi Yogyakarta.
Setiap hari bus listrik yang dioperasikan PT Efisiensi berjalan dalam tiga trip (1,5 PP) dengan pengisian penuh dilakukan di akhir perjalanan hingga siap beroperasi pada pagi hari berikutnya.
Berbekal uji coba yang dinilai sukses ini, Kalista berencana melanjutkan uji coba dengan jarak yang lebih jauh, Jakarta – Yogyakarta. Kali ini Kalista berkolaborasi dengan PT Sumber Alam Ekspres, perusahaan bus yang berbasis di Purworejo, Jawa Tengah yang memiliki rute layanan Jakarta – Yogyakarta melewati jalur Selatan Jawa. Rute yang ditempuh rencananya mencapai lebih dari 500 km satu kali perjalanan.
Kalista menyatakan akan melakukan survei menyeluruh terhadap rute yang dilakui, untuk memastikan proses charging sejalan dengan pola operasional sehari-hari. Rencananya, bus tujuan Yogyakarta akan mengisi daya di Cikamurang, sedangkan yang menuju Jakarta akan mengisi daya di Ajibarang.
Proses pengisian ini dirancang agar tidak melebihi durasi satu jam dan akan dilakukan bersamaan dengan waktu istirahat, sehingga tidak mengganggu kenyamanan penumpang maupun jadwal perjalanan. Tipe SPKLU yang akan dipasang pun akan beragam mulai dari 200 kWh hingga 50 kWh.
Selain itu, KALISTA turut menaruh perhatian besar pada aspek sumber daya manusia. Salah satunya melalui edukasi kepada pengemudi terkait teknik mengendarai bus listrik yang efisien. Selama proses uji coba berlangsung, KALISTA juga akan menugaskan tenaga khusus yang bertanggung jawab dalam memastikan proses uji coba berjalan dengan lancar.
Dalam uji coba bersama PT Efisensi, Kalista mengoperasikan bus listrik Higer 12 meter berkapasitas baterai 303 kWh dan kapasitas duduk untuk 41 penumpang.
“Kalista hadir dengan menawarkan ekosistem, lengkap dengan infrastruktur. Apabila ekosistem siap dan kedua belah pihak bisa saling mendukung, kenapa tidak memulai? Perencanaan dari Kalista sangat matang sehingga kami juga berani untuk membuktikan dan berkolaborasi bahwa bus listrik juga bisa digunakan untuk trayek jarak jauh,” ujar Direktur Utama PT Sumber Alam Ekspres, Anthony Steven Hambali.
Perusahaan yang juga menjadi bagian dari Indika Group ini ingin memperluas portofolio layanan di transportasi umum dengan menghadirkan ekosistem kendaraan listrik untuk bus jarak jauh.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat menunjukkan komitmen Kalista dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi publik. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk menginspirasi operator antarkota lainnya (AKAP, AKDP, dan Pariwisata) untuk memulai perjalanan transisi ke bus listrik sebagai armada perjalanan jarak jauh dengan mulus, bersama Kalista, guna membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” begitu pernyataan Kalista. (naskah : mai/ foto : kalista.co.id)





















