(Jakarta – haltebus.com) PT. Indotruck Utama pemegang merek Volvo di Indonesia meluncurkan chassis bus berstandar Euro5 yang mulai dipasarkan pada tahun 2023, Senin (19/12/22) di Jakarta. Kehadiran Volvo Euro5 ini dalam rangka memenuhi ketentuan pemerintah yang berlaku sejak April lalu, yang mewajibkan semua pabrikan otomotif di Indonesia menjual kendaraan berstandar Euro4.
“Kami menghadirkan chassis terbaru untuk memenuhi ketentuan pemerintah Euro4. Nah kami menghadirkan teknologi Euro5. Mengapa? Karena basic engine yang kami gunakan Euro3 kemudian kami mengaplikasikan SCR hanya dengan menambah AdBlue dalam katalis. Sebetulnya Euro3, Euro4 dan Euro5 sama, hanya tingkat kandungan adbluenya saja,” kata Presiden Direktur PT. Indotrcuk Utama.
Menurut Bambang Volvo memutuskan lompat ke Euro5 untuk menghadirkan emisi gas buang yang lebih baik. Persyaratan Euro4, kata dia, hanya persyaratan minimum dari pemerintah. Teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) dinilai mudah diaplikasikan karena hanya menambah katalis di bagian pembuangan hasil pembakaran yang keluar dari mesin. Tidak diperlukan alat tambahan pada mesin.
Cairan AdBlue pada SCR yang berbahan urea, akan ‘menyaring’ emisi gas buang dengan memecah senyawa NOX menjadi Nitrogen dan Air, sehingga hasil pembuangan akhir lebih ramah lingkungan. Pelanggan Volvo hanya perlu membeli AdBlue untuk operasional sehari-hari.
Ada empat chassis bus yang ditawarkan, Volvo B11R versi bus kota dan Volvo B11R versi bus antar kota serta pariwisata. Ada pula bus Volvo B8R untuk bus antar kota dan pariwisata serta Volvo B8RLE yang berlantai rendah untuk bus kota.
Volvo tak banyak mengubah versi Euro3 seperti yang dijual sebelumnya. Hanya ada penggantian di Catalityc dan tangka AdBlue di sisi kanan belakang, tepatnya di samping area mesin. “Teknologi untuk memenuhi standar Euro4 ada beberapa cara, tetapi Volvo memutuskan untuk menggunakan teknologi SCR dan penambahan AdBlue,” kata Bambang.
Sejumlah pengusaha bus yang hadir dalam peluncuran itu terlihat antusias. Kehadiran chassis bus Volvo sejak sebelum pandemi banyak ditunggu kalangan pengusaha bus. Memang saat awal kembali ke pasar bus Indonesia, tak banyak yang membeli chassis bus Volvo B11R, namun seiring dengan waktu, perusahaan yang mengoperasikan bus Volvo tidak sedikit yang membagikan pengalamannya.
Saat peluncuran, setidaknya ada lima perusahaan yang mendapat apresiasi dari PT. Indotruck sebagai pembeli pertama bus Volvo Euro5. Ada PT. Gunung Harta Transport Solutions (PO. Gunung Harta), PT. Kuta Cemerlang Bali Jaya (PO. MTrans), PO. Inspired SInar Abadi (27Trans), PT. Bayan Resources Tbk. dan PT. Amman Mineral.
Dalam acara peluncuran itu, PO. Gunung Harta mendapatkan apresiasi karena armada bus Volvo mereka sudah tercatat menempuh jarak 1 juta Km tanpa overhaul. “PO. Gunung Harta merawat sendiri armadanya, tetapi suku cadangnya kami support. Tidak ada kendala berarti selama mereka beroperasi. Ini diluar perkiraan ya, karena mereka menerima unitnya ya terhitung belum terlalu lama,” kata COO PT. Indotruck Utama, Eka Lovyan. (naskah : mai/foto : mai/Indotruck)














