Banner Top

(Tangerang – haltebus.com ) PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) optimistis industri bus di Indonesia bisa tumbuh di masa pandemi Covid-19 ini. Menurut COO PT. HMSI, Santiko Wardoyo, karakter geografis negeri ini membuka peluang pergerakan orang dan barang. Sektor transportasi, menurut dia, masih memiliki masa depan yang baik.

“Walaupun pertumbuhannya terasa lambat dibandingkan truk, untuk bus sudah ada pergerakan. Kami sering berkomunikasi secara online maupun offline dengan customer-customer. Selain menjaga hubungan baik, juga untuk menunjukkan dukungan kami untuk mereka di masa sulit,” kata dia di sela-sela Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/11/21).

Hino Indonesia yang mengusung tema Hino untuk Indonesia dalam Pameran GIIAS 2021 menampilkan produk kendaraan penumpang. Selain bus Hino RK8J R260, ada juga Hino Dutro 110 SDBL Flexicab yang dimodifikasi sebagai kendaraan vaksin keliling. Ada pula mesin Hino J08E yang sudah memenuhi standar emisi gas buang Euro4.

Menko Airlangga Hartanto dan Menperin Agus Gumiwang mencoba Mobil Vaksin Hino Dutro Flexycab di GIIAS 2021

President Director PT. Hino Motors Sales Indonesia Masato Uchida

Jajaran Manajemen Hino Indonesia

Santiko menjelaskan, prospek transportasi bus di Pulau Jawa cukup baik seiring Tol Trans Jawa. Berikutnya akan menyusul di Sumatera, Sulawesi dan pulau-pulau lain. Karakter kepulauan ini yang meyakinkan Santiko untuk transportasi bus yang aman dan nyaman di masa depan.

President Director PT. HMSI Masato Uchida mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat 2021 yang membaik seiring gencarnya vaksinasi. Karena itu, Hino Indonesia tak ingin ketinggalan mendukung program pemerintah. Setelah memperkenalkan produk ambulance dan kendaraan vaksin bergerak pada Februari 2021, Hino tetap melanjutkan program kendaraan vaksin.

Hino Dutro 110 SDBL yang dipamerkan di booth Hino Indonesia adalah kolaborasi Hino dengan Karoseri Gunung Mas dan CV Ambulance Pintar Indonesia (API). Ada dua ruang yang di dalam mobil vaksin yang memungkinkan tenaga medis melakukan vaksinasi secara cepat. “Hino Flexicab mobil vaksin keliling dilengkapi dengan peralatan vaksinasi, yang siap menjangkau daerah daerah yang ada di Indonesia, guna mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 270 Juta dosis vaksin pada akhir 2021,” kata Masato Uchida lagi.

COO. PT HMSI, Santiko Wardoyo dan Pimpinan Karoseri Gunung Mas, Hari Prayitno di depan Mobil Vaksin Hino Dutro Flexycab di GIIAS 2021

Hino RK8J R260, Karoseri Tentrem Avante H7 AB

Ada satu produk yang dipamerkan di booth Hino yang mendapat perhatian pengunjung. Satu-satunya bus yang dipamerkan di GIIAS 2021. Hino RK8J R260 berbodi alumunium dari Karoseri Tentrem. Kolaborasi Hino dan Karoseri Tentrem ini mereduksi berat bodi bus hingga 500 kg atau setengah ton. “Ini kemajuan luar biasa dari Karoseri Tentrem, menarik efisiensi yang dihasilkan dari pengurangan berat ini,” kata Santiko Wardoyo.

Bagaimana dengan mesin Euro4? Hino juga satu-satunya booth yang memamerkan mesin Euro4. Di tengah persiapan pabrikan kendaraan komersial menyambut aturan pemerintah yang mewajibkan pabrikan harus mulai menjual kendaraan dengan standar emisi gas buang Euro4 April 2022. “Agenda tahun depan, kami fokus ke Euro4. Mesin ini sudah didesain untuk memenuhi standar Euro4,” kata Head of Product Planning PT. HMSI Seno Wirdiyantoro.

Mesin Hino J08E Euro4

Dia menjelaskan ada beberapa perubahan pada mesin J08E Euro4 dari generasi sebelumnya. Di mesin baru itu, ada Engine Gas Recirculating (EGR) System, Electronic Control Unit (ECU), Variable Nozzle Turbo, Autotensioner dan Diesel Oxidation Catalysts (DCO). Perubahan pada mesin ini mengurangi gas CO2 hasil pembakaran yang keluar melalui exhaust (knalpot).

Perhatian Hino Indonesia terhadap industri transportasi bus, tak hanya karena Hino menguasai pasar bus di negeri ini. Menurut Santiko, Hino ingin berkembang bersama pelanggannya. Mereka memiliki moto : Hino Always With You. (naskah : mai/alx/ foto : mai)

Banner Content

Related Article