(Jakarta – haltebus.com) Bus double decker buatan Alexander Dennis Limited (ADL) tiga pintu dan dilengkapi dua tangga mulai beroperasi di Singapura. Bus pengiriman pertama dari 50 unit bus yang dipesan Land Transport Authority (LTA) Singapura mulai melayani warga. “Kami senang dengan kepercayaan LTA pada konsep kami dan berharap dapat mendukung armada penuh sepanjang masa pakainya di kota dunia yang dinamis dan berkembang pesat ini,” ujar President & Managing Director Alexander Dennis Limited dalam pernyataan tertulis, Jumat (7/12/21).
Bus Enviro500 3-axle yang beroperasi di Singapura itu bukan model standar ADL. Bus disesuaikan dengan persyaratan LTA. Modifikasi dari model asli Enviro500 membuat tata letak pintu yang baru sehingga membuat bus memiliki tiga pintu. Selain itu akses penumpang ke kabin atas juga terdiri dari dua tangga yang membantu naik dan turun penumpang lebih lancar dan cepat.
“ADL bangga dalam menanggapi kebutuhan pelanggan tanpa kompromi, dan bus Enviro500 baru untuk LTA Singapura merupakan bukti semangat inovasi ini. Teknisi kami telah memberikan pekerjaan yang luar biasa dengan memikirkan kembali driveline untuk mengaktifkan solusi baru ini, yang mempercepat perjalanan dan meningkatkan keselamatan penumpang,” kata Davies.
Pesanan oleh LTA pada April 2019, membuat ADL membentuk tim lintas fungsi untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan Singapura. Tim insinyur Alexander Dennis bekerja berkomunikasi dengan pelanggan dan pemasok komponen, untuk merancang dan membangun bus. Bus-bus yang dipesan LTA yang sepenuhnya untuk memenuhi persyaratan operasional layanan bus Singapura yang sibuk.
Tangga bus double-decker Enviro500 baru memiliki dua tangga yang unik. Satu tangga bagian di tengah bus mudah diakses penumpang yang keluar melalui pintu tengah. Sementara tangga kedua, di bagian belakang bus langsung mengarah ke pintu keluar. Kedua tangga ada di sisi kanan bus. Dari tiga pintu akses penumpang, pintu depan untuk penumpang naik dan dua pintu di belakangnya untuk akses keluar.
Konsep kabin dirancang agar penumpang bebas melangkah di sepanjang lorong bus, baik di lantai bawah maupun lantai atas. LTA merancang bus berbasis low entry yang memungkinkan penumpang tak memiliki hambatan bergerak di dalam bus. Termasuk lantai yang rata di bagian belakang kabin penumpang bawah. “Komponen engine dan drivetrain dipindahkan untuk memungkinkan desain lantai rendah sepenuhnya ini,” demikian penjelasan Alexander Dennis.

Bus double-decker low floor berpintu tiga dan dua tangga menjadi hal yang baru untuk Alexander Dennis Limited/alexander-dennis.com

Ada 100 unit bus double-decker berpintu tiga yang dipesan LTA Singapura, 50 unit diantaranya dipesan dari Alexander Dennis/alexander-dennis.com
Sedikitnya 50 bus Alexander Dennis Enviro500 baru yang dipesan LTA telah dialokasikan untuk operator bus SBS Transit, SMRT Bus dan Tower Transit. Bus-bus yang baru dipesan menyusul 216 bus Enviro500 yang sebelumnya yang sudah beroperasi di Singapura.
LTA Singapura mengadakan pembelian 100 unit bus double-decker berpintu tiga dengan total dana mencapai S$64 juta. Channelnewsasia.com menulis, pembelian ini menyusul uji coba operasional bus berpintu tiga di Tower Transit selama tujuh bulan pada 2017 dan SMRT mengoperasikan bus single-deck berpintu tiga Juni 2017-Januari 2018. Tahun 2016, survei yang dilakukan LTA terhadap 22 ribu orang komuter, menemukan 90 persen responden mendukung bus berpintu tiga. (naskah : mai/foto : dok. alexander-dennis.com)






















