Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan bus Polandia, Solaris Bus & Coach mendapat pesanan dari Dortmunder Stadtwerke AG, operator transportasi umum di Dortmund. Dalam pernyataan yang dirilis Solaris, Selasa (15/3/22), mereka telah menandatangani kontrak pembelian 30 bus listrik gandeng, Urbino 18 Electric.

“Kami telah selangkah lebih dekat memperkenalkan electromobility di Dortmund. Dengan Solaris, Ekoenergetyka dan Omexom Frankenluk, kami sekarang memiliki mitra yang kuat di pihak kami yang memiliki reputasi yang sangat baik di industri dan memiliki banyak pengalaman,” ujar Member of Management Board DSW 21, Hubert Jung.

Jung menegaskan, optimismenya menuju era electromobility. “Dengan dukungan mereka, armada bus kami, yang sudah menjadi salah satu yang paling modern di negara ini, akan mengambil langkah maju yang besar dan menjadi ramah iklim, tetapi juga berkontribusi lebih mengurangi kebisingan dan emisi di Dortmund,” katanya lagi.

Dortmund memesan 30 unit bus Solaris Urbino 18 Electric/dok. solaris.com

Sebelumnya, Dortmund menggunakan bus diesel untuk angkutan kota. Ada 13 bus Urbino dari Solaris. Kini bus Solaris Urbino 18 Electric akan menjadi bus Solaris pertama bertenaga listrik di armada operator kota. Pemesanan ini juga bertepatan dengan tahun ke-sepuluh dari pengiriman terakhir bus diesel yang dikirimkan Solaris untuk Dortmund.

Member of Board Managemennt Solaris Bus & Coach yang bertanggung jawab untuk Pemasaran, Penjualan dan Purna Jual, Petros Spinaris menyatakan kegembirannya. Dia mengaku senang, Solaris ikut terlibat berkontribusi dalam perubahan yang menjadi bagian sejarah kota Dortmund.

“Dortmund melakukan upaya yang mengesankan untuk mengubah transportasi umum menjadi transportasi yang berkelanjutan. Tiga puluh bus modern tanpa emisi akan melintasi pusat kota, memungkinkan penumpang merasakan manfaat transportasi bersih yang tak terbantahkan – bagi manusia, bagi kota, bagi lingkungan. Saya dengan tulus mengucapkan selamat kepada perusahaan atas investasi ini dan saya yakin ini adalah langkah menuju masa depan,” katanya.

Bus Solaris listrik yang akan bergabung dengan armada bus kota Dortmund diklaim Solaris memiliki keunggulan inovatif. Menurut Solaris, bus dirancang memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan tertinggi. Ada Sistem driving assist MobileEye Shield+ yang memperluas pandangan pengemudi, khususnya mengatasi masalah blind spot. Fitur ini mendeteksi pejalan kaki dan pengendara sepeda yang bergerak di dekat kendaraan. Sistem yang membantu visibilitas pengemudi sangat penting selama bus bermanuver, terutama saat berbelok.

Selain itu, beragam perangkat mutakhir juga bisa ditemukan di kabin penumpang yang melengkapi desain interior bus. Ada port pengisian listrik USB untuk gawai, sistem informasi penumpang dan lampu LED yang ramah lingkungan.

Penjualan bus listrik Solaris menguasai 20 persen pangsa pasar bus listrik di Jerman/dok. solaris.com

Menurut Solaris, upaya mengurangi efek rumah kaca banyak dilakukan kota-kota besar dan kota kecil. Investasi pada kendaraan angkutan umum tanpa emisi menjadi salah satu tonggak penting untuk tujuan itu. Solaris menyatakan, bertenaga listrik yang dipesan Dortmund tidak akan melepaskan emisi berbahaya ke atmosfer. Mereka juga memastikan bus memberikan pengalaman berkendara dengan kualitas yang tinggi. Saat beroperasi, bus listrik Urbino 18 Electric berjalan dengan tenang dan mulus. Baterai Solaris High Energy, dengan kapasitas lebih dari 600 kWh akan diisi melalui pantograf dan menggunakan koneksi plug-in konvensional.

Penumpang juga akan terjamin kenyamanannya karena suhu kabin penumpang memiliki AC yang efisien dan ramah lingkungan. “Pengatur udara yang terpasang itu menggunakan panas dari luar untuk mencapai suhu lingkungan yang tepat di dalam kendaraan. Solusi ini memungkinkan efisiensi energi kendaraan ditingkatkan, artinya jarak yang ditempuh bisa lebih jauh,” demikian pernyataan Solaris.

Pasar bus perkotaan di Jerman adalah yang terbesar kedua bagi Solaris, khususnya untuk bus listrik. Pada 2021, Jerman menjadi salah satu negara yang tercatat sebagai lokasi sebagian besar bus listrik di Eropa beroperasi di jalan raya. Solaris, sebagai produsen bus zero emission ikut berkontribusi besar dalam pengembangannya di Jerman. Ada lebih dari 250 bus listrik Urbino yang saat ini melayani rute di kota-kota besar dan kecil di Jerman. Solaris menyatakan, mereka menguasai lebih dari 20 persen pasar “Dan Solaris terus memenangkan kontrak baru di sana,” begitu Solaris menutup pernyataannya. (naskah : mai/foto : solaris.com)

Banner Content

Related Article