(Jakarta – haltebus.com) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mulai menunjukkan semangatnya. Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-28 siap digelar 11-21 November mendatang. Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi menyatakan, pameran ini menjadi tolok ukur berkembangnya industri otomotif selama pandemi Covid-19. “Kami pihaknya bersyukur di industri otomotif tidak ada PHK. Penjualan bulanan sebelum pandemi ada di 90 ribu kendaraan, sempat turun terendah di Mei (2021) sampai lima ribu, Juni-Juli naik sedikit, tapi Agustus-September penjualan sudah kembali 85 ribu,” kata Nangoi di Jakarta, Kamis (21/10/21).

Nangoi berterima kasih atas dukungan pemerintah terhadap industri otomotif hingga bisa mempertahankan dan mencatat kinerja yang baik. Secara khusus, dia mengapresiasi Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang banyak mendukung mereka. Dia menyatakan, pameran GIIAS yang memasuki tahun ke-28 menjadi tolok ukur. Tidak hanya untuk industri otomotif tetapi juga dari sisi pameran.

“GIIAS menjadi pameran terbesar pertama di Asia Tenggara. Pameran ini mendapat respon positif dari kalangan industri otomotif dan masyarakat luas. Tentu kami tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Nangoi lagi.

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Booth Laksana pada GIIAS 2018/dok. haltebus.com

Pengunjung wajib melalui Aplikasi GIIAS Auto360

Hal senada disampaikan Ketua Panitia yang sekaligus Ketua III GAIKINDO, Rizwan Amir. Kegiatan pameran otomotif sangat dinanti masyarakat dan dunia usaha. Beberapa peserta GIIAS 2021 menyatakan, mereka akan meluncurkan produk baru baik skala Indonesia maupun dunia.

Menurut Rizwan, jumlah peserta relatif tetap. Begitu juga dengan luas ruang pamer yang mencapai 100 ribu meter persegi. Dia berharap, GIIAS 2021 bisa menjadi pembuka jalan bagi pameran-pameran di Indonesia. Rencananya, lanjut dia, Presiden Joko Widodo akan membuka pemeran. Dia menambahkan, dinamika teknologi kendaraan bermotor bensin dan listrik juga akan mewarnai ruang pamer GIIAS. Selain pameran ada juga konferensi.  “Pameran ini sudah dinantikan, setelah pameran terakhir GIIAS di 2019. Dua tahun ini banyak yang dipersiapkan brand (Agen Pemegang Merek) untuk menyambut momen GIIAS 2021,” kata dia.

Beberapa peserta GIIAS menyampaikan kegembiraannya hadirnya kembali pameran yang menjadi barometer industri otomotif di Indonesia itu. PR & Digital Manager PT. Honda Prospect Motor, Julian Karfili mengungkapkan, ada  produk baru Honda yang siap diperkenalkan ke masyarakat. “Bagaimanapun kegiatan offline tak tergantikan. Kami bertemu customer jadi momen yang dinantikan,” katanya.

Semangat APM menghadirkan produk terbaru di GIIAS 2021

Ada Fuso Telematik di GIIAS 2021

PT. Hyundai Motors Indonesia, menyiapkan produk-produk kendaraan listrik mereka. Tak ketinggalan, Toyota juga membuat area khusus untuk produk dengan teknologi terbaru. Sementara itu, Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan komersial bersiap dengan penerapan standar emisi Euro IV yang mulai berlaku tahun depan. Bocoran dari Fuso, ada versi baru dari produk mereka. “Kami menghadirkan teknologi telematik kendaraan Fuso. Ada juga model Fighter Euro IV yang akan hadir,” ujar Corporate Communication PT. Krama Yudha Berlian Motors, Suci Sitoresmi.

Mempersiapkan pameran GIIAS tahun ini tidaklah mudah. President Director Seven Event, Romi menjelaskan, meski selama tahun 2020 tidak ada pameran, pihaknya tidak menghentikan persiapan. Teknis pameran yang harus beradaptasi dengan situasi pandemi Covid-19 juga diperhatikan. Persiapan pameran secara fisik dan daring dilakukan. Perijinan juga mereka siapkan dari Pemda Kabupaten Tangerang hingga Kementerian terkait. Persiapan GIIAS 2021 ini pun sangat fluktuatif, setelah sempat dijadwalkan Agustus lalu, akhirnya bisa digelar November mendatang.

Semangat GAIKINDO bangkit bersama GIIAS 2021

Fitur pameran di aplikasi GIIAS Auto360

Romi menyatakan, GIIAS tidak hanya sekedar pameran. Dia mengungkapkan ada banyak dampak ikutan GIIAS yang rutin mereka gelar setiap tahunnya. Mulai akomodasi, transportasi maupun makanan baik untuk peserta yang terlibat hingga pengunjung. “Bayangkan, ini bukan sekedar kami yang merasakan. Ada vendor kontraktor, berapa banyak yang terlibat? Belum lagi penginapan peserta dan kebutuhan lain-lain yang ikut menggerakkan ekonomi,” begitu dia menjelaskan.

Project Director Seven Event, Agus Riyadi mengungkapkan, GIIAS ke-28 mengusung tema Wheel to Move. Tema ini diambil untuk menunjukkan industri otomotif tetap maju bersama GAIKINDO. dia juga menyatakan, GIIAS tetap menargetkan 500 ribu pengunjung selama pameran berlangsung, sama seperti pameran-pameran sebelumnya.

Pengunjung yang bisa datang ke pameran secara langsung maupun secara daring dengan aplikasi GIIAS Auto360. Selama pameran, lanjut dia, sesuai protokol kesehatan pengunjung harus sudah memiliki kartu vaksin kedua dan terdaftar diaplikasi PeduliLindungi. Setiap hari ada pembagian sesi kunjungan.

“Pengunjung yang ingin hadir harus membeli tiket secara online di GIIAS Auto360. Untuk pengunjung daring bisa menikmatinya secara gratis. Kami berharap dengan adanya daring dan non daring ini bisa lebih besar cakupannya sesuai target pengunjung,” katanya. (naskah : mai/foto : mai)

Banner Content

Related Article