(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan bus double decker asal Inggris, Alexander Dennis Limited (ADL) bersama BYD UK mengumumkan bus varian terbaru. Bus hasil kerja sama dua pabrikan yang kini mulai fokus untuk bus listrik itu, adalah versi terbaru dari BYD ADL Enviro400EV. Secara umum modelnya tidak jauh berbeda, hanya panjangnya diubah lebih kompak dan memudahkan bus double decker bersumbu dua ini dalam bermanuver.
“Opsi jarak sumbu roda pendek yang baru untuk double decker listrik kami semakin memastikan operator dapat mengandalkan kami untuk mengirimkan bus yang mereka butuhkan, disesuaikan dengan kebutuhan mereka dan didukung dengan dukungan aftermarket terbaik di kelasnya,” kata President & Managing Director Paul Davies, Selasa (23/2/21).
Kerja sama kendaraan listrik antara ADL dan BYD dalam memproduksi bus listrik di Inggris, berkembang sangat signifikan. Sebelumnya, bus BYD ADL Enviro400EV sudah sukses diserap pasar Inggris. Dengan wheelbase yang lebih kompak, varian sepanjang 10,3 meter ini akan meningkatkan kemampuan manuver yang lebih pendek dari bus double decker saat melalui jalan yang padat dan tikungan yang sempit.
Kemitraan ADL-BYD sangat strategis. ADL adalah anak perusahaan dari produsen bus global independen terkemuka NFI Group Inc. (NFI), sementara BYD adalah pemimpin global dalam baterai, manajemen energi, dan mobilitas listrik. Dalam kerangka kerja sama ini mereka sudah meluncurkan bus double decker bertenaga listrik, BYD ADL Enviro400EV, pada tahun 2019. Kerja sama kedua perusahaan itu memungkinkan elektrifikasi layanan bus yang sibuk di berbagai kota di Inggris. Lebih dari 450, versi standar 10,8 meter, bus double decker Enviro400 telah dijual ke operator di London dan kota-kota Inggris lainnya.
Managing Director BYD UK, Frank Thorpe, mengatakan, varian bus double decker terbaru ini menunjukkan kolaborasi erat antara BYD dan ADL di Inggris. “Kemampuan kami (adalah) untuk mengembangkan kendaraan yang memenuhi tuntutan semakin banyak operator yang ingin beralih ke elektrifikasi,” katanya.
Operator sekarang akan memiliki opsi untuk versi baru yang panjangnya hanya 10,3 meter. Panjang bus varian baru ini dicapai dengan jarak sumbu roda yang telah dipersingkat 50 cm menjadi 5,4 meter yang ringkas. Sangat menguntungkan dalam hal kemampuan manuver di rute-rute dalam kota yang menantang seperti yang di London.
“Model 10,3 meter yang baru menawarkan spesifikasi tanpa kompromi untuk operator angkutan umum dengan volume penumpang yang tinggi pada profil rute yang padat dan terbatas. Di atas segalanya, BYD ADL Enviro400EV memberi penumpang solusi transportasi umum yang sangat aman, tenang, nyaman dan bebas emisi,” ujar Frank menambahkan penjelasannya.
Tim R&D khusus BYD di Inggris bertanggungjawab dalam mengembangkan kemampuan manuver ini. Pengembangan chassis 10,3 meter yang baru, juga untuk memenuhi persyaratan pemerintah Inggris dalam komitmennya untuk menghadirkan transportasi tanpa emisi yang dipesan lebih dahulu ke kota-kota besar di negara ini. Mereka bekerja sama erat dengan insinyur bodi ADL, yang memastikan bahwa penempatan baterai memberikan distribusi bobot yang optimal, sementara daya yang cukup tetap tersedia untuk menghasilkan operasi sehari penuh.
“Ketika perusahaan bus di seluruh Inggris beralih ke bus listrik dengan dukungan dari pemerintah nasional dan lokal, kemitraan BYD ADL sedang bersiap untuk ‘Membangunnya di Inggris’ dengan perakitan lengkap bus listrik di fasilitas kami di negara ini, yang akan bermanfaat bagi komunitas lokal kami, mengembangkan keterampilan, dan mengamankan pekerjaan di sini, di Inggris, kata Paul Davies bersemangat.
Bus demo untuk varian baru ini akan tersedia mulai paruh kedua tahun 2021. Di saat itu, operator bisa menguji coba pada rute-rute mereka. (naskah : mai/foto : alexander-dennis.com)

























