(Jakarta – haltebus.com) Solaris Bus & Coach mengumumkan, perwakilan perusahaan itu dan MZA Warsawa telah menandatangani kontrak untuk pengiriman 50 bus listrik Solaris Urbino 18, Senin (3/2/25). Pembuat bus asal Polandia ini menyatakan, kontrak yang baru adalah pesanan lain untuk bus listrik tanpa emisi Solaris dari operator Warsawa dalam beberapa bulan terakhir. Hingga saat ini, pabrikan tersebut telah menjadi pemasok hampir 1.350 bus ke MZA Warsawa, termasuk 163 bus listrik.
“Warsawa memiliki salah satu armada bus listrik terbesar di Eropa, dengan sebagian besar terdiri dari kendaraan Solaris. Operator kota, MZA (Miejskie Zakłady Autobusowe), telah memutuskan untuk memperluas armada tanpa emisinya. Pada tanggal 3 Februari, perwakilan Solaris Bus & Coach dan MZA menandatangani perjanjian untuk pengiriman 50 bus listrik tambahan,” begitu pernyataan Solaris Bus & Coach.

Dari kiri ke kanan General Manager Solaris Polandia, Romuald Witkowski, Anggota Dewan Manajemen MZA, Leszek Ruta, CEO MZA Warsawa, Jan Kuźmiński, CEO Solaris Bus & Coach, Javier Iriarte, Anggota Dewan Manajemen MZA, Kamil Królak, Direktur Penjualan Solaris Bus & Coach Polandia, Andrzej Sienkiewicz.
Solaris Urbino 18 electric merupakan model bus bertenaga baterai andalan pabrikan itu. Solaris menyatakan, model ini sangat populer di kalangan transportasi kota dan operator di seluruh Eropa. Setiap bus yang dipesan MZA Warsawa akan dilengkapi dengan motor listrik yang didukung baterai Solaris High Energy generasi terbaru. Pengisian daya akan dilakukan di depo menggunakan koneksi plug-in standar.
Warsawa memilih model yang dilengkapi modular drive system. Desan drive component dipasang di atap kendaraan, sehingga memungkinkan pemanfaatan ruang penumpang secara maksimal. Setiap bus yang baru dipesan bisa menampung 103 penumpang.
Solaris menjadi salah satu pemimpin Eropa di pasar kendaraan tanpa emisi. Pabrikan ini telah mendapat pesanan lebih dari 5.500 kendaraan tanpa emisi, baik bus bertenaga baterai listrik, bus hidrogen listrik, dan bus listrik (trolley) yang telah dikirimkan ke 25 negara hingga saat ini.
Kerja sama antara Solaris dan MZA Warsawa telah berlangsung selama 28 tahun, dengan total pengiriman hampir 1.350 bus Solaris beragam model. Bus listrik Solaris pertama beroperasi di jalanan Warsawa pada tahun 2015.
Sejak saat itu, armada MZA telah bertambah hingga 163 bus Solaris bertenaga baterai. “Perlu dicatat juga bahwa, selain kontrak yang baru ditandatangani, Solaris hampir menyelesaikan pesanan lain yang diajukan oleh MZA Warsawa pada tahun 2023. Setelah semua pesanan terpenuhi, armada listrik operator akan terdiri dari 224 bus listrik Solaris,” begitu penjelasan Solaris. (naskah : mai/foto : solarisbus.com)











